Seharusnya polisi harus segera mengamankan Polly, jangan sampai Polly juga 
dibunuh oleh sindikat lain.

Umar Said <[EMAIL PROTECTED]> wrote:(Berita mengenai kasus pembunuhan Munir 
masih terus disajikan dalam website
http://perso.club-internet.fr/kontak/ yang diambil dari berbagai sumber)
-  -- - - - -
Tempo Interaktif, 3 Desember 2OO4
                                Polly Telepon Munir Tiga Hari

                                Sebelum ke Belanda

Istri Munir, Suciwati akan dimintai keterangan polisi sebagai saksi pelapor
di Mabes Polri, Jumat (3/12). Berdasarkan jadwal dari surat panggilan,
pemeriksaan akan dimulai pada pukul 09.00 Wib. Menurut Humprey R Djemat,
kuasa hukum Imparsial dari Asosiasi Advokat Indonesia, kemarin, Suciwati
akan diperiksa sebagai saksi pelapor.

Dikatakan Humprey, Suciwati akan mengungkapkan kepada polisi, bahwa dirinya
menerima telepon dari Polly Carpus yang menanyakan kepastian keberangkatan
Munir ke Belanda, tiga hari sebelum berangkat. Polly telepon Suci beberapa
hari sebelum Munir berangkat ke Belanda. Apakah Munir naik pesawat yang
direncanakan, katanya mengutip Suci. Polly menghubungi ke telepon rumah.

Keterangan Suci itu berbeda dengan yang dikatakan Polly kepada polisi, saat
diperiksa di kantor Garuda. Polly menyangkal tidak menelepon Suci. Nah,
katanya, tentunya polisi dapat mengecek kebenarannya dengan memintakan print
out dari PT Telkom.

Kepada polisi, Suci juga akan mengatakan bahwa Polly menemui Munir di lounge
di Bandara Soekarno Hatta, sesaat sebelum keberangkatan. Polly kontak Munir,
sebelum masuk ke pesawat, ujarnya lagi. Kemudian, soal keluhan sakit perut
Munir kepada Suci melalui pesan singkat, saat berada di Bandara Changi,
Singapura.

Sementara itu, Kepala Badan Reserse dan Mabes Polri membenarkan pemeriksaan
terhadap Suci. Pertanyaan yang diajukan antara lain, tentang pesan singkat
yang dikirim Munir kepada Suci. Kemudian polisi akan mencocokkan waktu
pengiriman pesan singkat itu dengan waktu reaksi arsen pada tubuh Munir,
yang menyebabkan kematian.

Karena, berdasarkan analisa para pakar toksikologi Indonesia dan Belanda,
ada dua kategori waktu arsen bereaksi. Pertama, waktu akut antara 30 menit
sampai 2 jam. Dan waktu alami, antara 2-24 jam. Artinya, bila arsen itu
dalam dosis rencah akan menyebabkan kematian antara rentangan waktu akut.
Dan dosis tinggi pada waktu alami. Tetapi itu pun disesuaikan dengan daya
tahan tubuh dan kemampuan metabolisme tiap-tiap orang yang berbeda, katanya.

Dilanjutkan Humprey, bahwa Munir pernah mengaku sangat sehat kepada
rekan-rekannya di Imparsial usai medical check up, sebagai syarat
keberangkatan studi ke Belanda. Suci masih pegang medical recordnya,
katanya. Dan itu akan ditunjukkan kepada polisi.

Kemudian, Suci juga akan mengatakan bahwa suaminya tidak mungkin salah masuk
kelas di pesawat. Karena Munir bukan orang awam yang tidak pernah naik
pesawat, tetapi sudah berkali-kali. Polly menawarkan Munir duduk di kelas
bisnis. Keterangan itu untuk membandingkan dengan pernyataan Polly, bahwa
Munir salah masuk kelas di pesawat. Harusnya kelas ekonomi menjadi bisnis.

Mengenai Polly, penuturan Munir kepada Suci, bahwa orangnya sok kenal sok
dekat atau SKSD. Polly pernah mencoba menitipkan tas miliknya kepada Munir
saat perjalanan ke luar negeri. Saat itu Munir menolak, karena khawatir di
dalam tas itu ada drugs, misalnya.

Mengenai kemungkinan Munir diracun di Bandara Changi, Humprey menepisnya.
Alasannya, menurut penuturan Suci, suaminya tidak suka jajan. Dan uang yang
ada di sakunya pun masih utuh, yakni 5000 euro. Ditambahkannya, bahwa ada
pengakuan dari keterangan Dr Drupadi Dillon pada salah satu media, yang
menyebutkan wajah Munir pucat.

Sehingga, lanjutnya, yang paling mungkin adalah Munir diracun di pesawat
dalam perjalanan dari Jakarta menuju Singapura. Dan penyelidikan polisi
harus fokus saat itu (keberangkatan dari Jakarta ke Singapura). Karena,
Munir dalam keadaan sehat,sebelum naik pesawat. Bahkan donat dan susu coklat
yang dimakan Munir di Dunkin Donats, juga dimakan oleh Suci. Tetapi Suci
tidak keluhkan apapun.

Kamis siang, Direktur Eksekutif Imparsial Rachland Nashidik dimintai
keterangan sebagai saksi. Sebanyak 17 pertanyaan diajukan penyidik
kepadanya. Tidak ada substansinya, katanya usai pemeriksaan kepada wartawan.
Ditambahkan Denny Kailimang, yang mendampingi Rachland, bahwa polisi tidak
banyak menggali informasi dari Imparsial. Sangat diharapkan polisi fokus
mengungkap kasus ini. Kami lihat gini-gini terus, tidak ada yang maju atau
polisi menyimpan sesuatu dari hasil pemeriksaan,? katanya. Ditambahkan
Humprey, bahwa polisi harus serius tangani kasus ini. Apa karena ada tembok
besar, katanya tanpa mau menyebutkan apa arti tembok besar itu.


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]



Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT


---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 



                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Yahoo! Mail - now with 250MB free storage. Learn more.

[Non-text portions of this message have been removed]






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke