foto : Suha, istri Arafat

Dunia Arab itu sungguh ruwet. Sekelompok manusia ini mengatakan tidak
akan ada
perdamaian didunia bilamana perseteruan antara Palestina dan Israel itu
belum
tuntas dan beres. Alangkah buntunya permintaan seperti demikian.

Manusia dari Palestina itu tidak tahu batas. Sejak dari tahun 1948,
mereka menga-
ngakan mulut untuk dikasih makanan dari lembaga Internasional seperti
PBB dsb.

" Bagaimana saya akan kasih makan pak ! Anak saya dua belas, suami tidak
punya
kerjaan. Lihat foto anak-anak saya ini pak !" kata seorang ibu
Palestina, sambil ber-
sungut-sungut terhadap wartawan asing. Sepertinya si wartawan itu
diharuskan ber-
tanggung jawab terhadap si ibu yang punya anak belasan itu.
Wong...vagina milik
sendiri dan suaminya koq.

Si ibu palestina yg montok dan berjilbab hitam itu merasa masih tetap
tidak beruntung.
Bagi kita yang hidup dilingkungan dunia ketiga seperti Indonesia, tahu
apa itu yang
disebut kemiskinan. Tapi bila dibandingkan dengan kehidupan Palestina,
kita itu akan
merasa iri.

Kucuran uang dana dari negara donor Eropa sampai hari ini ngucur dengan
derasnya
ke negara Arafat ini. Di gossipkan oleh kalangan Palestina sendiri, ada
uang dengan
sejumlah 800 juta dollars itu lenyap dari peredaran. Padahal ang itu
berupa donor utk
rakyat Palestina.

Sebagai orang Palestina,  kehidupan sehari-hari itu terjamin. Apartemen
tidak usah
membeli, ada sejenis pembagian yang sepertinya turun dari langit.
Perabotan rumah
tangga untuk apa menyicilnya. Mau perlu apa...sofa ? TV ? Lemari es ?
Perlu terigu ?
Perlu beras ? Perlu daging dan lauk pauknya yang lain ?

Nasib arab didunia tidak itu samasekali tidaklah se-sengsara pak Udin
yang hidup
dilereng gunung gede itu. Sebagai arab, kalau tidak punya sumur minyak,
ya ada
sapi perahan...Eropa. Bisa hidup subur, makmur loh jinawi. Beres.

Ambil contoh sepertu " fisrt lady" negara Palestina itu, Suha Arafat.
Pada suatu hari itulah
seorang petugas yang bekerja sebgai pemantau uang yang sliweran diantara
nasabah
bank, agar jika ada check yang jumlahnya diatas sekian ribu euro, harus
lah di pantau
karena siapa tau ada uang teroris atau uang narkotik dan sebagainya.

Si petugas matanya melotot karena ada satu kucuran uang pada account
seseorang
yang tinggalnya di kota Paris dengan sejumlah 80 ribu euro. Selidik
punya selidik, si
empunya account itu bernama Suha Arafat.

Bukan rahasia lagi dan semua orang mengetahui bahwa  pemimpin Palestina
itu koruptor.
Lantas balik pada topik yang maha penting dan sangat rawan itu seperti
ditulis sebelumnya:

Bagaimana bisa-bisanya bahwa  keamanan dunia itu tergantung situasi
Palestina ?

_____________________________
http://indonews.free.fr


[Non-text portions of this message have been removed]






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke