kalau boleh usul dulu harusnya timor di bagi dua bagian satu untuk pro
integrasi dan satunya lagi untuk timor leste ( barat dan timur ) mirip
jerman dari situ akan kelihatan lebih maju mana antara barat dan timur , dan
engak jadi pengungsi seterusnya seperti sekarang di ntb pak presiden
perhatikan nasib para pengungsi dan tanah indonesia masih luas
mungkin konsep trans bisa di bangun kembali juga idt dengan konsep yang
lebih terarah dan terpantau sehingga bisa di audit dari hil yang mustahal
atau yang mungkin menjadi tak mungkin, peninjaouan kembali otonomi daerah
atau mungkin perlu adanya profinsi berprestasi jadi kaya lomba antar
profinsi dalam pemberdayaan SDA dan SDM

Regards


----- Original Message -----
From: "RG Nur Rahmat" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, November 03, 2004 7:58 AM
Subject: Re: [ppiindia] Presiden TimTim Gusmao di Berlin




bagaimana dengan mereka yang pro-integrasi?

Sudah benar Indonesia hilang kesempatan MIGAS di timor gap dan kini Timor
Leste harus mengikuti pembebas mereka dalam soal konsesi minyak. Dari mulut
ular jatuh ke mulut singa?

Taruna Ikrar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Berarti dari awal sampai bebasnya TIMOR TIMUR, masyarakatnya tidak pernah
merasa sebagai bagian dari Indonesia, Bahkan mereka pada mengatakan
Indonesia PENJAJAH, Jadi Sudah benar Langkah Presiden Habibie, memberikan
peluang Jejak pendapat. dan sekarang INDONESIA mendapat dua keuntungan:
1. Sudah Jelas Status Timor Timur dengan jejak pendapat baik secara
Internasional maupun dalam pandangan rakyat indonesia.
2. Indonesia sudah terlepas dengan beban APBN tiap tahunnya, untuk
pembangunan Timor-Timur, yang menyedot sangat besar biaya.

Olehnya selamat Indonesiaku, semoga dikau tidak dikenal sebagai Negara
Penjajah dimata Internasional
Wassalam
Taruna Ikrar
PhD Student, Niigata University, JAPAN

Watch Indonesia! wrote:
Radio Deutsche Welle, Program Bahasa Indonesia, 22 Oktober 2004

Presiden TimTim Gusmao di Berlin

Dalam acara ini kami angkat kembali tema TimorTimur sehubungan dengan
kunjungan Presiden Xanana Gusmao ke ibukota Jerman, Berlin pekan ini ;
dan kekhawatiran mengenai program nuklir Iran juga akan dibahas.

Presiden Timor Timur Xanana Gusmao di masa lampau berkali-kali
menekankan, ingin membangun hubungan yang khusus dengan Indonesia atas
dasar kepentingan ke masa depan , sehingga tidak perlu selalu menengok
ke belakang. Di Berlin , Xanana Gusmao dan Menlunya Ramos Horta kembali
mengimbau agar menghentikan kasus pengadilan TimTim. Kami kutip ulasan
harian Jerman Tageszeitung - TAZ:

Keadilan berarti kemerdekaan sepenuhnya dan taraf hidup yang lebhi
tinggi. Dengan pernyataan itu Presiden TimTim Xanana Gusmao dalam
kunjungan pertama ke Jerman, mengimbau agar lebih baik membantu
negaranya secara konkret , daripada menuntut proses pengadilan terhadap
pihak-pihak Indonesia yang bertanggung jawab untuk pelanggaran HAM di
TimTim yang menduduki negaranya antara 1975 - 1999. Menyinggung konflik
intern Timor menjelang pelepasan dari Portugal tahun 1975, Gusmao
mengatakan, juga rakyat TimTim membuat kesalahan. Bila kini kita
menghukum diri kita sendiri, kita tidak bisa hidup, demikian Gusmao.
Gusmao di Berlin juga mengkritik biaya besar yang dikeluarkan oleh badan
PBB Serious Crimes Unit SCU . Para ahli hukum internasional badan ini
sebelum dan sesudah referendum kemerdekaan mempersiapkan proses
pengadilan terhadap sejumlah jendral indonesia. Gaji seorang pengacara
SCU lebih besar dari gajinya, demikian keluhan Gusmao. Kalau dunia
internasional menginginkan tribunal, silahkan, namun janganlah paksakan
kami, tegas Presiden TimTim Gusmao. Sebab Gusmao tidak mengharapkan
banyak dari tribunal internasional, meski pun upaya Jakarta untuk
mengadili para jenderal Indonesia berakhir dengan vonis bebas.
Pernyataan Gusmao di Berlin itu mengundang kritik para aktivis HAM.
Monika Schlicher dari organisasi HAM Watch Indonesia di Berlin
mengatakan, bagi para korban sikap Gusmao seperti menampar mukanya. Bila
masalah di masa lampau tidak dituntaskan , tidak dapat dibangun
kepercayaan rakyat. Demikian Schlicher. Sementara Menlu Ramos Horta
mengimbau agar memberi kesempatan kepada Komisi Kebenaran dan Perujukan
yang direncanakan oleh Indonesia. Sebab tribunal internasional tidak
dapat menghasilkan apa-apa, karena Dewan Keamanan PBB tidak
menginginkannya, dananya tidak cukup, dan Jakarta tidak bersedia
bekerjasama. Kepada Menlu Fischer yang Februari tahun depan akan
berkunjung ke TimTim, Gusmao mengimbau dukungannya bagi prosos perujukan
dengan Indonesia , dan bantuan bagi para bekas pejuang kemerdekaan,
yang situasi sosialnya lebih riskan ketimbang hubungan dengan Indonesia.

--

***********************************************************************
Watch Indonesia! e.V. Tel./Fax +49-30-698 179 38
Planufer 92 d e-mail: [EMAIL PROTECTED]
10967 Berlin http://home.snafu.de/watchin

Bitte beachten Sie unsere neue Bankverbindung.

Konto: 2127 101 Postbank Berlin (BLZ 100 100 10)
IBAN: DE96 1001 0010 0002 1271 01, BIC/SWIFT: PBNKDEFF

Bitte unterst�tzen Sie unsere Arbeit durch eine Spende.
Watch Indonesia! e.V. ist als gemeinn�tzig und besonders
f�rderungsw�rdig anerkannt.
***********************************************************************


***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]



Yahoo! Groups Sponsor
Get unlimited calls to

U.S./Canada


---------------------------------
Yahoo! Groups Links

To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]

Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.



---------------------------------
Yahoo! Messenger - Communicate instantly..."Ping" your friends today!
Download Messenger Now

[Non-text portions of this message have been removed]




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links









---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Check out the new Yahoo! Front Page.  www.yahoo.com/a

[Non-text portions of this message have been removed]







***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links









------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke