Kawan-kawan,
 
Maaf, tadinya saya diem aja ketika membaca perdebatan yang sengit ini. Kelamaan, saya 
gatel juga, jadi pengen ikutan.
 
Baiklah, perkenalkan, naman saya Bonnie Triyana, seorang pengangguran kagak keruan, 
yang kebetulan sejarawan muda yang kagak punya kerjaan.

Soekarno, pada kurun waktu 65-67 hanya menjadi presiden de jure saja, sedangkan 
kekuasaan yang sesungguhnya atau de facto sepenuhnya berada di tangan Soeharto. Jadi 
wajar saja kalo Soekarno tak mampu mengutak-utik Harto, gitu lho Mas Yustam.
 
Bahasa kasarnya, Soeharto punya bedil, Soekarno punya cangkem. Nah, bedilnya Harto itu 
telah membuat Cangkemnya Bung Karno mak-klakep...alias diem seribu bahasa. Oleh karena 
itu, pasca Gestok, Harto tak pernah membiarkan Bung Karno bicara, karena sekali 
bicara, habislah semua. Walaupun Bung Besar sudah pidato ebanyak 102 kali sepanjang 
tahun 1965-1967, tetep aje Mas Harto Wonogiri itu maksain diri untuk jadi presiden. 
Kemudian pidato-pidato yang disembunyikan Orba itu terbit dalam buku Revolusi Belum 
Selesai: Kumpulan Pidato Soekarno September 1965-Pelengkap Nawaksara. 
 
Harus diakui juga bahwa BUng Karno itu memimpin dengan gaya otoriter, terutama 
memasuki periode 1956-1965. So, selama 10 tahun Bung Karno mulai melenceng dari rel. 
Dan hal inipun masih dapat kita krtisi lagi, mengingat pada periode ini pula Bung 
Karno makin gencar menyerang AS dan Inggris.
 
Tak aneh jika dalam arsip-arsip CIA yang dibuka tahun 2001 kemarin disebutkan bahwa 
Amrik telah memberikan bantuan kepada militer Indonesia untuk membasmi habis komunis, 
yang notabene pengikut Soekarno. Sebelumnya, George Kahin menulis keterlibatan CIA 
dalam PRRI.
 
Nah, Harto itu memang jenius, apalagi kalo soal ekonomi, dia paling gape. Sampe-sampe, 
waktu jadi Pangdam Diponegoro, dia hampir dipecat gara-gara menyelundupkan gula dan 
hasil bumi ke Malaysia atas nama kesejahteraan ekonomi prajurit kodam.
 
Kemudian, waktu jadi presiden dia meneruskan pola kejeniusannya itu. jadi tak aneh, 
bagi Harto yang penting rakyat kenyang, banyak cing-cong urusan belakang. 
 
Berdasarkan penuturan seorang teman dekatnya yang pernah saya wawancarai, Harto itu 
memang kurang kasih sayang. Dia tak pernah mendapatkan kasih sayang dari ortunya. Dia 
pun lebih sering tidur di masjid daripada di rumahnya, bukan karena untuk ibadah, tapi 
lebih karena tak orang yang mampu mencurahkan kasih sayang kepadanya.
 
Nah, begitu aja dulu deh. 
 
Bonnie Triyana
 
Robertus Budiarto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Maaf terus terang saya punya keheranan yang sama dengan Satrio Arismunandar. Cerita 
anda mengenai Suharto sangat aneh dan jauh dari kenyataan.

Istilah anda Sukarno itu Hitlernya asia juga sangat aneh. Bung Karno itu melakukan 
kesalahan cukup fatal juga, tapi kalau anda sampe mengatakan BK itu Hitlernya Asia dan 
Suharto adalah pahlawan.

Walah walah... Astagafirullah!!!!  
Mahatir saja barusan mengatakan bahwa dia tidak lah sebesar Sukarno. Ini ada rakyat 
Indonesia bicara seperti itu.

Maaf Mas Yustam, saya heran anda belajar sejarah dari mana??

Wassalam
BB


[EMAIL PROTECTED] wrote:
+++kalau kenyataan sejarah demikian mengapa supersemar
sampai sekarang masih bersifat ghoib tidak tahu kemana
rimbanya, mengapa soekarno sebagai presiden seumur hidup
tidak dapat berbuat apa-apa dan membiarkan suharto lenggang
kangkung menetapkan dirinya sebagai presiden.
Pertanyaan lainnya adalah apa tanggapan negara adikuasa
kalau seandainya soekarno masih tetap di biarkan tanpa diisolasi
(bisa saja soekarno di ajukan ke mahkamah international oleh
negara adikuasa karena sepak terjangnya, yang dikenal sebagai
Hitlernya Asia) dan bagaimana mungkin suharto bisa memerintah kalau masih
ada orang yang berpengaruh yang tetap membayangi kekuasaannya
yang kemungkinan besar  akan menimbulkan suatu gejolak dari
pengikut setianya.+++


Satrio: 
Bahwa Suharto ada jasanya, tentu. Bahwa keluarga
Suharto menerapkan KKN besar-besaran, sudah diketahui
semua orang. Bagaimana Suharto bisa memperbaiki
moralitas bangsa, jika ia tak sanggup mengontrol
kelakuan dan moralitas anak-anaknya sendiri? ***

Yustam:
memang dalam dunia politik kita tidak tahu siapa
yang lebih bermoral, buktinya sampai sekarang moralitas
anggota dpr masih perlu dipertanyakan dengan adanya
perseteruan untuk memimpin komisi-komisi di dpr,
komisi adalah  kata sakti yang sekarang maknanya
menjadi olok-olok yang cenderung negatif.  ++++

Satrio:
Suharto dijatuhkan oleh gerakan rakyat, yang sudah
muak dengan KKN dan kekuasaan otoriter di tangannya.***

Yustam:
bisa saja soeharto bermain untuk menjatuhkan dirinya
karena ambruknya perekonomian indonesia. dan suharto melihat
ke depan dalam berpolitik sebagai jawaban terhadap krisis
kepemimpinan sesudah suharto, karena beliau tahu betapa tidak
senangnya sebagian rakyat RI terhadap Habibie sebagai orang
yang dipercaya dapat membawa perubahan terhadap mandeknya
ekonomi indonesia.  terbukti dengan semakin kuatnya perekonomian
indonesia pada saat pemerintahannya.  cuma sayang megawati
mengganjal  laju pemerintahannya dengan alasan timor-timor
padahal sekarang terbukti bahwa keputusan habibie ternyata
benar dan memberikan dampak positif terhadap pembiayaan
perekonomian indonesia.
jadi bukan gerakan rakyat yang menjatuhkan suhato tapi
perekonomian, gerakan rakyat sih  cuma kepanjangan tangan
suharto agar pihak luar mengerti bahwa rakyat indonesia
masih dalam keadaan krisis politik untuk bisa sedikit
melupakan utang indonesia
coba anda bayangkan bagaimana bisa suharto memerintah dengan
penjadwalan utang yang ditandatangai di hadapan ketua IMP
yang berpeluk dada melihat suharto menandatangi berita
acara tersebut ?  +++


salam
yustam








                  
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Check out the new Yahoo! Front Page.  www.yahoo.com/a

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]



Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT


---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 



---------------------------------
  Yahoo! Messenger - Communicate instantly..."Ping" your friends today! Download 
Messenger Now

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke