***Kemajuan ekonomi di Tiongkok susah dipertahankan karena makin banyak 
civil unrest di sana. Produk2 Tiongkok yang membanjiri dunia kebanyakan 
produk murahan (karena tenaga kerja murah dan subsidi expor). Apakah 
penerimaan devisa dari produk2 murah ini bisa tutupi kenaikan harga BBM ? 
Sangat meragukan.

Sedikit gambaran saja.

Memang betul produk cina itu ada bermacam-macam tingkat kwalitasnya dan 
tergantung harganya pula. Ada pula yang sudah menembus pasaran international. 
beberapa waktu lalu kami sempat kaget, barang 2 elektronik dgn merek Chang 
Hong, yang suka diplesetkan Kang Kung, yang terkenal murah itu sempat kami 
masuk ke website mereka, alamak ternyata teknologinya maju juga. ( cobalah anda 
masuk ke website mereka ).
Disamping itu kalau saudara memperhatikan barang2 elektronik, hp, charger hp,  
translator bahasa jepang, kalkulator dll. mereknya boleh merek jepang, atau 
lain. tapi tertulis make in china. itu artinya apa ??? karena mereka telah 
berhasil mengundang investor asing untuk menanamkan modalnya di negeri tirai 
bambu ini. 

Disamping itu barang2 produk cina juga sudah banyak masuk ke pasaran dunia, 
malah hadiah dari Mc. D yang berupa boneka, Cendera mata Disnyland (tokyo ), 
dll juga made in China. Apalagi di jepang ( kebetulan kami baru dari sana 
itupun ABIDIN / Atas BIaya DINas ) banyak barang barang yang made in china dan 
murah meriah.  Mungkin saudara Taruna pasti mengetahuinya. Malah perusahaan 
induk kami sudah membuka 3 pabrik gede2 an di sana. Amrik sudah teriak2, Total 
nilai Export mainan dari Cina ke Amrik lebih besar dari total export amrik ke 
cina. 

Seperti Mocin, bukan tidak mungkin suatu hari mereka akan melakukan reverse 
engineering sehingga menghasilkan produk2 yang bemutu, contohnya Acer dr 
Taiwan. Produk2 Logitech juga made in china. apalagi dengan jumlah mahasiswa 
cina yang berada di Amrik, " From: Taruna Ikrar  To: [EMAIL PROTECTED]  
Sent: Friday, November 12, 2004 6:27 PM Subject: Re: [ppiindia] Tahun ini ada 
tambahan 79,736 mahasiswa India di Amerika ** China 61,765 (down 4.6%) ** " 
bukan tidak mungkin hal itu akan terjadi.

Kalau saudara memperhatikan, barang-barang merek jepang, banyak sudah yang made 
in Malaysia or Thailand. Malah Shampoo dari P&G yang beredar di Indonesia, juga 
dari Thailand. Malah Bosh ( dr Jerman ) mensupply lampu depan ke pabrik Mobil 
di Jepang dengan tulisan Made in Malaysia. 

Memang, Cina sekarang sudah berbeda dengan cina dulu, sejak diadakan reformasi 
besar2an ( Koruptor di hukum mati, kemudahan investasi, buruh yang tidak 
ngeyel, infrastruktur di bangun, produktivitas yang tinggi ). para investor 
berbondong2 berdatangan ( pabrik mobil juga ) . belon lagi rakyatnya yang 
seabrek yang menggiurkan untuk pasar domestiknya.

Kenapa kita tidak coba belajar dari mereka, kami pernah diskusi sama rekan 
kami, untuk Asia tenggara, kita masih memiliki postensi yang besar. Jumlah 
penduduknya, lahanya, sumber daya alamnya. Memang hari ini kita masih kalah 
sama Thailand dalam menarik investor, gaji rata-rata karyawan pabrik di sana 
adalah 5.000 Baht, atau setara dengan 1.250.000 juta rupiah, kalau pelayan toko 
sekitar 4.000 baht tapi suatu hari mereka pasti akan kekurangan tenaga kerja 
yang akan berdampak dengan kenaikan upah kerja ( market vs demand ). Untuk itu 
Indonesia, masih pumya kesempatan untuk Come Back dalam menarik investor asing, 
selama kita bisa melakukan perubahan2. dan meruruk kami itu bukan semata2 tugas 
dari pemerintah kita, tapi merupakan tugas dari seluruh bangsa Indonesia, Insya 
Allah.

Apabila ada pandangan dan pendapat kami yang salah, mohon di koreksi.

salam,

budiman



  ----- Original Message ----- 
  From: Taruna Ikrar 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Friday, November 12, 2004 6:29 PM
  Subject: Re: [ppiindia] Fwd: JASP, JK, GRUP SALIM - was re: Jusuf Kalla: Saya 
Tidak Benci Orang Cina


  Benar Pak,
  Jadi kapan Indonesia /pengusahanya bisa maju?, maju tak gentar kali ya.....

  Taruna Ikrar
  Niiigata University, Japan

  "Wilson K." <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

  --- In [EMAIL PROTECTED], "Holy Uncle" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  --- In [EMAIL PROTECTED], JASP <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  >Patut diketahui ... negara yang ekonominya paling maju saat ini ialah
  Cina  
  >... pembangunan luar biasa hebatnya, produknya bersaing diseluruh
  penjuru  
  >dunia ... pengusahanya kagak cengeng ... merindukan KREDIT tanpa
  agunan ... 
  >  pengusaha Ciba dikenal ulet, mandiri, pekerja keras, cerdik dan  
  >berpengalaman .... Cina-pun mampu bersaing didunia apapun juga .... ini  
  >yang harus ditiru pengusaha bangsa kita .... bukan cuma promo  
  >GOBLOK-GOBLOKAN ..... stop menjadi cengeng ... berkreasi dan
  berkompetisi  
  >... sebab BISNIS adalah KOMPETISI dan KEULETAN serta PENGALAMAN ...
  BENER  
  >NGGAK SIH ?

  ***Kemajuan ekonomi di Tiongkok susah dipertahankan karena makin banyak 
  civil unrest di sana. Produk2 Tiongkok yang membanjiri dunia kebanyakan 
  produk murahan (karena tenaga kerja murah dan subsidi expor). Apakah 
  penerimaan devisa dari produk2 murah ini bisa tutupi kenaikan harga BBM ? 
  Sangat meragukan.

  ***Grup Salim dan Ciputra memilih berkembang di India, langkah betul dan 
  pasti menguntungkan. Sudah waktunya mereka dan grup2 lain pelajari
  menanam 
  modal di Ceko, menggedor pintu masuk ke EU.

  ***JK cuma seorang wapres, hidup dan bergerak dibawah bayangan
  presiden SBY. 
  Anda bilang dia promo Goblok2an, kenapa anda seorang pinter takut sama
  orang 
  goblok ? Hentikanlah serangan2 pada pribadi siapapun.
  --- End forwarded message ---







[Non-text portions of this message have been removed]






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke