Selamat kalo begitu. Yang ini perlu didukung. Kayak apa nih 
kurikulum di pesantren ini, mbak? Ada web yang bisa dikunjungi?

Saya kira sebaiknya bu Shinta juga menyibukkan diri dgn memperbaiki 
kwalitas/mutu dan kwantitas sekolah-sekolah NU biar lebih kincrong 
dan bersaing dengan sekolah-sekolah seperti Fransiskus, Santa Maria, 
BHK, Al-Azhar, dll.

--- In [EMAIL PROTECTED], abie zahra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Oooooo......kalo yg ini justru dari dulu sudah dilakukan Bu Shinta 
dengan mendirikan Pesantren Perempuan (Puan Amal Hayati) yg 
bertujuan mengangkat harkat perempuan melalui jalur pendidikan. Jadi 
anti juga terkesan terlambat mengetahuinya.
> 
> Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Pro kontra itu soal biasa.
> Menaikkan harkat diri wanita Muslimah Indonesia bukan dengan cara 
> memboikot boikot beginian yang seperti dilakukan bu Shinta dan 
bukan 
> padahal poligami. Jadi yang saya tentang adalah caranya, bukan 
saya 
> menentang maksud bu shinta untuk mengangkat harga diri wanita.
> 
> Baiknya bu Shinta lebih berusaha memajukan pendidikan perempuan 
> Muslimah Indonesia biar lebih pinter. Jadi lewat jalur pendidikan 
> saja. Dengan sendirinya kalau perempuan itu pinter, smart, dan 
> beriman...he..he..harga dirinya terangkat. 
> 
> Memang kasian bu Shinta dan Siti Musdah, karena kurang cermat 
> memilih cara/jalur. Coba kita tengok apa yang telah dilakukan oleh 
> Kaulan Perempuan ...itu lebih baik...:-) karena berusaha menempuh 
> jalur hukum....memperbaiki hukum...mendesak agar hukum di 
> aplikasikan. Bukan dengan cara melenyapkan poligami. 
> 
> Banyak cara yang lebih elegant, ma'am!
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED], "marthajan04" <[EMAIL PROTECTED]> 
> wrote:
> > 
> > Inilah susahnya perjuangan muslimah menaikkan harkat dirinya di 
> > Indonesia. Terlalu banyak yang menentang bahkan termasuk 
> wanitanya. 
> > Wanita2 yang jadi istri ke 2 dan seterusnya atau anak2nya tentu 
> saja 
> > menentang. 
> > 
> > Atau perempuan2 muda atau yang masih lajang, yang berharap pada 
> > lelaki beristri untuk dijadikan istri kesekian, tentu juga akan 
> > menentang habis2an perjuangan melenyapkan poligami ini.
> > 
> > Kasian ibu Nuriah dan Siti Musdah, perjuangan mulia kalian 
terlalu 
> > berat. Saya doakan semoga berhasil. Saya sebagai wanita kristian 
> yang 
> > tidak mengalami hal2 seperti ini, ikut merasa trenyuh melihat 
> > perjuangan kalian yang sangat berat itu. Tapi untunglah banyak 
> juga 
> > lelaki yang baik, muslim atau non muslim yang bersimpati pada 
> > perjuangan anda. Buktinya, mereka mengherankan pernyataan wanita 
> yang 
> > menyokong poligami. Bukan hanya Amir S. Dewana, tapi banyak yang 
> > lainnya, sulit disebut satu persatu.
> > 
> > salam,
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > --- In [EMAIL PROTECTED], "Amir S. Dewana" 
> <[EMAIL PROTECTED]> 
> > wrote:
> > > Heranku kok mBak Lina Dahlan kok juga telaten ngebelain 
poligami 
> > ya??
> > > Bisanya wanita kalau dengar poligami langsung melengos meski 
dia 
> > sangat
> > > santri.
> > > Aneh ini. Saya tidak mengatakan mBak Lina pro-poligami lho. 
Cuma 
> > beliau
> > > masih betah diskusi perihal peligami, eh, poligami.
> > > 
> > > Salam,
> > > Kaboel
> 
> 
> 
> 
> 
> 
*********************************************************************
******
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-
india.uni.cc
> 
*********************************************************************
******
> 
_____________________________________________________________________
_____
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
> 4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> 
> Yahoo! Groups Sponsor 
> Get unlimited calls to
> 
> U.S./Canada
> 
> 
> ---------------------------------
> Yahoo! Groups Links
> 
>    To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
>   
>    To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
>   
>    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
Service. 
> 
> 
> 
>               
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
>  Meet the all-new My Yahoo! � Try it today! 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke