http://www.suaramerdeka.com/harian/0411/30/nas02.htm

Selasa, 30 Nopember 2004NASIONAL

ASEAN Teken Kesepakatan Perdagangan dengan China

VIENTIANE - Para pemimpin dari 10 negara Asia Tenggara dan tiga Asia 
Timurlaut, Senin kemarin, menyatakan tekad mereka untuk mengubah kekuatan 
ekonomi yang sedang berkembang menjadi pengaruh politik dengan mengadakan 
pengelompokan baru tingkat KTT.
Dalam suatu isyarat lebih lanjut tentang hubungan Asia yang semakin erat, 10 
negara anggota Associaton of South East Asian Nations (ASEAN) menandatangani 
tahap pertama kesepakatan untuk mengurangi hambatan perdagangan dengan 
China.
Mereka juga bertekad menjadikan negara berpenduduk 1,8 miliar tersebut 
sebagai pasar terbuka pada 2015.
KTT Asia Timur merupakan gema Kaukus Ekonomi Asia Timur yang diusulkan 
Malaysia. Kaukus tersebut gagal dilanjutkan setelah ada penolakan kuat dari 
AS, yang khawatir pengelompokan itu bakal menyingkirkan peran keamanannya 
yang kuat di Asia.
Namun Sihasak Phuanketkeow, juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, 
mengatakan rencana tersebut tidak bertujuan menimbulkan kegelisahan Amerika.
''Cita-cita kami adalah membentuk suatu komunitas Asia Timur. Itulah yang 
kami perjuangkan selama ini. Tentu saja, tak ada batas akhir,'' kata 
Sihasak. ''Tujuannya adalah untuk menggali potensi wilayah tersebut, bukan 
membentuk sebuah blok.''
Dinodai Isu Myanmar
Namun KTT di ibu kota Laos yang tenang tersebut ternodai oleh isu yang 
menyangkut junta militer Myanmar, yang akan menjadi ketua bergilir ASEAN 
pada 2006. Isu tersebut semakin membuat malu ASEAN.
Meskipun junta militer tetap menahan pemimpin oposisi dan peraih Nobel Aung 
San Suu Kyi dalam tahanan rumah, Myanmar terhindar dari kecaman ketua ASEAN, 
yang jarang menyinggung masalah internal masing-masing anggota.
Fokus utama KTT ini adalah pengelompokan baru 10 anggota ASEAN plus China, 
Jepang, dan Korsel yang dapat membuat ASEAN digolongkan dalam kekuatan 
ekonomi utara yang lebih besar.
Tiga negara Asia Timurlaut itu berusaha meyakinkan negara-negara tetangga 
selatan mereka yang lebih kecil dan miskin bahwa ASEAN tidak akan 
dikesampingkan jika menjadi bagian dari kelompok baru tersebut.
''ASEAN masih tetap intinya. Dan ketika kita berbicara tentang wilayah Asia 
Timur, ASEAN menjadi intinya. Menurut saya, ini merupakan format alami di 
Asia,'' kata Akira Chiba, juru bicara Pemerintah Jepang.
Sejak tiga negara Asia Utara memulai pertemuan di sela-sela KTT tahunan 
ASEAN pada 1999, mereka telah membahas terutama masalah keuangan dan 
perdagangan.
KTT Asia Timur tersebut dapat memberi bentuk pada usulan eks PM Malaysia 
Mahathir Mohamad 10 tahun lalu. Saat itu, Jepang dan Korsel menanggapi 
dingin usulan Mahathir, karena kedua negara tersebut dalam tekanan AS, 
sekutu dekat mereka.
Namun, krisis keuangan Asia pada 1997 membangkitkan kembali sense of crisis 
di kalangan para pemimpin kawasan tersebut guna menemukan cara-cara baru 
untuk bekerja sama.
KTT Baru
Pernyataan tersebut mengatakan, KTT baru itu akan diadakan setiap dua tahun, 
tetapi tidak ada perincian lebih lanjut. Masih belum jelas, apakah KTT dua 
tahunan itu akan menggantikan pertemuan ASEAN plus tiga.
KTT pertama tersebut akan diselenggarakan di Malaysia tahun depan dan yang 
kedua direncanakan di China pada 2007.
Bertentangan dengan latar belakang politik ini, ASEAN menandatangani 
kesepakatan pengurangan tarif yang bersejarah dengan China, bagian utama 
dari wilayah yang bakal menjadi daerah perdagangan bebas terbesar dunia.
Zona tersebut, yang akan memiliki produk domestik bruto (PDB) gabungan 
mencapai dua triliun dolar AS, telah mengajak Jepang, Korsel, dan India 
berjuang untuk membentuk perjanjian perdagangan bebas mereka dengan ASEAN 
sejak kesepakatan itu diusulkan pada 2002.
''Inilah saatnya, ASEAN berpikir bagaimana memperoleh keuntungan dari 
masuknya investasi asing ke China, India, dan negara-negara lain,'' kata 
jubir ASEAN MC Abad.
''Dengan mengurangi tarif dan menjalin perekonomian-perekonomian kita, para 
investor dapat memandang Asia Timur sebagai kawasan produksi yang 
terintegrasi,'' katanya. (rtr-ben-46) 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke