free-election yg menjadi ciri khas demokrasi memang
memiliki beb. nilai minus. salah satunya adalah
terangkatnya 'tokoh populer' yg bisa saja tidak
mumpuni, tidak pinter, tidak bernurani. dan ini
('salah'nya rakyat dalam memilih calonnya) tidak
jarang terjadi terutama di negara2 berkembang seperti
kita termasuk juga di india. di india, sudah lebih
dari 100 hari pemerintahan baru, tp tidak berhasil
mengegolkan keputusan yg disepakati oposisi. bedanya,
sistem parlementer yg dianut india memungkinkan golnya
keputusan di parlemen tanpa oposisi, krn. sudah
memenuhi syarat. tapi intinya, sikap penentangan buta
kelompok partai oposisi itu sangat politis dan tidak
peduli kepentingan umum.

di indonesia, tokoh2 selebritis dan preman yg populer
bisa mengalahkan tokoh2 pintar yg umumnya tidak
populer krn. memang tidak 'glamor'. nah, kalau tokoh
politik yg pintar (tp tdk bernurani) saja bisa
bersikap 'asal tidak setuju' bagaimana dg mereka2 yg
dari kelompok politisi preman dan selebritis yg 'tidak
tahu menahu apa gunanya mereka duduk2 di kursi
senayan' itu kecuali menikmati fasilitas negara?

namun demikian, sambil jalan, saya tetap optimistik dg
sistem demokrasi. krn. ia akan memberi jalan pada
orang2 terbaik bangsa ini untuk tampil. asal, dlm
waktu yg sama, pendidikan bangsa ini terus
ditingkatkan. sebab kalau tidak, tidak usah aneh kalau
pemilu2 mendatang orang semacam INUL yg suka ngebor
itu justru akan menjadi PRESIDEN. Hidup Inul! :)

salam winter,


--- Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> SUARA PEMBARUAN DAILY
> Forum
> 
>
http://www.suarapembaruan.com/News/2004/11/05/index.html
> 
> 
> SUARA PEMBARUAN DAILY
> Forum
> 
> Anggota DPR Makan Gaji Buta
> 
> 
> KEINGINAN rakyat berbeda dengan keinginan wakil
> rakyat. Mayoritas rakyat 
> menghendaki Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi
> presiden, sedangkan wakil 
> rakyat yang mendukung SBY, minoritas. Akibatnya
> seperti sekarang, terjadi 
> kekisruhan di DPR karena perebutan ketua komisi dan
> badan yang ada di 
> lembaga terhormat itu.
> Dalam berdemokrasi, perbedaan pendapat adalah hal
> biasa. Jika tidak sepakat, 
> tidak ada jalan lain harus diambil keputusan melalui
> voting. Kalau voting, 
> suara terbanyak pasti menang. Itu yang terjadi dalam
> pemilihan presiden dan 
> wakil presiden, suara terbanyak diperoleh pasangan
> Susilo Bambang 
> Yudhoyono-Jusuf Kalla, oleh karena itu mereka menang
> dan menjadi presiden 
> dan wapres periode 2004-2009.
> Kubu Koalisi Kebangsaan yang menjadi mayoritas di
> DPR terdiri dari Fraksi 
> Partai Golkar (F-PG), Fraksi PDI-P, Fraksi
> Kebangkitan Bangsa (F-KB), Fraksi 
> Bintang Reformasi (F-PBR) dan Fraksi Partai Damai
> Sejahtera (F-PDS). 
> Sedangkan kubu Koalisi Kerakyatan yang minoritas
> terdiri dari Fraksi Partai 
> Demokrat (F-PD), Fraksi Partai Keadilan Sejahtera
> (F-PKS), Fraksi Bintang 
> Pelopor Demokrasi (F-BPD), Fraksi PAN dan Fraksi
> PPP.


=====
Mario Gagho
Political Science,
Agra University, India


                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Check out the new Yahoo! Front Page. 
www.yahoo.com 
 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke