Warta Berita - Radio Nederland, 04 November 2004


KEMENANGAN BUSH DAN KEKHAWATIRAN PADA KONSERVATISME

Kemenangan George W. Bush dalam pemilihan umum di Amerika Serikat,
berarti menguatnya konservatisme kanan di negara Paman Sam ini.
Menurut seorang Amerika yang sangat paham situasi Indonesia, ini bisa
mengakibatkan malapetaka besar. Lebih dari itu, katanya, kalangan
Islam radikal akan bersorak sorai menyambut kemenangan Bush. Salah
seorang yang prihatin dengan perkembangan ini adalah wartawan senior
Goenawan Mohamad. Berikut Mas Goen, demikian panggilan akrabnya,
menuturkan kekhawatirannya itu kepada Radio Nederland.

Goenawan Mohamad [GM]: Iya, tidak mengherankan, rakyat Jerman juga
mendukung Partai Nazi di tahun 1932. Maksud saya, ketika patriotisme
dikobar-kobarkan, xenophobia ditularkan, kepastian moral diutamakan,
militerisme dijadikan jalan yang ulung, itu yang terjadi. Saya sedih
karena pengaruhnya akan besar ke dunia. Dan kita kena getahnya.

Radio Nederland [RN]: Seperti apa itu Mas Goen getah yang akan
mengenai kita?

GM: Begini. Pertama ini menunjukkan bahwa sebuah negara demokrasi
yang paling tua dan paling membanggakan dirinya sebagai pelopor
demokrasi, dan dia bisa dianggap sebagai tauladan, ternyata jatuh
dengan mudah, ke dalam suara yang sangat dipengaruhi oleh keyakinan
agama, di dalam politik. Dan ditentukan oleh
pertimbangan-pertimbangan suatu nilai-nilai Kristen kanan yang dapat
berpengaruh bagi politik luar negeri. Seperti misalnya problem di
Palestina.

Saya kira kaum Evangelist Kristen di Amerika tidak menghendaki
perdamaian di Palestina. Dan itu akibatnya akan menjadikan alasan
yang baik bagi kaum fundamentalis Islam untuk meniru atau membalas.
Dan anda tahu apa yang akan terjadi dengan demikian. 

RN: Maksudnya ini kalangan fundamentalis Islam juga akan mendapat
kesempatan gitu Mas Goen?

GM: Iya, akan melihat sebagai contoh. Ini bahwa, pertama ya, masalah
hukum dan kenegaraan itu tidak bebas nilai agama dan karena itu agama
yang mayoritas akan bisa menentukan. Kedua, persoalan di Palestina
tidak akan dapat diselesaikan dengan damai selama politik luar negeri
Amerika dipengaruhi oleh kaum Evangelist Kristen, fundamentalis lagi,
yang menganggap bahwa ini ajaran agama menghendaki suatu Armagedon di
Timur Tengah.

Dan kalau itu dijalankan separuhnya saja seperti yang sekarang, maka
alasan bagi orang-orang seperti pengikut Osama bin Laden makin keras,
bahwa Amerika memang tidak menghendaki keadilan di sana. Anda ingat
bahwa dalam pesan terakhir Bin Laden, dia menyebut Palestina dan
Lebanon.

Memang seperti dikatakan Blair sebetulnya, Blair paling tepat melihat
persoalan di sini, meskipun saya tidak setuju dia ikut perang Irak,
bahwa persoalan yang paling urgen sekarang ini adalah Timur Tengah.
Dan itulah perdamaian di Palestina, keadilan bagi rakyat Palestina,
itu yang menyebabkan terorisme berkecamuk. Orang Amerika tidak
memperdulikan ini dan menganggap bahwa terorisme itu hanya akibat
dari fanatisme Islam. 

RN: Dan itu yang berdampak bagi kita di Indonesia, Mas Goen ya?

GM: Ya berdampak bagi kita di Indonesia, pertama karena di Indonesia
sendiri kan ada pemikiran bahwa ajaran agama, syariah agama,
nilai-nilai agama itu lebih unggul daripada suatu negara yang plural,
yang tidak memihak pada salah satu agama. Sekarang Amerika sendiri
kan memihak pada semangat Kristen kanan. Jadi mengapa Indonesia tidak
mungkin begitu?

Kedua ya pengaruh yang lain, imbas dari terorisme internasional yang
diakibatkan oleh sikap Amerika dalam mengabaikan keadilan di Timur
Tengah. Kan kita juga kena dengan terorisme itu.

Saya takjub melihat bagaimana orang Amerika sangat hanya menilai
dirinya sendiri dan ini yang terjadi di Jerman tahun 1932 saya kira,
dengan derajat yang berbeda.

RN: Ini seorang Amerika yang tahu banyak tentang Indonesia mengatakan
bahwa ini bisa merupakan malapetaka yang luar biasa, dan juga
kalangan teroris akan bersorak sorai. Jadi orang-orang yang cinta
demokrasi, terutama di Indonesia, juga seperti Mas Goen ini
tampaknya, sedih.

GM: Sangat sedih. Saya kira temen-temen saya di Amerika juga
demikian, yang menentang Bush ya, dan tahu apa akibatnya ini semua.
Teman-teman saya mungkin akan, kalau berjalan di suatu tempat di luar
negeri akan dibunuh. Karena dianggap orang Amerika semua bersalah
sekarang.

Saya dua kali melihat dalam pertemuan, di Singapura dan di Melbourne.
Dalam satu seminar, seorang pembicara Amerika memulai pidatonya
dengan I apologize for my government. Sekarang apakah harus dikatakan
juga I apologize for my people, apakah bisa itu?

Problem besar di Amerika ini sekarang adalah bahwa pertarungan di
dalam pemilihan umum sekarang adalah pertarungan nilai-nilai dan
kalau pertarungan nilai-nilai maka, pertama, seberapa jauh mekanisme
politik itu bebas dari nilai-nilai sehingga ada keadilan. Sesuai
dengan kalangan liberal di sana berpikir.

Kedua, di dalam konflik nilai-nilai ini, apakah mereka yang menentang
imperialisme Amerika dan sikap imperialistik Amerika, di Amerika
sendiri mereka yang memilih Kerry karena alasan membenci Bush,
sekarang akan mengatakan juga let bygone be bygone. Apakah bisa itu? 

Bahwa ini mempertanyakan kembali seberapa jauh demokrasi bisa
melahirkan kebebasan. Ini yang saya katakan hampir sama dengan yang
terjadi di Jerman tahun 1932, ketika rakyat Jerman memilih Partai
Nazi, sama dengan rakyat Gujarat memilih pemerintahan fundamentalis
Hindu. Ini sama. Dan kalau ada pemilihan umum di Irak nanti, mungkin
kaum Syiah yang ingin menjalankan syariat Islam juga akan menang.

Lalu persoalannya apakah demokrasi akan menjamin civil liberties,
hak-hak kemerdekaan yang bisa dijalankan oleh semua orang. Juga dia
yang tidak percaya pada agama itu. Dan pemilihan umum di Amerika ini
kan bukan hanya kemenangan Bush. Ini kemenangan Partai Republik di
Capitol Hill. Lalu mereka nanti akan memilih anggota-anggota Mahkamah
Agung yang konservatif. Jadi bukan hanya kemenangan empat tahun,
kemenangan 40 tahun.

RN: Dengan kata lain, demokrasi bukan segala-galanya, karena
demokrasi tidak menjamin kebebasan individu, begitu Mas Goen?

GM: Di Amerika kan ada lembaga Civil Liberty Union, menjaga hak-hak
warga itu. Sekarang itu akan problem, karena akan tidak dapat
dukungan kan. Dan Guantanamo akan diteruskan, praktek itu. Dan ini
kan praktek yang dilakukan oleh orde baru di pulau Buru. Itu nanti
akan dicontoh bahwa demokrasi yang dibawakan oleh orang Amerika
menghasilkan pulau Buru, Guantanamo.

Memang betul. Teman Amerika tadi betul. Suatu malapetaka. Kita baru
berbahagia dengan proses demokrasi di Indonesia, sekarang kita
menjadi masygul melihat proses demokrasi di Amerika. 

India dan Amerika menunjukkan bahwa mereka dengan pendidikan yang
tidak setinggi di Amerika, dapat melihat mana pemimpin yang gagal.
Yang berbohong. Di Amerika, saya tidak tahu bagaimana rakyat tidak
tahu bahwa Bush berbohong dan gagal di Irak, dan gagal mengganyang Al
Qaida. Sebuah negara yang mempunyai universitas terbagus di dunia.
Sebuah negara yang informasinya sangat menyebar. Bagaimana itu bisa
terjadi?

RN: Ada yang mengatakan, kebanyakan rakyat Amerika itu ignorance,
enggak mau tahu apa yang terjadi di dunia.

GM: Itulah mentakjubkan. Tapi kan mereka harusnya tahu bahwa Bush
berbohong? Bagi saya menakjubkan sekali. Karena ini bukan rakyat yang
buta huruf. Apa yang terjadi sebetulnya pada masyarakat Amerika?

Tapi kita sebetulnya tidak bisa mengeluh saja. Saya kira sekarang
perlu ada gerakan internasional menghadapi imperialisme Bush. Semacam
gerakan perdamaian yang dulu ditegakkan di tahun 1930an dan sampai ke
1950an. Meskipun pada waktu itu dimanipulasi oleh Partai Komunis.
Tapi sekarang bisa saya kira ditegakkan suatu gerakan perdamaian.
Gerakan perdamaian yang mencakup juga bukan hanya menangkal doktrin
pre-emptive strike dari kaum neo-konservatif di Amerika, tetapi juga
menentang persenjataan nuklir yang dihidupkan lagi. Itu juga membela
hak-hak manusia, dari perlakuan sewenang-wenang pemerintahan macam
Amerika. Anda kan tahu bahwa beberapa tahanan di Irak atau di
Guantanamo bukan saja tidak diadili, tapi juga kadang-kadang dikirim
ke negara lain di mana penyiksaan itu tidak punya akibat hukum.

Kalau di Eropa pretensi besar dari oposisi ini, orang tidak bergerak,
Eropa juga akan bersalah, ikut bersalah. 

RN: Iya, itu yang dikhawatirkan Mas Goen, karena kan berbeda dengan
misalnya zaman tahun 1930an, yang begitu berkobar-kobar menggebu-gebu
penuh semangat revolusioner, sekarang kan elannya lain.

GM: Betul. Jangan-jangan akan memberi angin juga kepada kaum kanan di
Belanda, di Eropa. Di Israel, kaum kanannya sekarang ini kan
bermusuhan dengan kaum kanannya agama kan, Islam. Yah, malanglah bagi
mereka yang akan hidup menjalani masa depan ini dengna penuh problem
yang ditimbulkan oleh Amerika.

Demikian wartawan senior Goenawan Mohamad.




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke