Dik Dicky sayang,
Gimana rasanya menghirup udara orang-orang kafir di situ? Gimana rasanya
makanan orang kafir di situ? Gimana rasanya cari nafkah di negeri kafir situ?
Ealah, sampeyan ini nampaknya mbayar pajak juga ya di situ. Pajaknya buat
mbayar orang-orang kafir di situ supaya sampeyan bisa hidup nyaman. Tapi kalau
sampeyan merasa ndak nyaman, saya dukung sepenuh hati kalau sampeyan mau
pulang. Kalau perlu mampir dulu ke irak, afghanistan, palestina, atau
tempat-tempat lain yang menurut anda perlu dikunjungi untuk mendata berapa
biaya yang digunakan amerika untuk menghancurkan negara-negara itu.
Saya juga ndak suka kok sama kebijakan luar negri amerika yang kafir itu,
meskipun saya juga kafir. Meskipun sama-sama kafir, saya ndak juga tersinggung
kalau amerika dihujat. Amerika juga ndak tersinggung kalau saya dihujat.
Kang Letug sudah menunjukkan label yang tepat bagi negara kita yang sedang
mengalami 'mati rasa' ini.
Banyak hal yang perlu dilakukan di negeri sendiri. Salah satunya adalah nyaur
utang kepada negara-negara kafir yang meminjamkan dana kepada kita. Berapa? 400
triliun? Sampeyan tahu itu sebanyak apa? Sampeyan tahu itu bagaimana
melunasinya? Ngapain ngurusin rumah tetangga kalau rumah tangga sendiri
morat-marit?
Sampeyan perlu sinau dulu tentang prioritas; cari guru yang masuk akal supaya
bisa menjawab masalah. Segitu dulu ya Dik Dicky, kalau sampeyan masih punya
energi ekstra, mari ikut gotong-royong membangun rumah tangga kita sendiri.
Tapi tolong bom bunuh dirinya nggak usah dibawa. Ndak usah nakut-nakutin juga.
Seyem ah...
Kata Ian Antono melalui Achmad Albar -God Bless- rumah kita lebih penting
daripada rumah orang lain, meskipun tanpa bunga anyelir, karena rumah kita
adalah rumah sendiri... ihik. Lucu deh Kang Achmad ini.
Salam kangen buat Dik Dicky [ndak jadi pergi to?]
Al-Kafirun
dicky riyadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mohon bantuan Mas Danardono, berapa trilyun yg dibelanjakan Amerika untuk
membunuh orang Irak di Falluja..... Afganistan...., Palestine.....,
---mohon maaf angkara murka sampeyan saya hapus, karena ndak diperlukan oleh
republik ini, ihik---
---------------------------------
Do you Yahoo!?
The all-new My Yahoo! � Get yours free!
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/