Saya rasa ke sok Inggris-an itulah karena si Pejabat ingin merasa hebat dengan 
bahasa Inggris nya, ingin menyatakan bahwa dia lebih terpelajar, tapi kalau 
semua masyarakat sudah tahu bahsa Ingris tentu tidak ada lagi perasaan seperti 
itu. Dengan tahu bahsa Inggris juga, kita bisa mengetahui dan mengontrol sejauh 
mana Bahasa Indoensia kita akan dicampur-adukkan dengan kata-kata bahsa Inggris.
 
Sekarang kan semuanya sudah diInggriskan.. seperti kuliah ke luar saja kita 
sebut studi. Kajian juga studi.


Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


Les bhs Inggris kan banyak poin2nya juga. Conversation, reading 
comprehension. Vocabulary...Mungkin kalo sekedar mau pacaran sama 
bule...ambil yang conversation saja...ato gak usah 
ngeles...nongkrong di club juga lama..lama bisa...:-). Bahasa tubuh 
gak usah ngeles. Itu turunan...:-)))

Yang payah itu kan reading comprehensionnya. Nah ambil les itulah.
Masalahnya kan ada pada bagaimana siswa bisa memahami text book asli 
yg berbahasa Inggris, jadi reading comprehensionnya yang harus 
diperbaiki. Itu harus ngeles. Bukan guru sekolah yang harus pake 
bahasa Inggris. Namanya aja juga BACAAN, TEXT BOOK asli berbhs 
Inggris.Knapa mesti gurunya yang berbhs Inggris? gak logis!

Kecuali kalau untuk melatih conversation, baru...gurunya harus 
ngomong Inggris kalo perlu native speaker.

Kapan bahasa Indonesia akan menjadi kuat, kalo para gurunya ngomong 
bahasa Inggris, para pejabat sok keinggris-inggrisan...saking gak 
tau istilah Indonesianya. Miris toh?


--- In [EMAIL PROTECTED], Mario Gagho wrote:
> mbak lina,
> 
> kalau kemampuan bahasa inggris sekedar untuk pacaran
> ama bule sih yah memang ikut les sudah cukup. :)
> karena yg lebih diperlukan adalah bahasa tubuh. :d
> 
> kemampuan english yg diperlukan sebenarnya dan yg
> sangt penting adalah kemampuan bahasa inggris yg
> bersifat teknis yg ada kaitannya dg science dan
> teknologi: istilah it, kedokteran, fisika, biologi,
> matematika, dll. yg nonsense bisa dicapai hanya dg
> ikut les inggris. dan hanya bisa dikuasai kalau memang
> kita belajar di sekolah dg english medium. 
> 
> bahkan pesantren modern spt gontor yg santri2nya
> dikenal bisa dua bahasa (arab n inggris) pada dasarnya
> tidak memakai english medium. kedua bahasa asing itu
> cuma digunakan di gontor sebagai bahasa pergaulan
> (untuk bicara, pidato, nulis surat, dll). dan ini
> tentu saja tidak cukup. 
> 
> yg diperlukan, sperti kata pak RM adalah bagaimana
> kita dapat memahami informasi keilmuan
> science/teknologi terbaru langsung dari aslinya yg
> umumnya english, tanpa mesti menerjemah dulu. 
> 
> sementara untuk kemampuan bahasa indonesia, melihat
> dari kasus india, saya kira hal itu bisa dilakukan dg
> mudah. pertama, dijadikan mata pelajaran di sekolah
> (spt bahasa inggris skrg); kedua, bhs indo sudah
> menjadi bahasa yg kuat di indo, karena itu ia akan
> menjadi bahasa pergaulan sehari2 spt yg dilakukan
> orang india. ketiga, belajar bhs indo tdklah sulit.
> turis bule 3 bln bisa ngerti basa indo. 
> 
> ttg guru pengajar, spt yg saya sebut diposting
> sebelumnya, bisa menggunakan guru2 dari luar yg
> relatif murah spt dari filipina dan india dan pada
> waktu yg sama juga memberi training pada guru2 yg ada
> sambil menunggu hasil buah dari didikan murid2 yg
> diajar dg english medium tsb.
> 
> salam,
> 
> 
> 
> Lina Dahlan 
wrote:
> Saya termasuk yang kurang setuju.
> Kalau mau meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris,
> lesin bahasa 
> Inggris aja.
> 
> Kalau kita menekuni dunia penerjemahan, akan bisa
> dirasakan bahwa 
> sebetulnya pemahaman kita, orang Indonesia, akan
> bahasanya sendiri 
> sangat puayah. Itu menyedihkan lho! Apakah kita sudah
> paham semua 
> apa yang ditulis dalam buku kecil EYD (Ejaan Yang
> Disempurnakan) itu?
> 
> Sekedar memberikan paradigma berpikir yang lain. 
> wassalam,
> --- In [EMAIL PROTECTED], ahmad bukhori
> 
> wrote:
> > 
> > Mas Mario dll,
> >> Hal ini memang tidak gampang. Untuk sekolah
> diperkotaan mungkin 
> tidak susah. Kemampuan berbahasa guru sudah bagus,
> fasilitas 
> laboratorium bhs, bahan ajar, dll memadai. Namun,
> untuk di daerah, 
> jangankan meminta murid berbicara dalam bhs Inggris,
> gurunya aja 
> banyak yang gak berani dan gak bisa ngomong Inggris. 
> >  
> > Nuhun ah,
> > Bukhori
> >
> 
> =====
> Mario Gagho
> Political Science,
> Agra University, India
> 
> 
> 
> 
> __________________________________ 
> Do you Yahoo!? 
> Yahoo! Mail - You care about security. So do we. 
> http://promotions.yahoo.com/new_mail






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links








                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Read only the mail you want - Yahoo! Mail SpamGuard.

[Non-text portions of this message have been removed]






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke