Setelah lama gregetan dengan perdebatan yang tidak berguna ini, saya akhirnya merasa harus memberikan pendapat.
Apabila anda menempatkan agama sebagai partai politik, begitulah jalan pikiran anda, serba curiga dan semuanya ditakar dengan ukuran 'take and give'. Sungguh menyedihkan apabila agama akhirnya direduksi 'hanya' sebagai bagian dari perkubuan, bagian dari dikotomi, kami dan bukan kami. Saya pribadi tidak menyukai lembaga yang namanya agama, karena agama apapun cenderung untuk terjebak dalam dikotomi pemeluk dan bukan pemeluk. Bahkan yang pasti saya tahu, Yesus tidak pernah mendirikan agama dan tidak pernah menyebut kosa kata 'kristen' atau 'nasrani' atau kosa kata apapun yang sering dipahami sebagai 'al kafirun'. Agama terlalu mudah untuk direduksi dan dipolitisir menjadi sekelas partai politik atau ormas yang ujung2nya adalah kekuasaan dan materi. Mengapa kita khawatir seseorang meninggalkan agama yang kita anut dan berubah pikiran untuk memeluk agama lain? Karena kita khawatir bahwa dia akan berbeda pendapat dengan kita, khawatir bahwa dukungan massa kepada agama kita akan berkurang, dengan sendirinya semakin berkurang peluang kita untuk eksis di muka bumi ini. Kekhawatiran yang berlebihan dan tidak perlu, terutama buat orang yang sudah mengaku dirinya well educated. Nah, apabila pelayanan yang dilakukan oleh lembaga keagamaan tertentu dicurigai sebagai 'udang di balik batu' dan oleh karenanya harus dihentikan, maka usaha kita untuk membuat dunia yang lebih baik akan gagal total, bahkan kita akan membuat dunia lebih buruk. Menurut pendapat saya, kita harus berlomba2 memberikan pelayanan kepada masyarakat, bukannya menghalangi orang (yang kebetulan berbeda agama) berbuat baik. Jika saudara khawatir klinik yang didirikan di bawah gereja berpotensi 'memprovokasi' umat lain untuk menjadi umat kristen, usaha terbaik adalah melakukan aksi pelayanan yang jauh lebih baik. Kesalahpahaman yang sering terjadi adalah, banyak sekali orang menyangka Yesus Kristus-lah yang mendirikan agama Kristen dan turunannya. Apabila saudara punya waktu untuk membaca Alkitab (sebagai literatur), saudara akan mengerti bahwa Yesus Kristus tidak punya umat di dunia ini karena dia tidak pernah mendirikan agama tertentu. Yesus datang untuk semua orang yang mau menerima maupun menolak Dia. Apabila ada lembaga keagamaan tertentu memberikan pelayanan, janganlah keburu curiga walaupun secara hitung2an bisnis, aktivitas itu tidak masuk akal. Mereka mungkin hanya mau berusaha meniru apa yang dilakukan oleh seorang Orang Bijak yang hidup kira2 2000 tahun yang lalu dengan ajarannya hanya dua kalimat: Hukum pertama dan yang terutama adalah Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap akal budimu. Hukum kedua yang sama dengan itu adalah Kasihilan sesamamu manusia seperti kamu mengasihi dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung hukum taurat dan kitab para nabi. Perhatikanlah ajaran ini, sangat sederhana dan tidak ada udang di balik batu. Tetapi ada KASIH di balik batu. Siapakah yang tahu ke-iman-an kita kecuali kita sendiri dan Sang Pemilik. Janganlah mencoba menyederhanakan 'keimanan' menjadi sekedar angka statistik : Berapa banyak pemeluk agama tertentu? Salam, Rudi Seorang pengikut kristus yang tidak senang dengan kolom 'AGAMA' di KTP atau identitas lain. Tidak menjadi senang apabila ada umat agama lain memeluk Nasrani dan tidak pula sedih apabila pemeluk Nasrani beralih menjadi pemeluk agama lain. On Wed, 24 Nov 2004 12:37:34 +0800 (CST), defa defa <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Itu benar... > Bukan hanya melayani masyarakat, tetapi juga kamuflase untuk mengelabui > masyarakat karena setelah mereka dilayani kemudian mereka disodori surat > persetujuan untuk mendirikan gereja atau tempat ibadah yang megah. > Berhubung masyarakat sudah berhutang budi, mereka tidak sanggup melawan > hati nuraninya yang menolak karena dilingkungan tersebut mayoritasnya > adalah Muslim. > Inilah fakta yang terjadi. > Sebaiknya kalau kita menolong itu jangan ada udang dibalik batu atau ada > pamrih untuk menginginkan sesuatu. > Alamakkkkk > > Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Iya,mas. Didekat rumah saya dipemukiman di Jakarta, ada gereja Kristen > Protestant. Dibagian bawahnya dipakai sebagai klinik bagi umum. Gratis. > Saya sering terharu melihat kebaktian yang ditunjukkan para pekerja > medis, dari dokter sampai perawat disana. tak jemu dan tak kenal lelah. > padahal gratis. > > Yang datang, kebanyakan orang dari perkampungan disekitar pemukiman. Para > pasien tidak ditanya KTP atau agama, apalagi uang. Pertanyaan hanyalah: > apa yang diderita. > > Ketika zaman jarah2an, saya ikut bersama teman2 warga menjaga diujung > jalan, ya dimana gereja ini berdiri teguh. Saya pikir2, kalau gereja ini > berserta klinik dibakar gimana ya? Siapa yang mau melayani pasien2 (yang > setelah sembuh tetap memeluk agamanya masing2).. > > Salam hangat > > RM D Hadinoto > > > > Ambon wrote: > Tentu ada saja yang memanfaatkan. Setiap peperangan ada pihak yang > mengeruk laba. Dalam ilmu politik dikatakan bahwa peperangan adalah > meyelesasikan kontradisi politik dan ekonomi dengan kekerasan [Clauswitz > ?] Penyelesaian berarti keuntungan. > > Korban adalah rakyat [ummat]!!! > > Agaknya proses pembodohan mempunyai efek yang sangat mendalam di > masyarakat kita, orang mudah saja percaya apa yang dikatakan oleh yang > dianggap berwewenang tahu segala, tanpa