Menurut catatan Depag. Jumlah tempat Ibadah Muslim di Maluku adalah sebagai berikut Mesjid = 1.087; Langgar = 651; Mushola = 173; sehingga total = 1,911
Kalau saudara bilang Ribuan Mesjid, Berarti sudah tidak ada mesjid lagi di sana???. ( Jumlah Mesjid yang rusak bisa dilihat dibawah ). sedang kan Data yang kami ambil adalah dari Publikasi Majalah Tempo dengan kutipan " "KWI Mengungkapkan sejak awal kemerdekaan hingga Januari 2004 tercatat 922 Gereja di Indonesia dirusak Massa.". >Kebetulan saya ikut menonton videonya...yang terlihat adalah moncong senjata >yang keluar dari pintu atas gereja.... Inilah fakta, bud : Orang bisa ambil Vidionya bearti Penenbak Gelapnya dan Periwtiwanya diketahui oleh pengambil Vidio, Kalau saudara Pernah menonton Vidonya atau mengetahui pemilik vidionya, kami sarankan Laporkan saja atau serahkan saja ke Kepolisian, agar kasus ini terungkap siapa dalangnya/provokatornya. ( kalau tidak salah bisa dijerat Hukum karena bisa dianggap Mengetaui suatu peritiwa dan bukti peristiwa tanpa melaporkan ), sebagai catatan : dalam kasus kerusuhan Jan. 15 ~ 28, 1999. Gereja yang hancur 15 ( dengan tingkat rata2 kehancuran 90% ), Rumah pastor 6, sekolah Kristen 1 ( semuanya dibakar ) dan 23 Mesjid hancur ( dengan tingkat rata2 kehancuran 40% ), dan 2 sekolah Muslim dirusak. sumber : http://www.fica.org/hr/ambon/idAmbonCivilWar.html ( berikut nama2 Mesjid dan Gerejanya ) Sedangkan Kronologis 21 April 1999 di ambon adalah : - Jam 14.00 WIT di pulau Hata yang mengakibatkan 17 rumah warga Kristen hangus terbakar dan 3 buah rumah lainnya rusak berat. - Jam 18.00 WIT di Banda Neira yang mengakibatkan 1 buah Gereja Pantekosta terbakar habis, perabot dari 1 buah gereja Katholik dibakar habis, 1 buah TK (Taman Kanak-Kanak) GPM, 1 buah Pastori GPM, 1 buah Baileo (gedung pertemuan) GPM, 30 buah rumah terbakar habis dan 10 rumah, seluruhnya milik warga Kristen rusak berat. - Jam 20.00 - 21.00 WIT di Banda Besar yang mengakibatkan 15 buah warga Kristen terbakar habis. sumber : http://www.fica.org/hr/ambon/idBanda.html Khusus untuk kasus Anbon, Saudara2 sekalian bisa lihat di website tersebut dan kronologinya. Sedang kan Untuk kasus Gereja yang dirusak masa, menurut kami agak berbeda dengan kasus Ambon. dimana Yang diluar Ambon kasusnya adalah KEBERADAAN GEREJANYA YANG TIDAK DISUKAI Oleh sekelompok Orang, belum lagi Penutupan Gereja atas permintaan Organisasi keagamaan, Misalnya untuk kasus di Bandung/Margahayu. salam budiman ----- Original Message ----- From: defa defa To: [EMAIL PROTECTED] Sent: Friday, December 03, 2004 4:49 PM Subject: Re: [ppiindia] Deportasi atau Ethnic Cleansing Memang belum sebanding dengan ribuan masjid yang dibakar di Maluku ya pak.. Sampai-sampai 250 orang lebih yang dibakar hidup-hidup didalam masjid, adakah tokoh gereja yang mengecam......??? malah gerejanya dijadikan tempat sniper..kan. Kebetulan saya ikut menonton videonya...yang terlihat adalah moncong senjata yang keluar dari pintu atas gereja.... Inilah fakta, bukan opini. Kalau Gereja yang dibakar, banyak tokoh islam yang mengecam dan menganggap bahwa itu perbuatan yang salah. BUD'S <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 1. Kalau saudara membaca TEMPO no. No. 38/XXXIII/15 - 21 November 2004, anda akan mengetahui sudah berapa Gereja yang dirusak masa, SEMBILAN RATUS LEBIH. 2. Tulisan dibawah ini, dari Milis tetangga > Harian Komentar > 30 November 2004 > > Pembangunannya tidak disetujui warga > Gereja Pantekosta Diobrak-abrik Massa > Nasib Gereja Kopo Indah, Bandung > Jumat, 12 Nopember 2004 > Gereja Isa Almasih (GIA) Kopo Indah Diminta > Menghentikan Kegiatan Kalau ingin mengetahui sebenarnya silakan baca dibawah ini "Tak Ada Islamisasi di Timor Leste" Senin, 29 November 2004 | 17:08 WIB sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2004/11/29/brk,20041129-40,id.html Jadi tolong saudara buktikan bahwa Non-Muslim di Indonesia bisa lebih baik dan bagaimana anda menyikapinya masalah SKB NO 1 1969, sehingga Umat kristen minta ijin untuk membangun Gereja tidak keluar2., salam budiman ----- Original Message ----- From: defa defa To: [EMAIL PROTECTED] Sent: Friday, December 03, 2004 1:27 PM Subject: Re: [ppiindia] Deportasi atau Ethnic Cleansing Inilah perbedaannya jika Muslim sebagai Minoritas dan Muslim sebagai mayoritas. Jika muslim sebagai mayoritas maka maka tidak akan pernah terjadi keadaan Ethnic Cleansing terhadap minoritas, sebaliknya jika muslim sebagai minoritas inilah fakta yang terjadi.Vatikan kedua aja sikapnya sudah begitu, apalagi yang setelah itu. Dari Zaman penjajah sampai sekarang jiwa-jiwa yang ditanamkan oleh keyakinan mereka sama seperti penjajah pada umumnya. Saya tidak tau apakah ini diajarkan oleh kitab-kitab yang mereka anut...??? Yang sangat menyedihkan sekali adalah legitimasi oleh tokoh-tokoh mereka untuk melakukan perbuatan biadab ini. Kita tau sendiri seperti kejadian di ambon, poso dan Irian.. tidak satupun tokokh kristen yang mengecam perbuatan umatnya. Suatu tanda kesetujuan mereka terhadap kebiadaban umatnya. Berdeda dengan Islam jika umatnya melakukan perbuatan menyimpang maka tidak sedikit tokokh-tokoh agama islam yang mengecam dan turun tangan untuk menyelesaikan. Saya yakin.. ini memang sikap ini sudah diajarkan oleh tokokh-tokoh mereka. julkifli wrote: Hai All, Saat kita bicara mengenai pembangunan Gereja Saat Gusdur mati-matian membela kehadiran Yayasan Saat KOmunitas lokal menyuarakan penderitaan mereka Akan simbol asing yang mengancam identitasnya [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

