Sekarang mari kita lihat fakta empirik yang ada: Berapa banyak anak 
(muslim/muslimah) yg menjadi yatim/piatu, berapa banyak muslimah yg menjadi 
janda, berapa banyak muslim yg cacat dan kehilangan pekerjaannya, akibat ulah 
para teroris ngembom sana-ngebom sini dengan dalih Jihad fi Sabilillah, bahkan 
dengan lantangnya mereka teriak "Allahu Akbar" sehabis mengebom. Serendah 
itukah makna Jihad fi Sabilillah, apakah bukan sesuatu yg dzalim jika kita 
berteriak "Allahu Akbar" setelah mengebom dan membunuh sesama muslim tanpa haq? 
Apakah mereka tidak memperburuk wajah Islam yg katanya (sekali lagi katanya) 
"rahmatan lil alamin"????

Mohammad-Riyadi Tampubolon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Kegagalan para elit di 
ormas Islam sebesar NU dalam mengelola perbedaan
sedikit banyak akan mempengaruhi citra Islam yang melekat pada ormas tsb.
Sebagai sekelompok orang yang berkumpul dalam organisasi yang membawa
nama Islam, mestilah orang-orang yang memahami ajaran dari nama yang
dibawa.

Para elit ormas tersebutpun sebagian besarnya dikenal sebagai pengasuh
lembaga pendidikan khusus ajaran Islam. Dengan demikian merupakan suatu
kemestian bila sepak terjang atau lebih dikenal dengan akhlak dari para
elit yang nota bene lebih memahami ajaran Islam (karena tingkatannya sudah
mengajarkan/mendakwahi). Pepatah mengatakan: Bila guru kencing berdiri, 
maka muridnya akan kencing berlari. Gurunya menunjukkan egoisme akan
kecerdasannya, maka muridnya juga akan lebih merasa benar sendiri.

Logika sederhananya: bila dalam lingkup NU sendiri belum dapat mengatasi
persoalan perbedaan maka apakah dapat diharapkan untuk mengatasi perbedaan
dalam skala yang lebih besar, misalnya: skala negara ini yang sangat
heterogen?

Orsospol yang menunjukkan sikap (akhlak) yang lebih baik dan dewasa dalam
mengatasi
perbedaan yang membawa nama Islam saya kira adalah PKS. Dimana sebagai
parpol
yang orientasinya politik tetapi dapat menunjukkan pada masyarakat
bagaimana
mengatasi 





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke