1. "kemungkinan yayasan sang timur adalah bangsat & jahat" adalah pendapat pribadi sdr robertus. berarti ada kemungkinan TIDAK bangsat dan jahat. tetapi mungkin KURANG bisa mengenali dinamika sosial di sekitar lokasi. KURANG bisa lebih peka terhadap suara2 di sekitarnya. dan itu kekurangan yang CUKUP MANUSIAWI, semanusiawi aspirasi warga sekitar yg terganggu. Yang tidak manusiawi adalah MEMBANGUN TEMBOK di pintu masuk sekolah dan tindakan mengacaukan ibadah.
2. cuplikan surat : "> Dari kegiatan-kegiatan Yayasan Sang Timur sendiri, masyarakat di wilayah tersebut telah pernah pula menyampaikan penolakan terhadap keberadaan Yayasan (ditandatangani 1.300 warga) dikarenakan selama ini Yayasan telah merusak tatanan masyarakat dalam bentuk penyuapan-penyuapan, merusak kerukunan hidup beragama (pemurtadan), serta tindakan-tindakan yang tidak simpatik terhadap masyarakat sekitarnya. " reply : Adakah bukti2 otentik tentang "penyuapan2" atau "pemurtadan" tsb? atau "tindakan2 tidak simpatik thd masyarakat sekitar" ? Apakah, misalnya, gereja mengadakan bazaar atau bakti sosial, terus diartikan sebagai usaha2 pemurtadan? itu kan persepsi anda dan sebagian org yg berpikir dangkal. kalau yayasan ini membagi2 indomie terus ada bujukan agar mau masuk kristen itu patut dikutuk. ----- Original Message ----- From: RG Nur Rahmat <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Friday, October 29, 2004 8:14 AM Subject: Re: arti negara hukum Re: [ppiindia] Re: Bukan masalah agma -->pro BB :) > > > Bagus sekali, > Masalahnya ini sudah gejala umum, rakyat main hakim sendiri, tidak hanya untuk ini tapi juga ke hal-hal yang kecil seperti maling sendal digebukin ramai-ramai, dsb. > > Yang salah siapa? Yang salah yah pemerintah karena terlalu lamban bergerak. Lihat saja kasus sepele seperti pemekaran daerah pun baru tersadar setelah jatuh korban. > > Kalau orang Islam juga sebaiknya mengerti Islam datang dengan hukum-hukum karena tahu manusia dan kedamaian tidak datang begitu saja hanya dengan ajakan moral dan kasih sayang. > > Tapi, kalau anda berpikir lebih lanjut ttg surat dibawah, kenapa sebuah Yayasan agama ingin membangun sekolah beserta gereja dengan akses masuk yang begitu sempit? (2.5 meter) > > Kenapa? > > Dan anda juga percaya ada kemungkinan Sang Timur adalah Yayasan bangsat dan jahat, apakah pernah terjadi kasus seperti ini? Bagaimana kontrol sosial masyarakat Katolik agar komponen masyarakatnya tidak mengganggu tali persaudaraan selama ini? > > Robertus Budiarto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Bisa saja yayasan sang timur memang yang bangsat dan jahat. Walaupun saya juga Katolik tapi saya tidak mau menutup kemungkinan itu. > > TAPI ini yg tampaknya koran sektarian, warga sekitar, bahkan camat yg agen negara, dan juga anda BELUM mengerti arti warga negara atau negara hukum. Semua konflik warga negara seharusnya diselesaikan dengan hukum, dan pengadilan. Buat apa Nabi Muhammad membuat piagam Madinah? Karena tanpa hukum negara akan lemah dan anarkis. > > Masalah sang timur mengandung banyak aspek yg bisa dibahas dan diambil hikmahnya. Saya rasa salah satu hikmah terpenting adalah bahwa masyarakat kita yg katanya mau reformasi haruslah sadar bahwa salah satu tujuan reformasi adalah Recht Staat bukan Macht Staat. Pejabat adalah abdi rakyat yg mematuhi hukum. Demikian juga masyarakat, perlu diingatkan bahkan diberi sangsi seandainya main hakim sendiri. > > Demikian saja, mudah-mudahan bisa mengerti. > Wassalam > Bobby Budiarto > > > > RG Nur Rahmat wrote: > Mari kita dengar juga apa kata si penembok: > http://www.republika.co.id/ASP/koran_detail.asp?id=176773&kat_id=20 > > Rabu, 27 Oktober 2004 > YAYASAN SANG TIMUR > Penolakan Warga > > > Pada tanggal 24 Oktober 2004 (hari minggu), masyarakat Karang Tengah, khususnya warga Jl Pahala I, telah melakukan aksi bersama berupa penutupan jalan (membangun tembok penghalang) yang selama ini digunakan oleh Yayasan Sang Timur sebagai salah satu akses ke jalan raya umum. Tindakan serupa pernah pula terjadi pada 3 Oktober 2004, berupa penutupan jalan oleh masyarakat Kompleks Departemen Keuangan yang sebelumnya digunakan sebagai pintu gerbang Yayasan tersebut (perjanjian telah dikhianati). > > Penutupan jalan di atas oleh masyarakat Jl Pahala I merupakan tindakan spontanitas masyarakat setempat dikarenakan pemakaian jalan untuk kegiatan Yayasan Sang Timur telah sangat mengganggu ketenteraman. Tindakan ini dilakukan berdasarkan hasil musyawarah masyarakat Jl Pahala I (9 Oktober 2004) dan telah disampaikan secara tertulis kepada Lurah, Camat, dan Yayasan Sang Timur sendiri, namun hal ini tidak dihiraukan terutama oleh Yayasan. > > Sempitnya badan jalan (kurang lebih 2,5 meter), belum dikeraskan, terjadi kemacetan lalu lintas, tidak pernah dimusyawarahkan/dibicarakan dengan masyarakat setempat--sedangkan jalan tersebut bukan merupakan jalan umum, atau berdiri di atas tanah milik perorangan--telah benar-benar mengganggu ketenteraman masyarakat. > > Dari kegiatan-kegiatan Yayasan Sang Timur sendiri, masyarakat di wilayah tersebut telah pernah pula menyampaikan penolakan terhadap keberadaan Yayasan (ditandatangani 1.300 warga) dikarenakan selama ini Yayasan telah merusak tatanan masyarakat dalam bentuk penyuapan-penyuapan, merusak kerukunan hidup beragama (pemurtadan), serta tindakan-tindakan yang tidak simpatik terhadap masyarakat sekitarnya. > > Adalah suatu kesalahan besar dari Yayasan Sang Timur di Karang Tengah yang didirikan di tengah-tengah komunitas yang masyarakatnya mayoritas beragama Islam serta kedudukan Yayasan tidak mempunyai akses jalan sendiri ke jalan raya/umum. Kegiatan yang semakin meningkat (Yayasan Sang Timur dan Paroki Santa Bernadet) selama ini hanya mengandalkan jalan-jalan kecil di perumahan sekitarnya (Kompleks Barata dan Kompleks Keuangan), serta jalan-jalan tikus di perkampungan sekitarnya, seperti halnya Jl Pahala I. > > Oleh karena itu hampir seluruh masyarakat yang berada di sekitar Yayasan Sang Timur pernah menyampaikan penolakan tentang keberadaan Yayasan tersebut di wilayah ini berupa: Pernyataan Bersama Masyarakat Islam Karang Tengah tanggal 23 Juli 2004 dan Pernyataan Masyarakat Karang Tengah yang disampaikan kepada Pemerintah Daerah tanggal 9 Oktober 2004 kepada Walikota Tangerang. > > Kemarahan ini dipicu pula oleh permintaan secara resmi pihak Paroki Santa Bernadet untuk membangun gereja bagi jemaatnya di mana sebelumnya mereka telah mengajukan pendirian gedung serba guna (gereja terselubung) dan bahkan akan memaksakan diri untuk membangun tenda penampungan bagi jemaatnya di tempat yang sama (catatan bahwa kegiatan kebaktian dengan menggunakan fasilitas sekolah Yayasan Sang Timur telah dicabut izinnya oleh pemerintah setempat tanggal 30 Agustus 2004 karena tidak sesuai dengan advis planning yang ada). > > Oleh karena itu untuk menyelesaikan secara tuntas masalah keberadaan Yayasan Sang Timur di Karang Tengah, telah tiba saatnya bagi Pemerintah Daerah untuk menutup seluruh kegiatan Yayasan dan memindahkannya ke tempat yang mayoritas masyarakatnya beragama Nasrani. > > Abdul Naseer > Warga Karang Tengah > Tangerang > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > http://mail.yahoo.com > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > Yahoo! Mail Address AutoComplete - You start. We finish. > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

