Tetap saja mas, kalau di Republik ini, kita mulai di-kotak2kan seperti dizaman Hindia Belanda, buat apa bung Karno memproklamasikan negeri ini? Sudah saja terus seperti dulu. Ada kampung Melayu dekat rumah keluarga saya di Menteng, dimana kami terdiri dari orang2 Belanda, Inggris, Tionghoa, Jawa, Sumatra, dan lain2. Lalu di Alaydrus orang2 Arab, di Glodok oranmg2 Tionghoa... Jangan bawa2 agama dalam kehidupan publik, ini masalah perdata.. RMDH --- In [EMAIL PROTECTED], RG Nur Rahmat <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Coba anda baca baik-baik lagi, sekolah dan gereja yang didirikan diam-diam itu dibangun di komunitas muslim, parah lagi, Sang Timur tidak menyediakan jalannya sendiri, anda bayangkan itu kalau jam pulang sekolah. Dan mereka hanya mau bangunannya dipindah ke daerah yang mayoritas kristen, bukan komunitas Kristen yang dipindah juga sekalian. baca baik-baik. > > rm_danardono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > >>>>>>>Oleh karena itu untuk menyelesaikan secara tuntas masalah > keberadaan Yayasan Sang Timur di Karang Tengah, telah tiba saatnya > bagi Pemerintah Daerah untuk menutup seluruh kegiatan Yayasan dan > memindahkannya ke tempat yang mayoritas masyarakatnya beragama > Nasrani<<<<<< > > > > Jadi kita lebih baik mendirikan pemukiman berdasarkan etnis dan > agama, seperti dahoeloe dizaman penjajahan: kampung Arab, kampung > Bugis, kampung Jawa, kampung China, kampung ini dan itu... > > Kita pindahkan semua Non Muslim keluar dari Jawa barat, dan wilayah2 > Muslim, lalu kita keluarkan orang2 Muslim dari Irian, Maluku selatan, > Poso, Kalimantan tengah (wilayah dayak), Toraja, Nias, Tapanuli > utara,Minahasa, Sangihe Talaud > > Seperti di Cyprus utara, semua orang Cyprus turunan Yunani Kristen > dipindah keselatan (Republik Cyprus), dan yang Turki Islam > dideportasi keutara... horeeeeeeeeee > > Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, pindahlah ketempat masing > masing.. > > RMD Hadinoto > > > > > > --- In [EMAIL PROTECTED], RG Nur Rahmat > wrote: > > > > Mari kita dengar juga apa kata si penembok: > > http://www.republika.co.id/ASP/koran_detail.asp? id=176773&kat_id=20 > > > > Rabu, 27 Oktober 2004 > > YAYASAN SANG TIMUR > > Penolakan Warga > > > > > > Pada tanggal 24 Oktober 2004 (hari minggu), masyarakat Karang > Tengah, khususnya warga Jl Pahala I, telah melakukan aksi bersama > berupa penutupan jalan (membangun tembok penghalang) yang selama ini > digunakan oleh Yayasan Sang Timur sebagai salah satu akses ke jalan > raya umum. Tindakan serupa pernah pula terjadi pada 3 Oktober 2004, > berupa penutupan jalan oleh masyarakat Kompleks Departemen Keuangan > yang sebelumnya digunakan sebagai pintu gerbang Yayasan tersebut > (perjanjian telah dikhianati). > > > > Penutupan jalan di atas oleh masyarakat Jl Pahala I merupakan > tindakan spontanitas masyarakat setempat dikarenakan pemakaian jalan > untuk kegiatan Yayasan Sang Timur telah sangat mengganggu > ketenteraman. Tindakan ini dilakukan berdasarkan hasil musyawarah > masyarakat Jl Pahala I (9 Oktober 2004) dan telah disampaikan secara > tertulis kepada Lurah, Camat, dan Yayasan Sang Timur sendiri, namun > hal ini tidak dihiraukan terutama oleh Yayasan. > > > > Sempitnya badan jalan (kurang lebih 2,5 meter), belum dikeraskan, > terjadi kemacetan lalu lintas, tidak pernah > dimusyawarahkan/dibicarakan dengan masyarakat setempat--sedangkan > jalan tersebut bukan merupakan jalan umum, atau berdiri di atas tanah > milik perorangan--telah benar-benar mengganggu ketenteraman > masyarakat. > > > > Dari kegiatan-kegiatan Yayasan Sang Timur sendiri, masyarakat di > wilayah tersebut telah pernah pula menyampaikan penolakan terhadap > keberadaan Yayasan (ditandatangani 1.300 warga) dikarenakan selama > ini Yayasan telah merusak tatanan masyarakat dalam bentuk penyuapan- > penyuapan, merusak kerukunan hidup beragama (pemurtadan), serta > tindakan-tindakan yang tidak simpatik terhadap masyarakat sekitarnya. > > > > Adalah suatu kesalahan besar dari Yayasan Sang Timur di Karang > Tengah yang didirikan di tengah-tengah komunitas yang masyarakatnya > mayoritas beragama Islam serta kedudukan Yayasan tidak mempunyai > akses jalan sendiri ke jalan raya/umum. Kegiatan yang semakin > meningkat (Yayasan Sang Timur dan Paroki Santa Bernadet) selama ini > hanya mengandalkan jalan-jalan kecil di perumahan sekitarnya > (Kompleks Barata dan Kompleks Keuangan), serta jalan-jalan tikus di > perkampungan sekitarnya, seperti halnya Jl Pahala I. > > > > Oleh karena itu hampir seluruh masyarakat yang berada di sekitar > Yayasan Sang Timur pernah menyampaikan penolakan tentang keberadaan > Yayasan tersebut di wilayah ini berupa: Pernyataan Bersama Masyarakat > Islam Karang Tengah tanggal 23 Juli 2004 dan Pernyataan Masyarakat > Karang Tengah yang disampaikan kepada Pemerintah Daerah tanggal 9 > Oktober 2004 kepada Walikota Tangerang. > > > > Kemarahan ini dipicu pula oleh permintaan secara resmi pihak Paroki > Santa Bernadet untuk membangun gereja bagi jemaatnya di mana > sebelumnya mereka telah mengajukan pendirian