Ya memang sysusyah membahas kepahlawanan seorang tokoh. Yang paling 
menyolok, adalah Tan Malaka.

Pak Syafruddin Prawiranegara, dimata saya adalah pahlawan, terutama 
karena memimpin pemerintah pengasingan di Sumatra, kala pasukan 
payung Belanda menduduki Jogya. Pemerintah RI dibuang.

Saya kenal beliau dari dekat, karena waktu saya masih kecil, ditahun 
1955, dimasukkan ayah ke Pandu Islam, yang berlatih dihalaman rumah 
beliau di Jalan Diponegoro, rumah dinas beliau sebagai Gubernur BI. 
Saya bermain pandu2an (belum ada Pramuka) dengan anak2 pak 
Syafruddin, dan teman2 lain. Saya sangat bahagia dalam kepanduan itu, 
walau kerepotan harus berdoa Alfatihah sebelum menaikkan bendera. 

Disana saya alami kerukunan antar agama. Kalau pelatih kami sakit 
(orang Makassar), maka datang pelatih kepanduan, wanita, dari Pandu 
Katholik. Tak lama kemudian, karena Masyumi dibubarkan, maka 
kepanduan Islam (PII) juga bubar. Pak Syafruddin menjadi PM PRRI. 
saya meneruskan kegiatan kepanduan di Pandu Rakyat, dibawah pimpinan 
pak Husni Mutahar. Ayah memasukkan saya kekepanduan ini, karena ayah 
dekat dengan tokoh2 Masyumi, walau ayah adalah Ketua Umum PNI dimasa 
perjuangan (197-1949). Tak ada dikotomi nasionalis - agamawan. Belum 
ada.

Demikian juga dengan putera Minahasa, pak col. Kawilarang, pendiri 
RPKAD (kini KOPASSUS).Beliau sangat berjasa dalam perang kemerdekaan. 
namun beliau tak setuju dengan politik pemerintah menghadapi tanah 
leluhur beliau, Minahasa, yang kala itu bergolak dengan mendirikan 
Permesta.

Saya sangat merindukan suasana kala itu, tahun 50an sampai 60an awal, 
dimana rasa kebangsaan sangat kental. Agama apapun, suku apapun, 
merasa erat satu bangsa. Tak ada rasa benar sendiri, atau rasa unggul 
karena agama tertentu. Karena suku tertentu. Banyak tokoh2 berhjasa, 
tak lagi diakui sebagai pahlawan, semata karena menentang pemerintah 
yang berkuasa, bukan menentang ibu Pertiwi.

Dan para pahlawan, adalah pahlawan, apapun yang terjadi.

