From:  "Ibnu Qittun" <[EMAIL PROTECTED]> 
Date:  Thu Dec 9, 2004  9:15 am 
Subject:  [Bag. III] Wanita - Bila Kehilangan Fitrahnya

 
DIMANAKAH FITRAH WANITA

Setelah kita menyadari pentingnya kembali kepada fitrah, lantas
bagaimana sesungguhnya fitrah wanita itu? Apakah fitrah itu sesuatu 
yang
biasa dikerjakan manusia? Ataukah suatu budaya yang telah berlangsung
secara turun temurun?

Bukan, fitrah adalah ketetapan yang Allah Subhanahu Wata'ala gariskan
bagi para makhluknya. Allah yang menciptakan hambaNya sehingga Allah
Subhanahu Wata'ala yang paling mengetahui apa-apa yang baik bagi 
hambaNya
dan apa yang buruk bagi hambaNya. Lalu Allah Subhanahu Wata'ala 
memberikan
tugas kepada masing-masing makhluk serta memberikan perangkat dan 
alat
sesuai dengan tugasnya di dunia. Ketika satu diantara mereka 
menyerobot
tugas yang bukan menjadi tugasnya, maka akan ada suatu pekerjaan yang
tidak tertangani dan semakin banyak pekerjaan yang tumpang tindih dan
semrawut akan semakin besar pula kekacauan yang timbul.

Allah Subhanahu Wata'ala menggariskan bagi kaum laki-laki untuk 
memimpin
wanita karena memang Allah Subhanahu Wata'ala mengkaruniai suatu alat
bagi laki-laki untuk memimpin yang tidak dikaruniakan kepada wanita.
Demikian pula Allah Subhanahu Wata'ala mempercayakan seorang bayi 
kepada
kaum wanita lantaran Allah Subhanahu Wata'ala telah memberikan 
piranti
kepadanya sesuatu yang tidak dimiliki oleh kaum laki-laki.

Contoh lain, Allah Subhanahu Wata'ala menetapkan bagi wanita separuh 
dari
bagian laki-laki dalam hak waris, karena Allah Subhanahu Wata'ala
melebihkan suatu beban bagi kaum laki-laki dengan apa yang tidak
dibebankan dengan kaum wanita, yakni memberikan nafkah bagi keluarga.
Begitulah, Allah Subhanahu Wata'ala memberikan sarana kepada 
makhluknya
dengan apa yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Jika 
demikian
pantaskah kita sambut seruan "persamaan gender" dalam hak-hak secara
keseluruhan?

Jika kaum wanita hari ini yang menuntut persamaan hak mendapatkan 
jatah
kursi, persamaan hak untuk mendapatkan jatah warisan dan barang 
murahan
lainnya, maka lihatlah apa yang menjadi tuntutan para shahabiyat yang
seharusnya menjadi teladan kita?

Suatu ketika Asma' bin Yazid bin Sakan menghadap Rasulullah 
Shallallahu
a'alaihi wasallam dan berkata, "wahai Rasulullah Shallallahu a'alaihi
wasallam, sesungguhnya aku adalah utusan para wanita yang berada
dibelakangku, mereka sepakat dengan apa yang aku katakan dan 
sependapat
dengan pendapatku� sesungguhnya Allah Subhanahu Wata'ala mengutus 
Anda
kepada laki-laki dan juga kepada para wanita. Kamipun beriman kepada 
Anda
dan mengikuti Anda sedangkan kami para wanita terbatas gerak-
geriknya,
kami mengurus rumah tangga dan menjadi tempat menumpahkan syahwat 
bagi
suami-suami kami, kamilah yang mengandung anak-anak mereka. Namun 
Allah
Subhanahu Wata'ala memberikan keutamaan kepada kaum laki-laki dengan
shalat jama'ah, mengantar jenazah, dan berjihad. Jika mereka keluar 
untuk
berjihad, kamilah yang menjaga hartanya dan memelihara anak-anaknya, 
maka
apakah kami mendapatkan pahala sebagaimana yang mereka dapatkan?"

Mendengar tuntutan Asma' tersebut, nabi menoleh kepada para shahabat
seraya bersabda, "pernahkah kalian mendengar pertanyaan seorang 
wanita
tentang agamanya yang lebih bagus dari pertanyaan ini?" kemudian 
Beliau
bersabda, "pergilah wahai Asma' dan beritahukan kepada para wanita
dibelakangmu bahwa perlakuan baik kalian terhadap suami dan upaya 
kalian
mendapat ridho darinya serta keta'atan kalian kepadanya, pahalanya 
sama
dengan apa yang engkau sebutkan tentang pahala laki-laki. "

Maka perhatikanlah, adakah sama tuntutan hak para shahabiyat dengan
kebanyakan muslimah hari ini?.


 






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$4.98 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke