http://www.suarapembaruan.com/News/2004/10/27/index.html SUARA PEMBARUAN DAILY
Surat Presiden Yudhoyono Diprotes Anggota DPR JAKARTA - Lima fraksi di DPR, yakni Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-KB), Fraksi Partai Bintang Reformasi, dan Fraksi Partai Damai Sejahtera yang menghadiri rapat paripurna DPR, Rabu (27/10) siang, bereaksi keras atas surat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Surat bernomor R-41/Pres/ 10/2004 itu adalah tentang Penarikan Surat Presiden soal Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima TNI yang dikirim ke DPR. Disebutkan juga dalam surat itu Presiden Yudhoyono dalam waktu dekat ini belum berencana melakukan penggantian terhadap Panglima TNI dan Kapolri. Hal ini berkaitan dengan konsolidasi pemerintahan hasil Pemilu 2004, karena itu Presiden menarik kembali surat presiden sebelumnya yang mengusulkan ke DPR untuk menghentikan dan menggantikan Panglima TNI Jenderal TNI Endriartono Sutarto. Presiden juga menyebut dalam suratnya, permintaan tersebut bukan karena ada persoalan pribadi antara Panglima TNI Endriartono Sutarto dan Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu. Penarikan surat presiden sebelumnya itu semata-mata demi untuk konsolidasi pemerintahan hasil Pemilu 2004. Anggota DPR dari FKB Effendy Choirie berpendapat, surat Presiden tersebut adalah bentuk pelecehan terhadap lembaga DPR. Pasalnya, DPR sudah mulai memproses surat presiden sebelumnya yang mengusulkan pemberhentian dan pengangkatan Panglima TNI. Proses tersebut sudah berada di Komisi I DPR. Karena itu dia mengusulkan supaya DPR memanggil Presiden guna menjelaskan apa motivasi dan latar belakang permintaan penarikan kembali surat presiden sebelumnya tentang pemberhentian dan pengangkatan Panglima TNI. Dia menambahkan, langkah yang ditempuh Presiden Yudhoyono adalah kontraproduktif terhadap pemerintahannya, dan ini adalah sesuatu yang buruk di awal pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Kebiasaan dan cara yang buruk itu juga dilakukan di DPR, karena dalam rapat paripurna yang dimulai kemarin sampai hari ini lima fraksi memboikot dan tidak menghadiri rapat paripurna. Sementara anggota FKB lainnya, Nursyahbani Kantjasungkana mengusulkan kepada pimpinan Dewan supaya surat Presiden itu dibalas. Dalam balasannya dia mengusulkan supaya isinya menyebutkan, DPR sudah memprosesnya dan saat ini sedang ditangani oleh Komisi I DPR. Tetapi Komisi I belum bisa bekerja karena ulah partai Presiden sendiri yang tidak menghadiri dua kali rapat paripurna penetapan anggota-anggota komisi di DPR. Sedangkan anggota fraksi PDI-P, Permadi menegaskan dalam pidato-pidato sebelumnya Presiden Yudhoyono akan menjaga kesinambungan kebijakan pemerintah sebelumnya. Sementara pemerintah sebelumnya sudah mengusulkan ke DPR untuk memberhentikan Endriartono Sutarto sebagai Panglima TNI atas usul Endriartono sendiri dengan alasan sudah memasuki usia pensiun. DPR pun sudah menerima secara aklamasi surat presiden sebelumnya itu, karena itu dia berpendapat surat Presiden Yudhoyoho yang menarik kembali surat presiden sebelumnya tentang pemberhentian dan pengangkatan Panglima TNI sangat terlambat. Permadi minta DPR mengabaikan saja surat Presiden Yudhoyono tersebut. (A-21) Last modified: 27/10/04 ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

