Masih belum juga selesai bicara tentang jilbab, saya kira untuk supaya tidak bertele-tele mengenai jilbab maka diberikan kebebasan siapa yang mau jilbab atau burkha silahkan, siapa yang mau botemless juga silahkan, pokoknya jangan sampai masuk angin.
----- Original Message ----- From: "dicky riyadi" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Tuesday, November 02, 2004 3:10 PM Subject: RE: [ppiindia] Halo mas Arriko dan mbak Leni:Re: Jilbab > > > Jilbab itu wajib bagi muslimah, perkara ada yg tidak pake.... bukan > berarti hukum wajib nya hilang... > > ya tetap wajib... > > sama shalat 5 waktu.... itu wajib hukumnya.... perkara ada yg bilang > merepotkan dan tidak menjalani.... itu tdk menghilangkan hukum wajibnya... > > bebas, mau jilbab mau tidak terserah sampeyan.... tapi hukum asalnya > memang wajib...... > > sama juga, entar dibilang zakat itu tdk wajib karena ada pajak... ohh tdk > dong..... pajak untuk negara, zakat untuk prioritas fakir miskin... kalo > fakir miskin tdk ada lalu tdk wajib? ya tetap wajib, karena mungkin masih > ada tempat lain yg butuh... > > terima hukum agama dg melihat kejelasannya...., kalo tdk mau > mentaatinya..... tdk ada larangan.... > > "telah jelas antara yg hak dan batil, maka barang siapa mau mengikuti, > itulah orang beriman... barangsiapa mau mengingkari, juga ada > konsekuensinya...." > > dg jilbab wanita itu tampil lebih terhormat, .... kalo ada wanita > berjilbab masih belum terhormat, bukan berarti jilbab llau tdk wajib... > > sama dg kalo orang beragama berbuat salah, bukan berarti lalu agama tidak > dibutuhkan lagi.. > > bukti terakhir: orang kalo mati minta dirawat seperti orang beragama... > > > archana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Halo mas Arriko dan mbak Leni, > > Saya secara pribadi agak sedih dengan perkembangan jilbab di Indonesia. > Bukannya apa2, namun banyak dari mereka yang tdk memahami esensi dari > jilbab. Sekarang di tanah air terlihat seperti bukan di Indonesia, kaya > di negeri Jiran atau di Timur Tengah. Somehow kita jadi kehilangan > identitas. > > 0>Jilbab itu bukan budaya Arab lho Mas, seperti juga nabi Muhammad, dia > memang orang Arab tapi bukan nabinya orang Arab, tapi semua, semua, > semua > ..... ;o) ...uppss mau bermaksud universal ntar malah dikira memaksa > ....hhhmm..;o)) > > Masalahnya seperti ini, I guess it is okay untuk memakai jilbab tetapi > jgnlah mengklaim bahwa orang yang sudah memakai jilbab itu sudah lebih > Islam dari yang lainnya. Menurut saya, jilbab itu bukan Islam namun > memang benar tradisi Timur Tengah. Kita harus melihat segala sesuatu > dari sejarah. Inilah permasalahannya, kita suka lupa melihat kembali ke > sejarah. Jilbab ataupun tutup kepala memang sangat cocok digunakan di > iklim yang suhu panasnya ekstrim sekali. Maka itu di Timur Tengah para > lelaki pun menggunakan tutup kepala, karena jika tidak mereka akan > mengalami 'heat stroke'. Barangkali teman2 yg ada di India jg > memperhatikan cara berpakaian orang2 Rajashtan yg nggak laki nggak > perempuan mereka pada pakai tutup kepala. Entah sorban ataupun kerudung. > Memang ini cocok untuk iklim mereka yang panas terik dan kering. Lha, > iklim kita di Indonesia tidak ekstrim dan sangat lembab. Jadi sebetulnya > tutup kepala dengan rapat tidak cocok untuk iklim di Indonesia. Pori2 > kepala perlu bernapas lebih banyak di iklim tropis. Saya setuju apa yang > dikatakan mbak Leni mengenai Nabi Muhammad. Memang beliau adalah nabi > semua umat. Namun Nabi Isa, Nabi Ibrahimpun, dll adalah Nabi semua umat > juga :-) Jadi memang sepatutnya kita semua dapat menerima Nabi Isa atau > Yesus seperti kita menerima Nabi Muhammad. Karena ini semua diakui oleh > Al Qur'an > > 0>Beda jenis baju di berbagai negara intinya mungkin bukan jilbab-nya > tapi > sopan dan menutupi auratnya, itu yg penting bg orang muslimah (taat??) > > Saya disini ingin mengajak teman2 untuk melihat kembali definisi aurat > dalam Al Qur'an. Aurat ( awraat) dalam bhs. Arab berarti bagian pribadi. > Kata awraat di dalam Al Qur'an digunakan dlm 3 tempat: > > 1. Aurat yang digunakan untuk menyatakan kondisi akil balig (24:31), ada > kalimat "Anak2 yang blm mengerti ttng aurat wanita". Krn anak2 blm > peduli pd alat kelamin lain jenis. Di Indonesia sdh bnyak sekali saya > lihat saudara2 kita yang menjilbabi anak2 bayi dan anak2 kecil. Sy > sangat prihatin krn sngt tdk sehat dan menyiksa anak2 dgn iklim tropis > disini. Di Afghanistan saja yg Taliban, anak2 yg blm akil baligh tdk > diwajibkan memakai 'burkha'. Lalu mengapa kita memakainya? > > 2. Dalam (24:58) Aurat digunakan u/ menytakan waktu pribadi > > 3. Dalam (33:13) Aurat digunakan u/ menyatakan kondisi rumah terbuka > > Allah memberikan aturan2 berbusana bg muslimah, namun tdk prnh dlm bntk > "tutup aurat"mu spt yg sering diktkn oleh ara ulama saat ini dn mngtkn > bhw itu adlh prnth Allah dlm Al Qur'an. Terus trng bnyk sekali para > ulama yg tdk memahami Islam dn mrk hny lbh 'concern' u/ mengumpulkn > umat. Krn utk mrk menjd ulama adlh sbg 'profesi'. Kata aurat dlm Al > Qur'an tdk menjlskn bagian2 tbh wanita ataupun pria yg hrs ditutupi dlm > berbusana. > > "Hai anak Adam, kami telah menjdkn untukmu pakaian untuk menutupi > badanmu sbgmn u/ keindahan. Dan pakaian terbaik adlh pakaian TAQWA. Hal2 > tersbt adlh sbgn tanda kekuasaan Allah yg seharusnya mrk indahkan" > (7:26)... isn't it beautiful what the Qur'an says? :-) > > Saya srng terkejut jika para ulama mengtkan bhw menjadi seorang wanita > baru sempurna ketika ia berjilbab. Maaf, namun mana 'common sense' nya > jika jilbab didefinisikan sbg berpakaian saja. Namun jika jilbab > didefinisikan sebagai TAQWA dan AKHLAQ, yup, setuju abiiiiiisssss. > > Allah mengingatkan kepada kita di dalam Al Qur-an bahwa Dia tidak > mempersulit kita dalam melaksanakan agama (22:78) > > Love n peace, > Maya S Muchtar > > > -----Original Message----- > From: Arriko Indrawan [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Friday, October 29, 2004 5:48 PM > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: [ppiindia] Re: RE: Re: Re: Ibu presiden tak berjilbab > > > > Terima kasih, saya disebut baik sama mbak Leni.. :o) > meskipun sebenarnya sama spt manusia yg lain, saya juga manusia > yg pernah dan bisa berbuat dosa... > > Mbak Leni juga baik, koq... sudah sabar menanggapi pendapat saya.. :o) > > Beda jenis baju di berbagai negara intinya mungkin bukan jilbab-nya tapi > sopan dan menutupi auratnya, itu yg penting bg orang muslimah (taat??) > .... > > Hal tsb secara "etika" juga sebenarnya ada di agama lain, meskipun > mungkin > tidak seketat kaum muslim. Silakan lihat di Sekolah Katolik khusus putri > St. Ursula, Rok yg digunakan harus di bawah lutut dengan kaus kaki yg > panjang, tapi tidak menggunakan kerudung. Kerudung hanya untuk > Biarawati..karena mereka janji untuk selibat... :o) > > Mengenai larangan pakai jilbab untuk di Rumah Sakit, mungkin bisa > dilihat > dari sisi positifnya juga : > - Biar pasien cepat sembuh dengan melihat kecantikan perawatnya.. > :op > - Dengan pasien cepat sembuh, berarti para perawat juga telah > "beramal" > dengan senyum, layanan yg baik dan "berbagi aura keceriaan > dengan > lebih > nyata". Malah ini dapat "menambah pahala" , khan... :o) > - Dengan pasien cepat sembuh, berarti makin banyak orang ingin > dirawat di > Rumah sakit tsb. Dengan begitu Rumah sakit untung, semua orang > dapat bonus, > berarti saling memberi "sedekah dan rejeki" satu sama lain, > khan???.. :o)) > > Ini cuma "logika sederhana" saya saja.... > > Perbedaan latar belakang, pengetahuan dlsb menyebabkan berbeda > "paradigma" > / cara pandang. Hal yg biasa di antara manusia, apalagi dalam masyarakat > yg > majemuk. > Itu juga yg terjadi di antara kita... > memberi pendapat untuk hal yg sama namun dengan cara pandang yg berbeda. > > Semoga dengan diskusi spt ini dapat membuat kita semakin saling memahami > satu sama lain ... kenapa kelompok ini begini, kenapa kelompok itu > begitu... > > Salam Damai, selamat berbuka puasa....:o) > > AI > > > ========= > > Date: Tue, 26 Oct 2004 20:12:46 +0700 > From: "Leni Harahap" <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: Re: RE: Re: Re: Ibu presiden tak berjilbab > > Aku percaya kok kalau Mas Arriko itu orangnya baikkk bangettttt... > Semua > yang dimilist ini juga begitu khan..? > > Coba dech bayangkan kalau orang yang baiknya kayak Mas Arriko aja > masih > punya pandangan yang kurang tepat tentang jilbab, gimana yang lainnya > ??? > ;o) > > Saya pernah lihat di Jepang, dikota kecil (untuk ukuran Jepang) > Kanagawa, > Sagamihara City, ada kelompok Muslim Jepang (bukan keturunan) mengenakan > busana Muslim yang awalnya sedikit aneh menurut aku, pakai rok 7/8 > hampir > 3/4 gitu, pake kaus kaki tebal, menggunakan syal, baju kaus tapi tidak > ketat > namun jatuh dibadan, penutup kepalanya unik banget, tapi itulah kerudung > atau jilbab atau sejenisnya yang intinya tidak menyalahi syariat (tidak > ketat, tidak transparant dan melindungi dada), mereka bergerak bebas > sebagaiman layaknya wanita2 Jepang lainnya. Dari beberapa media yang aku > baca maupun aku lihat, diberbagai belahan dunia lainnya juga begitu, di > Afrika mengikuti style Afrika, Di China mengikuti style China dan yang > terakhir justru aku lihat sendiri di acara resepsi pernikahan sahabat > lamaku, style Javanese..... > > Tidak ada paksaan juga untuk Muslimah yang tidak mau atau belum mau > berjilbab, tapi ditelaah dulu sebabnya apa ? Dan setidaknya adalah hak > kami > juga meng-informasikan kepada mereka tentang apa, bagaimana dan seluk > beluknya jilbab itu... Bisa jadi, selama ini mereka menerima informasi > yang > salah atau kurang tepat, jadi biarkanlah informasi itu masuk pada > mereka > dan biarkan mereka memutuskannya kemudian...... > > Kantor yang melarang karyawannya pake jilbab ??? Wah banyak, lho > mas... > memang tidak secara tertulis... Contohnya di beberapa RS Terkenal > didaerah > Kuningan dan Pondok Indah sampai Bintaro, ada beberapa karyawannya yang > bekerja harus buka tutup jilbabnya... Juga dibeberapa RS daerah Jakarta > Barat........ Kebetulan saya lulusan sekolah kesehatan, jadi yang > terlihat > saja contoh2nya...tapi saya pernah dengar juga dibeberapa sekolah > Jakarta > Utara juga begitu... Pernah kedengaran juga beberapa perusahaan > retailers > tapi sudah agak lama, tidak tahu kalau sekarang tapi kalau di RS, masih > tuch... > > Belum tahu ya mas Arriko, baju renang muslimah pake tutup kepala lho, > gak > tenggelam yach mereka...... malah baru2 ini ada yang menyamakan rekor > Maya > Masita ....he...he...;o) Ini beneran lho... > > Niat saya hanya ingin meluruskan pendapat Mas Arriko yang menurut saya > tidak tepat.... lebih kurangnya saya kembalikan lagi kepadaNya.. Mohon > maaf > kalau ada kata yang tak berkenan.... > > Wassalam, > Leni > > > > > > > > > > ************************************************************************ > *** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc > ************************************************************************ > *** > ________________________________________________________________________ > __ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg > otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > Yahoo! Groups Sponsor > Get unlimited calls to > > U.S./Canada > > > --------------------------------- > Yahoo! Groups Links > > To visit your group on the web, go to: > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ > > To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