salam

RMDH






--- In [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] wrote:
> 
> bung Robertus
> 
> Sukarno pada zamannya sangat  ...  sangat  ....  sangat berpengaruh
> beliau berani membuat suatu blok besar yakni non blok
> yang mengetengahi antara blok  sovyet dan usa.
> 
> nah pengaruhnya ini yang membuat soekarno dianggap
> sebagai Hitlernya  asia apalagi buat lawan-lawan politiknya.
> 
> kata-kata pahlawan  tergantung dari mana kita memandang,
> kalau pangeran diponegoro di angkat sebagai pahlawan
> nasional oleh indonesia  maka oleh belanda di anggap sebagai
> pemberontak.  sehingga anggapan pahlawan itu tergantung
> apakah kita diuntungkan atau dirugikan   .....
> 
> pertanyaan kita mengani case Sarifudin Prawiranegara,  apakah beliau
> pahlawan atau bukan ? karena  peran beliau sebagai
> kepala pwmweinrHn darurat di sumatera  ...sorry ini agak
> menyimpang ....    tapi relevan dengan case pahlawan atau
> tidaknya seseorang  ....
> 
> tapi mungkin pahlawan itu di tentukan oleh waktu  ....???
> 
> suharto  bagi orang-orang yang sejalan dengan politik beliau
> dianggap sebagai pahlawan dan bagi yang berseberangan
> dianggap sebagai pengkhianat, bukan ?
> 
> memang sulit menentukan kepahlawanan dalam bidang
> politik  ...???  tapi dalam sejarah, seharusnya peranlah
>  yang menentukan pahlawan bukannya seseorang  ....
> 
> 
> salam
> yustam.
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Maaf terus terang saya punya keheranan yang sama dengan Satrio
> Arismunandar. Cerita anda mengenai Suharto sangat aneh dan jauh dari
> kenyataan.
> 
> Istilah anda Sukarno itu Hitlernya asia juga sangat aneh. Bung 
Karno itu
> melakukan kesalahan cukup fatal juga, tapi kalau anda sampe 
mengatakan BK
> itu Hitlernya Asia dan Suharto adalah pahlawan.
> 
> Walah walah... Astagafirullah!!!!
> Mahatir saja barusan mengatakan bahwa dia tidak lah sebesar 
Sukarno. Ini
> ada rakyat Indonesia bicara seperti itu.
> 
> Maaf Mas Yustam, saya heran anda belajar sejarah dari mana??
> 
> Wassalam
> BB
> 
> 
> [EMAIL PROTECTED] wrote:
> +++kalau kenyataan sejarah demikian mengapa supersemar
> sampai sekarang masih bersifat ghoib tidak tahu kemana
> rimbanya, mengapa soekarno sebagai presiden seumur hidup
> tidak dapat berbuat apa-apa dan membiarkan suharto lenggang
> kangkung menetapkan dirinya sebagai presiden.
> Pertanyaan lainnya adalah apa tanggapan negara adikuasa
> kalau seandainya soekarno masih tetap di biarkan tanpa diisolasi
> (bisa saja soekarno di ajukan ke mahkamah international oleh
> negara adikuasa karena sepak terjangnya, yang dikenal sebagai
> Hitlernya Asia) dan bagaimana mungkin suharto bisa memerintah kalau 
masih
> ada orang yang berpengaruh yang tetap membayangi kekuasaannya
> yang kemungkinan besar  akan menimbulkan suatu gejolak dari
> pengikut setianya.+++
> 
> 
> Satrio:
> Bahwa Suharto ada jasanya, tentu. Bahwa keluarga
> Suharto menerapkan KKN besar-besaran, sudah diketahui
> semua orang. Bagaimana Suharto bisa memperbaiki
> moralitas bangsa, jika ia tak sanggup mengontrol
> kelakuan dan moralitas anak-anaknya sendiri? ***
> 
> Yustam:
> memang dalam dunia politik kita tidak tahu siapa
> yang lebih bermoral, buktinya sampai sekarang moralitas
> anggota dpr masih perlu dipertanyakan dengan adanya
> perseteruan untuk memimpin komisi-komisi di dpr,
> komisi adalah  kata sakti yang sekarang maknanya
> menjadi olok-olok yang cenderung negatif.  ++++
> 
> Satrio:
> Suharto dijatuhkan oleh gerakan rakyat, yang sudah
> muak dengan KKN dan kekuasaan otoriter di tangannya.***
> 
> Yustam:
> bisa saja soeharto bermain untuk menjatuhkan dirinya
> karena ambruknya perekonomian indonesia. dan suharto melihat
> ke depan dalam berpolitik sebagai jawaban terhadap krisis
> kepemimpinan sesudah suharto, karena beliau tahu betapa tidak
> senangnya sebagian rakyat RI terhadap Habibie sebagai orang
> yang dipercaya dapat membawa perubahan terhadap mandeknya
> ekonomi indonesia.  terbukti dengan semakin kuatnya perekonomian
> indonesia pada saat pemerintahannya.  cuma sayang megawati
> mengganjal  laju pemerintahannya dengan alasan timor-timor
> padahal sekarang terbukti bahwa keputusan habibie ternyata
> benar dan memberikan dampak positif terhadap pembiayaan
> perekonomian indonesia.
> jadi bukan gerakan rakyat yang menjatuhkan suhato tapi
> perekonomian, gerakan rakyat sih  cuma kepanjangan tangan
> suharto agar pihak luar mengerti bahwa rakyat indonesia
> masih dalam keadaan krisis politik untuk bisa sedikit
> melupakan utang indonesia
> coba anda bayangkan bagaimana bisa suharto memerintah dengan
> penjadwalan utang yang ditandatangai di hadapan ketua IMP
> yang berpeluk dada melihat suharto menandatangi berita
> acara tersebut ?  +++
> 
> 
> salam
> yustam
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ______________________________________________________________
> 
> Disclaimer :
> This email and any file transmitted with it are confidential and are
> intended solely for the use of the individual or entity whom they 
are
> addressed, if you are not the original recipient, please delete it
> from your system. Any views or opinions expressed in this email are
> those of the author only.
> ______________________________________________________________








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke