Tidak juga Mas, banyak juga yang berfikir tapi akhirnya tersesat, ini khususnya jika berfikir ttg keyakinan atau ideologi, contohnya: komunisme, busana, dsb. Lihatlah betapa bingungnya dunia jika setiap trend mesti selalu diikuti.
Ikranagara <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Sedih saya membaca email Bung Imanov ini. Bukankah dalam ajaran islam itu ada ungkapan "Tidak ada agama bagi yang tidak menggunakan fikirannya" dan "Carilah ilmu sampai ke negeri China"? Kejayaan Islam pernah terjadi di Bagdad, sehingga kota itu menjadi pusat studi ilmu segala macam dan didatangi oleh manusia berbagai macam agama dan suku bangsa, sehinggha perpustakaan Bagdad menjadi sangat kesohor. Tapi kemudian muncul perusuh dari utara yang sungguh barbar dan membakar semua hasil studi berupa buku- buku ilmu itu menjadi arang dan sebagian besar dibuang dihanyutkan ke Sungai Eufrat sampai-sampai sungai itu airnya menjadi hitam legam oleh tinta. Nah, sejak itulah dunia Islam menjadi gelap dan zumud kembali. Maka saya bisa bayangkan dalam fantasi saya, salah seorang perusuh bersenjata yang mengobrak-abrik perpustakaan dan pusat studi itu adalah... Leo Imanov! Orang semacam Anda sudah kedaluwarsa di zaman modern sekarang ini, tak ubahnya gogongongan yang tak berarti bagi khafilah manusia zaman sekarang yang terus berlalu menerobos ke masa depan yang tanpa kebodohan masa lampau lagi. Insya Allah! Dan Menag sekarang ini tak banyak beda dengan perusuh dari utara itu jugalah di mata saya sejak dilakukannya pembekuan terhadap CLH-KHI. Tapi dia lupa, bahwa tekhnologi cetak mencetak sudah berkembang jauh demikian juga tekhnologi penyebaran informasinya. Dia boleh saja membekukannya, tetapi CLH-KHI itu sudah lahir, dan akan dirawat oleh zaman sebagai anak yang sehat dan pewaris masa depan. Insya Allah! Ikra.- --- In [EMAIL PROTECTED], Leo Imanov wrote: > bismi-lLah, wa-lhamduli-lLah wa-shshalatu wa-ssalamu ala rasuli- lLah > wa alaikumu-ssalam wa rahmatu-lLahi wa barakatuH. > > buanyak orang yang berilmu malah terpelanting dan tertipu dengan > ilmunya sendiri, mengapa? > > kerna bagi mereka merasa ilmunya itu lebih baik dan benar daripada > quran dan sunnah, sehingga quran dan sunnah perlu diterjemahkan kembali > menurut keadaan dan zaman. yang saya maksud bukan fiqh! tapi quran dan > sunnah dipertanyakan kembali akan kebenarannya seperti umumnya kaum > muslimin dan ulama memahami dan menerimanya. > > yang lebih lagi khan ada juga golongan yang menolak akan perlunya > sunnah, cukup dengan quran saja, yang ditafsirkan menurut akal dan > logika yahudi, bukannya dengan sunnah rasulu-lLah SAW. kerna bisa2 kena > budaya arab. > katakan saja, kita harus ambil budaya arab, apa salahnya kalau itu yang > membawa keselamatan dunia dan akhirat? atau lebih baik mentrapkan > budaya yahudi dengan boneka2nya barat? > sayanganya dr. dr. muslim menimba ilmunya dari kuffar dan yahudi, > inilah hasilnya. > > ilmunya hanya untuk ilmu semata, maka sampainya juga cuma kesana lach. > coba kalau ilmunya untuk ibadah, yakinilah kita akan mengenal Allah. > > > > --- A Nizami wrote: > > > > > > --- Eko Bambang Subiyantoro > > wrote: > > > > > Sementara itu, Maria Ulfah Anshor, Ketua Umum > > > Fatayat NU, mengatakan bahwa sebenarnya adanya > > > Kompilasi Hukum Islam atau KHI adalah sebuah hal > > > yang positif dan memberi angin baru dalam melihat > > > wacana keagamaan terutama Islam di Indonesia. Maria > > > Ulfah menyayangkan dengan pernyataan Menteri Agama > > > yang melakukan upaya-upaya untuk membekukan > > > perbincangan mengenai Kompilasi Hukum Islam > > > tersebut, karena mestinya sebagai Menteri Agama, > > > dapat mengakomodir pemikiran-pemikiran. > > > > > > Bagi Maria, upaya pembekuan ini sama saja dengan > > > membatasi hak sipil atau hak warga negara untuk > > > berkreasi, untuk berfikir, padahal ini adalah temuan > > > ilmiah dan sebuah kajian atau temuan ilmiah memang > > > harus disosialisasikan. "Jika memang dalam > > > sosialisasinya, orang lain tidak sependapat, itu > > > boleh saja, tapi ini adalah kajian ilmiah, jadi > > > jangan karena tidak sependapat, ini di-cut atau > > > dilarang, ini kan sebuah kemunduran, di saat kita > > > sedang membangun sebuah jalan demokrasi yang lebih > > > baik, tapi di sisi lain masih ada upaya represif > > > seperti itu," ungkap Maria. > > > > Maria ini aneh. Agama kok dikreasikan sesuai keinginan > > kelompoknya masing2. Agama Islam itu kan sudah ada > > sumbernya, yaitu Al Qur'an dan Hadits. Jika kelompok > > Maria seperti JIL dan Paramadina setuju kreasi yang > > menyimpang dari Al Qur'an, tapi mayoritas lainnya > > tidak setuju dan tetap memegang teguh Al Qur'an dan > > Hadits, mau apa? > > > > Kalau mau demokratis ya harus tunduk keinginan suara > > terbanyak. Bukan mau menang sendiri. > > > > > > > > ===== > > Bacalah artikel tentang Islam di: > > http://www.geocities.com/nizaminz > > > > > > > > __________________________________ > > Do you Yahoo!? > > Yahoo! Mail Address AutoComplete - You start. We finish. > > http://promotions.yahoo.com/new_mail > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor > > --------------------~--> > > Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. > > Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! > > http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/TXWolB/TM > > > ------------------------------------------------------------------- -~-> > > > > > > Kunjungilah www.swaramuslim.net untuk mengetahui berita-berita serta > > artikel-artikel terbaru tentang Islam > > > > Untuk subscribe ke milis sabili kirim email kosong ke: > > [EMAIL PROTECTED] > > Untuk unsubscribe dari milis sabili kirim email kosong ke: > > [EMAIL PROTECTED] > > > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > > > > > ===== > > Leo Imanov > > Abdu-lLah > AllahsSlave > > > > > > Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links --------------------------------- Do you Yahoo!? Yahoo! Mail Address AutoComplete - You start. We finish. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