gedung serba guna > (gereja terselubung) dan bahkan akan memaksakan diri untuk membangun > tenda penampungan bagi jemaatnya di tempat yang sama (catatan bahwa > kegiatan kebaktian dengan menggunakan fasilitas sekolah Yayasan Sang > Timur telah dicabut izinnya oleh pemerintah setempat tanggal 30 > Agustus 2004 karena tidak sesuai dengan advis planning yang ada). > > > > Oleh karena itu untuk menyelesaikan secara tuntas masalah > keberadaan Yayasan Sang Timur di Karang Tengah, telah tiba saatnya > bagi Pemerintah Daerah untuk menutup seluruh kegiatan Yayasan dan > memindahkannya ke tempat yang mayoritas masyarakatnya beragama > Nasrani. > > > > Abdul Naseer > > Warga Karang Tengah > > Tangerang > > > > > > > > > > Mario Gagho wrote: > > > > dear friends & BB, > > > > komentar2 cool seperti BB inilah yg kami inginkan > > berjalan di milis ini: informatif, unbias and > > berspirit tidak provokatif; and more importantly he > > knows what he's talking about. jelasnya, jelas tampak > > nuansa ingin mencari solusi. > > > > buat BB, terima kasih atas komentar Anda. keep > > commenting this way..! > > > > tabik and thumbs-up buat anda, :) > > > > salam hangat di musim winter dari taj mahal, > > > > --- Robertus Budiarto wrote: > > > > > Dear Bapakjewel & Fie & Friends, > > > > > > Aku Katolik jadi sama (agamanya) dgn yg lagi punya > > > masalah di Sang Timur. Tapi aku ngelihatnya ini > > > bukan masalah agama. Mohon diingat saya jg tidak > > > bicara sbg wakil Sang Timur. Hanya sebagai human > > > being yg prihatin spt anda. > > > > > > Dari segi psikologis, bisa dibilang sikap ngelarang > > > orang beribadah itu sikap kekanak-kanakan. Sayang > > > banyak juga orang tua yg ikut kekanak-kanakan. Saya > > > punya perasaan sama dengan anda. Thanks juga atas > > > rasa prihatinnya. > > > > > > Tapi selain dari segi psikologis aku dengar dari > > > temen, bahwa ini ada yg politisir. Temen yg tau > > > bener masalah ini, bercerita: "Setelah 12 tahun > > > berjalan, TANPA ADA PEMBICARAAN ATAU BERITA > > > SEBELUMNYA , Sang Timur memperoleh surat nomor : > > > Kd.258.5/BA.00/248/2004 dari Kepala Departemen Agama > > > Kantor Kota Tangerang, > > > tertanggal 29 Juli 2004, meminta menghentikan > > > kegiatan keagamaan dengan > > > menggunakan Gedung Sekolah." > > > > > > Anehnya surat ini sudah beredar di kampung-kampung > > > sekitar Sang Timur 1-2 hari setelah 29 Juli. > > > Sementara yayasan Sang Timur sendiri baru terima > > > surat aslinya 10 hari kemudian. > > > > > > Indikasi politis lain adalah susahnya mengajak > > > dialog baik dgn kepala pemerintahan setempat maupun > > > dengan tokoh informal sekitar. Seorang bisnisman yg > > > deket dgn Walikota Tangerang, mengatakan bahwa si > > > Walikota takut. > > > > > > Teman saya mengatakan tampaknya ada rekayasa > > > tertentu dari kelompok yang tidak suka kerukunan > > > beragama. Bisa FPI, tapi tampaknya ada yg lebih > > > berpengaruh. > > > > > > Jadi tolong sekali lagi disebarkan bahwa perkara ini > > > bukan perkara agama saja, tapi ada niat beberapa > > > orang busuk yg punya agenda busuk. > > > > > > Selain itu sekali lagi saya harus mengapresiasi Gus > > > Dur yg selalu berani tanpa pamrih berpuluh-puluh > > > tahun melawan DISKRIMINASI entah itu agama entah itu > > > etnik, komunis. Dari sini juga bisa dilihat ini tak > > > ada hubungannya dengan Islam. GD mungkin kurang > > > pintar atau lihai jadi Presiden, atau manajer, > > > administrator yg payah tapi untuk yg masalah ini > > > saya harus mengapresiasi sikap rahmatan 'lil alamin > > > yg otentik. Sementara yg lain rahmatan 'lil alamin > > > nya cuman di ceramah-ceramah atau kotbah saja. > > > > > > Wassalam > > > BB > > > > > > ===== > > Mario Gagho > > Political Science, > > Agra University, India > > > > > > > > __________________________________ > > Do you Yahoo!? > > Yahoo! Mail Address AutoComplete - You start. We finish. > > http://promotions.yahoo.com/new_mail > > > > > > > > > ********************************************************************** > ***** > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju > Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi- > india.uni.cc > > > ********************************************************************** > ***** > > > ______________________________________________________________________ > ____ > > Mohon Perhatian: > > > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg > otokritik) > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > > Do you Yahoo!? > > Y! Messenger - Communicate in real time. Download now. > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > ********************************************************************** ***** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi- india.uni.cc > ********************************************************************** ***** > ______________________________________________________________________ ____ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > Express yourself with Y! Messenger! Free. Download now. > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