bertanya pada diri sendiri apakah > yang dibilang tadi itu benar atau tidak. Bila benar apa alasannya, dan > bila tidak apa alasannya. Betulkah alasan-alasan yang dikemukakan itu? > > Untuk mengecek kebenaran atau informasi yang lebih luas agak sulit, sebab > perpustaakan di kampung-kampung atau kota kecil tak ada, kalau adapun > bahannya terbatas sekali. Kalau sudah ada warnet yang punya internet pun > tak gampang dipakai karena mahal bagi mayoritas yang hidupnya pas-pasan. > > Ada suatu gejala buruk dimiliki ialah suka merusak, bakar-membakar, > bunuh-membunuh. Bukan saja rumah penduduk dibakar atau dibom, tetapi > bangunan, institut milik bersama atau yang dipakai bersama-sama juga > dihancurkan. Contohnya di Ambon dua universitas, milik negara dan milik > gereja Maluku dan satu rumah sakit dibakar. Peralatanya dijarah atau > dibakar. Yang lebih celaka lagi dalam membuat kerusakan para perusak > meneriakan nama Alloh, seolah-olah Alloh membenarkan kebiadaban yang > mereka.. > > > ----- Original Message ----- From: "Rachman, Mauludi (GE Consumer > Finance)" To: > > Sent: Tuesday, November 23, 2004 11:36 AM > Subject: RE: Menyalahkan Ummat Islam - Re: [ppiindia] Rengeng2: Idul > Fitri, Superman dan Power Rangers > > >> >> untuk masalah keributan umat agama (sara) di indonesia khususnya ... >> apakah menurut rekan** sekalian tuh ... sebetulnya "ada yang >> memanfaatkan" ... maaf ... 'kebodohan' orang** di daerah tersebut ? >> sehingga lahirlah peperangan konyol untuk saling membunuh anak bangsa >> tanpa harus ada 'tangan resmi' mengeluarkan biaya sepeser pun ? >> >> -----Original Message----- >> From: Ambon [mailto:[EMAIL PROTECTED] >> Sent: Tuesday, November 23, 2004 5:22 PM >> To: [EMAIL PROTECTED] >> Subject: Re: Menyalahkan Ummat Islam - Re: [ppiindia] Rengeng2: Idul >> Fitri, Superman dan Power Rangers >> >> >> >> Datanglah ke Maluku, ke Ambon dan tanyakanlah pada kedua pihak yang >> pernah >> bertentangan. Apa yang Anda tulis adalah mengulangi berita hasutan basi. >> Ataukah Anda bermaksud untuk menghangatkan udara dingin? >> >> >> >> *************************************************************************** >> >> >> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia >> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc >> *************************************************************************** >> >> >> __________________________________________________________________________ >> >> >> Mohon Perhatian: >> >> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg >> otokritik) >> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. >> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; >> 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] >> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] >> 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] >> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] >> >> Yahoo! Groups Links >> >> >> >> >> >> >> > > > > *************************************************************************** > > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc > *************************************************************************** > > > __________________________________________________________________________ > > > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg > otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: > [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > Yahoo! Groups Sponsor Get unlimited calls to > > U.S./Canada > > > --------------------------------- > Yahoo! Groups Links > > To visit your group on the web, go to: > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ > > To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. > > > > --------------------------------- > Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 100MB kostenlosem Speicher > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > *************************************************************************** > > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc > *************************************************************************** > > > __________________________________________________________________________ > > > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg > otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: > [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > Yahoo! Messenger > - Log on with your mobile phone! > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> > Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. > Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! > http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM > --------------------------------------------------------------------~-> > > *************************************************************************** > > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc > *************************************************************************** > > > __________________________________________________________________________ > > > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg > otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: > [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > -- Rudi Simanoengkalit ___________________________________________________________ $0 Web Hosting with up to 120MB web space, 1000 MB Transfer 10 Personalized POP and Web E-mail Accounts, and much more. Signup at www.doteasy.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

