Masalahnya melayu Thailand itu dari dulunya tidak setuju hidup dibawah Thailand, tidak seperti "melayu-melayu" di Indonesia. Thailand berhasil dalam diplomasinya karena dari dulu hingga perang dingin, negara-negara yang berkepentingan ingin thaildan sebagai buffer zone.
rm_danardono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >>>>" Melayu itu miskin karena diakibatkan oleh agama atau memang sebagai salah satu rumpun yang terbelakang di Asia Tenggara ? " dengan dilihat dengan perbandingan etnik lain<<<<< Saya kira, tak ada penyelidikan ilmiah, yang akan mengkukuhkan kaitan antara agama dan kemiskinan. Apalagi isi akidah itu sendiri, yang selalu menganjurkan umatnya hidup sederhana, dan mem-bagi2 kekayaan dan milik. Jadi kalau ikuti akidah 1000% tak akan ada orang yang kaya... Kita lihat: orang2 Minang hampir selalu sukses dalam ekonomi dibandingkan orang Jawa, yang sama2 islam, atau orang2 Nusatenggara yang banyak Katholik. Orang2 Timor itu rata2 miskin, padahal mereka Non Muslim. Juga orang2 Sulawesi selatan rata2 berhasil dalam usaha. Mereka Muslim. Orang Minahasa yang Kristen lebih kaya rata2 daripada orang Muslim yang datang dan bekerja disana. Orang India yang datang ke Indonesia rata2 lebih kaya daripada orang2 pribumi. Juga orang Tionghoa. Orang India adalah Hindu, orang Tionghoa macam2, ada yang Buddha, Konghucu atau Kristen, juga ada yang Islam. Jadi memang terlalu meng-ada2 mencari dasar kesenjangan sosial pada perbedaan agama. Perlakuan yang sama terhadap semua warga, terutama kesamaan dimuka hukum, akan sangat menolong, tetapi tidak berarti automatis, semua suku dan group ethnis akan sama suksesnya. Anda benar, Thailand adalah contoh bahawa perbedaan etnis juga membawa perbedaan dalam kemampuan meraih kemakmuran. Tetapi agama di- bawa2? Salam RMD Hadinoto --- In [EMAIL PROTECTED], "ade_kim_hook" wrote: > > > foto : khas, si ibu berjongkok > > Nasib melayu di Asia Tenggara...bisa digambarkan oleh mimik > si ibu yang sedang berjongkok dan pikiran yang sedang melayang > itu, memikirkan nasibnya yang suram. > > Jilbab bergelayut dari kepala sampai setengah badannya, memi- > kirkan alangkah kejamnya kehidupan. Merasa dunia itu tidak adil > dan penuh perjuangan diri terkecuali seperti melayu sejenisnya > yang berada dinegara Brunei yg mempunyai sumur minyak. Jika > tidak punya sumur minyak tewaslah sudah hidup sebagai melayu > miskin yang tersebar di Asia Tenggara. > > Sampai detik ini belum pernah ada penelitian dalam bidang > sosial dengan pertanyaan yang rada saklek : > > " Melayu itu miskin karena diakibatkan oleh agama atau memang > sebagai salah satu rumpun yang terbelakang di Asia Tenggara ? " > dengan dilihat dengan perbandingan etnik lain. > > Ini penting diketahui, karena kejadian yang kerap kali > terjadi Indonesia ataupun kejadian yang sedang berlangsung > ini di Thailand, notabene adalah salah satu penyebabnya. > > Ahli ekonomi dan sosial sering menyebutnya dengan kalimat > " kesenjangan sosial ". Sudah tentu yang dimaksud itu karena > ada perbedaan status sosial ekonomi diantara beberapa etnis > dalam sebah negara, misalkan, sehingga mengakibatkan kericu- > han. > > Bisa jadi semua itu diakibatkan stamina kerja dan persepsi > terhadap kehidupan itulah yang menjadi kendala bangsa melayu. > Penduduk melayu yang berada di negara Thai itu kalah bertan- > ding melawan hidup, kebalikannya apa yang dilakukan bangsa > Thai. > > Bangsa Thai yang budhist, berhasil dalam hidupnya. Mereka > ulet dalam bekerja, merasa cerah menghadapi kehidupan dan > tidak perlu merasa iri hati karena melihat orang-orang maju. > Jelas bukan salah bangsa Thai yang mempunyai motto kehidupan > yang lebih serasi dan harmonis. Ini semata kesalahan ras me- > layu dinegar Thai itu, kesalahan mereka yang membiarkan diri > dirudung segala kekusaman hidup, lalu menyalahkan orang lain > sebagai penyebabnya. > > _____________________________ > http://indonews.free.fr > > > [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links --------------------------------- Do you Yahoo!? Yahoo! Mail Address AutoComplete - You start. We finish. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

