Salam,

Kualitas pendidikan di Indonesia kian memprihatinkan. Ini terlihat dari melorotnya 
posisi Indonesia dalam Indeks Pembangunan Kualitas Sumber Daya Manusia (human 
development index) yang dikeluarkan Program Pembangunan PBB (UNDP) tahun 2004 ke 
posisi 111. Tahun 2002 lalu, Indonesia menduduki peringkat 110. 

Humas Koalisi Pendidikan Iwan Hermawan mengatakan, kualitas SDM Indonesia berada 
dibawah kualitas SDM beberapa negara anggota ASEAN, seperti Singapura, Brunei 
Darussalam, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Artinya, di tingkat ASEAN, kualitas SDM 
penduduk Indonesia hanya mengungguli Vietnam dan Kamboja. 

Koalisi Pendidikan menilai, memburuknya kualitas pendidikan nasional tidak lepas dari 
praktik penyimpangan penyelenggara pendidikan, mulai dari tingkat Depdiknas hingga ke 
tingkat sekolah. ��Indikasinya adalah hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan dan 
Pembangunan (BPKP) tahun 2003 yang menempatkan Depdiknas di posisi atas pada daftar 
penyimpangan anggaran,�� kata Iwan. 

Iwan menuturkan, hasil penelitian Indonesian Corruption Watch (ICW) pada institusi 
sekolah pada tahun 2004 menemukan sekurangnya ada 30 jenis pungutan yang dibebankan 
pada orang tua siswa. ��Umumnya pungutan itu masuk ke kantong kepala sekolah dan dinas 
pendidikan,�� ungkap Iwan dalam keterangannya, kemarin. 

Untuk mengurangi penyelewengan di lingkungan pendidikan, Koalisi Pendidikan mendesak 
Mendiknas untuk mengambil kebijakan transparansi kebijakan dan proyek di Depdiknas, 
dinas pendidikan dan sekolah ke masyarakat. ��Selain itu, Mendiknas harus 
memberlakukan sanksi kuratif berupa tindakan tegas terhadap pelaku penyelewengan 
anggaran mulai dari Depdiknas hingga tingkat sekolah,�� ujarnya.

Sementara itu, dalam 100 hari pertama Kabinet Indonesia Bersatu, Mendiknas Bambang 
Sudibyo berencana menghapus pelaksanaan Ujian Akhir Nasional (UAN) dan bentuk-bentuk 
monopoli di lingkungan pendidikan, seperti pengadaan seragam sekolah, buku ajar dan 
sepatu. Selain itu, Depdiknas juga berencana menghapuskan pelaksanaan Ujian Akhir 
Nasional (UAN) dan menggantikannya dengan ujian masuk sekolah.

Koalisi Pendidikan merupakan koalisi berbagai organisasi kemasyarakatan yang peduli 
pada pendidikan nasional, diantaranya Federasi Guru Independen Indonesia (FGII), 
Indonesian Coruption Watch (ICW), Nation Education Watch (NEW) dan Lembaga Bantuan 
Hukum (LBH) Jakarta.

Link: http://www.riaupos.com/sites/content/view/3909//

RG Nur Rahmat <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Pendidikan di Indonesia benar-benar sedang dalam "DARURAT MILITER"

Kesalahan kita ada di kurikulum atau di pelaksanan mas?

Yang termasuk top of the best saja termasuk juru kunci, bagaimana yang tidak best of 
the top, dan sebagainya.

Mungkin hmereka hanya memenuhkan statisik saja.


* * * * *
Zamhasari Jamil
Pelajar Islamic Studies
Jamia Millia Islamia - A Central University
New Delhi - India 110 025
Email: izamsh@ yahoo.com
Website Kampus : http://www.jmi.ac.in
 
 

 











                        
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Check out the new Yahoo! Front Page. www.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke