saya juga pengen banget jadi penulis, penulis apa aja. tapi kok susah ya.., anehnya kalo lagi jauh dr perangkat menulis (pc dan sebangsanya) otak saya main, banyak ide� yg muncul dan perasaan saya kalimat-kalimat yg masih di otak begitu lancar mengalir, but ..tetapi kalo dah di depan pc semuanya itu (ide� n kalimat� yg di otak itu) hilang begitu aja, mentok..sehingga saya sulit memulainya, gejala apa ini ya? gejala ga berbakat jadi penulis pasti..hihihihiihih. padahal saya pengen sekali menjadi penulis seperti yg saya baca di novel�..berlibur kesuatu tempat yg nyaman, bersunyi-sunyi dan menulis ..hhmmmm...sptnya saya terlalu banyak berchayal nih... (jd pengen malu..)
bayu montana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: halo mas ipunks......, siapa bilang menulis bukan sebuah profesi yang bergengsi saat ini, itu salah besar mas..... aku sendiri kepingin jadi penulis, sayangnya aku masih belum sempet aja tuch..... alias masih malas nongkrongin mesin PC apalagi mesin tik bete banget dech, tapi kalau lagi senggang sich aku juga bikin catatan kecil buat pribadi yang kelak kalau pensiun nanti bisa aku bukukan, yach macam-2 sich tulisan mulai dari ilmu pertanian, budidaya ikan peternakan, budidaya tanaman dsb, semuanya berdasarkan pengalaman pribadi selama ini termasuk segi ekonomisnya sudah aku coba kaji dan praktikan, hanya saja belum aku publikasikan secara luas, baru sekedar mambantu beberapa orang (petani & peternak) yang aku temukan dibeberapa daerah yang aku kunjungi selama liburan / cuti bersama kel. ech ini sekedar intermezo aja nich, kebetulan saat ini aku masih berstatus karyawan BUMN yang lumayan buat cari modal tambahan dihari tuaku nanti, kalau persiapannya sich sudah lumayan ada beberapa petak lahan dan juga properti yang aku miliki saat ini, insya Allah begitu pensiun akan aku pindahkan ke sekitar Purwokerto yang menurut pengamatanku beberapa tahun mendatang ekosistimnya masih lebih bagus dari pada daerah bogor/puncak atau kalau terpaksa juga aku pilih sekitar Lampung sumatera sana, hanya saja perlu mobilitas tinggi karena jalan-2 desanya masih perlu dibangun yang mudah-2an 5-10 tahun kedepan sudah lebih baik dari saat ini hehehehe..... okey segini aja dulu dech.... salammmmmmmmmm freelance_corp wrote: Sobron Aidit. Nama belakangnya mengingatkan saya pada seorang tokoh PKI bernama DN Aidit yang menurut sejarah versi orde baru dinyatakan terlibat dalam peristiwa 1965. Sebuah peritiwa yang sampai saat ini masih hangat di perbincangkan oleh beberapa mahasiswa di pojok-pojok kampus, sampai pada seminar-seminar mewah di hotel-hotel berbintang yang dihadiri oleh pejabat-pejabat berperut besar. Atas ketidaktahuan saya, lantas saya bertanya kepada seorang kawan..siapakah Sobron Aidit�?. Kawan saya memberikan jawaban singkat bahwa Sobron Aidit itu saudaranya DN Aidit. Jawaban sederhana seorang kawan tersebut memaksa saya untuk melacak lebiah jauh siapa dia sebenarnya. Untuk mengobati rasa penasaran saya. Akhirnya, paman google yang dalam jagat dunia maya di kenal sebagai penunjuk jalan yang setia, mengantarkanku pada situs pribadinya. Saya mendapat sedikit informasi bahwa memang secara biologis Sobron Aidit mempunyai hubungan persaudaraan dengan DN Aidit. Tetapi, secara politis saya belum menemukan hubungan keduanya. Malahan, saya menemukan informasi dari situs pribadinya bahwa dia seorang sastrawan. Kemudian, kembali saya bertanya kepada seorang kawan. Kali ini, kawan dari Jogjakarta, namanya Wahyono. Saya memang belum pernah bertatap muka dengannya, saya kenal lewat sebuah milis, tapi masalah ngbobrol ngalor ngidul (kesana-kemari) kita sudah sering, apalagi beberapa hari terakhir ini. Saya dapat informasi dari Wahyono yang calon Arsitek tapi seneng sastra ini. Katanya memang Sobron bikin kumpulan cerpen. Saya hanya menggut-manggut mendengarnya sambil berharap kapan saya bisa membaca karyanya. Sobron Aidit. Beberapa waktu lalu, Dia mengirimkan sebuah tulisan ke berbagai milis. Dia mengatakan bahwa profesinya adalah seorang penulis. Saya pelan-pelan membaca tulisannya. Saya terdiam sejenak. Menulis sebagai profesi���? Pernyataan ini menarik bagi saya. Setidaknya, hal ini yang sedang saya pikirkan hari-hari terakhir ini. Sebentar lagi saya akan mengakhiri kuliah dan memenuhi tuntutan orang tua untuk menjadi sarjana. Ini berarti saya harus bisa menghidupi diri sendiri. Tak enak rasanya ketika lulus masih minta uang jatah bulanan, walaupun saat ini jatah bulanan tak mencukupi, karena jatah makan harus terkurangi untuk membeli koran dan menyewa warung internet tempat pelarian saya ketika malas untuk mengerjakan skripsi dan sekedar berjumpa dengan komentar-komentar kawan-kawan di berbagai milis. Lulus kuliah sama artinya dengan putus uang jatah bulanan. Dan, ada satu masalah lagi.Saya masih malas ketika kemudian harus menjadi pegawai negeri. Seperti fenomena beberapa waktu lalu dimana ribuan sarjana berbondong-bondong mendaftar diri sebagai pegawai negeri (antek pemerintah) dengan harapan mendapatkan posisi yang mapan secara finansial. Walau memang ada sedikit kejorokan yang terjadi yaitu main suap menyuap surat sakti dll untuk sebuah pekerjaan menjadi pegawai negeri itu. Saya ingin mandiri, independent dan bebas menentukan sikap politik. Makanya saat ini saya masih malas untuk menjadi pegawai negeri, kecuali kalau Tuhan menginginkan. Dan, bagi saya, menekuni profesi sebagai penulis adalah pilihan alternatif walaupun ada segudang bayang-bayang kelam yang menghantui seperti sebutan kapitalisme artikel media massa, komersialisasi wacana (buku), pengkhianatan intelektual dll. Dan, saya masih bimbang, apa berdosa mencari makan dengan mengandalkan aktivitas menulis..sekedar menulis� untuk membuat anak dan istri tersenyum menikmati sarapan paginya. Dan satu lagi..apakah di Indonesia ini penulis bisa hidup layak�? Katanya, Sobron Aidit punya caf� di Prancis sana. Artinya, dia punya usaha lain selain menulis, ah..apakah memang menulis itu sekedar sampingan saja mengisi waktu luang�..? Saya tak tahu harus menulis apa lagi. Purwokerto, Kenanga Net, 20 November 2004. Salam Sudaryono Achmad (Ipunk) *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT --------------------------------- Yahoo! Groups Links To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- Do you Yahoo!? The all-new My Yahoo! � What will yours do? [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

