sistem quota dengan variannya : individual transferable quota, individual 
quota, dsb..telah banyak dikritik..karena seperti di Belanda dan Australia 
telah mengerucutkan kepemilikan quota. Dan, ketimpangan pun tak terhindarkan 
lagi. Sistem quota basisnya adalah market. Di negara barat yang single species 
saja terus bermasalah. Apalagi di perairan tropik yang disamping multispecies 
juga pelakunya adalah nelayan tradisional. Jepang yg sudah maju saja sampai 
sekarang nggak berani menerapkan sistem quota...
 
ekspor perikanan tak harus perikanan tangkap. Justru sekarang peluang lebih 
banyak di budidaya. Vietnam adalah penguasa lele di dunia. budidayanya 
dilakukan di sungai mekong. Karena itu, memang inland fisheries di kita mesti 
diberdayakan juga..
 
AS
: 

From: "Ambon" 
Date: Sat, 18 Dec 2004 06:54:20 +0100
Subject: Re: [ppiindia] Perdagangan perikanan

Mendorong ekspor ikan, akan seperti halnya dengan penebangan hutan. 
Kalau 
hutan dicukur, akibatnya bisa dilihat dengan jelas dalam waktu dekat, 
tetapi 
kalau ikan disedot karena adanya "export drive" akan memakan sedikit 
waktu 
lebih lama dari pembabatan hutan. Tanpa regulasi quota penangkapan ikan 
berarti penguasa memiskin rakyat.

Contoh yang barangkali perlu pelajari sebelum terlambat:

Dulunya di California itu ikan sardine itu banyaknya bukan main. 
Ditangkap 
seenaknya saja, akibatnya ikan tsb habis menghilang. mesin 
pabrik-pabrik 
ikan kaleng menjadi besi tua.

Di Laut Baltik dan Laut Utara juga dulunya kaya dengan ikan. Beberapa  
tahun 
belakangan ini hasil penangkapan ikan menurun sekali, untuk mencegah 
habisnya  diadakan regulasi penangkapan ikan, tiap negara mempunyai 
quota 
penangkpan ikan.

[EMAIL PROTECTED] wrote:


There are 25 messages in this issue.

Topics in this digest:

1. FW: Humor Pejabat Indonesia
From: "Listy" 

2. Peluncuran buku "Munir, Sebuah Kitab Melawan Lupa
From: "Budhisatwati KUSNI" 
3. Presiden SBY : Memahami fikiran BUNG KARNO keharusan
From: "Umar Said" 
4. Musik Jalan Menuju Tuhan [7]
From: "huttaqi" 
5. OOT - Minta Informasi Kalender 2005
From: "Deden" 
6. UNDANGAN PENGAJIAN dan DOA KAUTSARAN bersama huttaqi! Jakarta, dan Bogor
From: "huttaqi" 
7. AJI Ancam Adukan Pemprov DKI ke KPK Atas Dugaan Suap
From: Satrio Arismunandar 
8. RE: Perdagangan perikanan
From: "Listy" 

9. Re: Pengakuan basi..
From: "irwank2k2" 
10. Re: soal pks --> He-Man.. Introspeksi Diri jangan menyebar Kebencian..
From: [EMAIL PROTECTED]
11. Re: Kritik buat charles moore...
From: RG Nur Rahmat 
12. Re: SKB 1/1969 dan Kepekaan Kaum Muslim"
From: defa defa 
13. Larangan Berlibur Hari Sabtu dan Minggu
From: "dadearinto" 
14. Re: Digest Number 1424
From: RG Nur Rahmat 
15. Re: Pengakuan basi..
From: "��!�\[��qR!�噷\]�!��" 
16. Re: Dear America...
From: "Andrea" 
17. Re: PKS kelompok fasis --> Jeritan Seorang Pendendam
From: defa defa 
18. Re: Fw: [PKS] mohon bantuan
From: [EMAIL PROTECTED]
19. Re: Paradoks Kebangkitan Islam
From: RG Nur Rahmat 
20. Re: PKS kelompok fasis -->dari moderator
From: [EMAIL PROTECTED]
21. Re: OOT - Minta Informasi Kalender 2005
From: "Anthony" 
22. Re: Pengakuan basi..
From: [EMAIL PROTECTED]
23. [NEWS] Launching Situs www.scholarshipnet.info
From: "kmunadi2000" 
24. Munafik, dimana saja sama. Indonesia, Amerika, RRC, India, Israel, etc. 
Jangan pikir negara lain lebih baik.
From: RG Nur Rahmat 
25. perubahan jiwa..
From: "��!�\[��qR!�噷\]�!��" 


________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 1 
Date: Tue, 21 Dec 2004 10:07:47 +0700
From: "Listy" 

Subject: FW: Humor Pejabat Indonesia




tau' niii.. siapa yg ngarang.. :)
-----Original Message-----


KORUPTOR 

Seorang pejabat Indonesia mengunjungi rekannya di
Cina. Saat tiba, beliau dijamu, dihibur, dan
kemudian diajak ke rumah megah milik sang pejabat Cina. 
Saat ngobrol-ngobrol, pejabat Indonesia tersebut
iseng-iseng bertanya, "Wah, kamu pegawai negeri,
tapi kok bisa sampai punya rumah megah begini, yah?"
Sang pejabat Cina senyum-senyum lalu mengajak sang
pejabat Indonesia ke dekat jendela lalu menunjuk
keluar. "Kamu lihat itu jembatan besar di sebelah
sana?" tanyanya. Pejabat Indonesia mengangguk.
"Nah, itu sepuluh persen," kata sang pejabat Cina 
sambil mengedipkan mata dan menepuk dada.
Pejabat Indonesia mengangguk, mengerti bahwa 10% dana 
pembangunan jembatan lari ke kantong pejabat Cina ini.
Minggu depannya giliran sang pejabat Cina yang
mengunjungi koleganya di Indonesia. Setelah dijamu
dan dihibur, sang pejabat Cina dibawa ke tempat tinggal
pejabat Indonesia. Betapa terkesannya sang pejabat
Cina ketika melihat tempat tinggal pejabat Indonesia 
yang bagaikan istana raja saja: villa megah lengkap
dengan kolam, pancuran, lapangan tenis, helipad,
dan lapangan golf pribadi, semua berlapis emas.
"Wah, kamu juga pejabat negeri, tapi lebih hebat
yah - rumah kamu seperti istana begini. Jauh lebih megah
dibanding rumah saya," komentar pejabat Cina.
Sang tuan rumah mengajak tamunya ke jendela. Ia
menunjuk keluar, sambil berkata, "Kamu lihat itu
bendungan di sebelah sana?"
Sang pejabat Cina mencari-cari ke arah tunjukkan,
tapi tidak melihat adanya bendungan, "Mana?, nggak ada
bendungan, tuh ..."
Pejabat Indonesia mengedipkan mata sambil menepuk
dada, "Nah, itu seratus persen...."






________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 2 
Date: Tue, 21 Dec 2004 04:44:48 +0100
From: "Budhisatwati KUSNI" 
Subject: Peluncuran buku "Munir, Sebuah Kitab Melawan Lupa

From: "guyub seduluran" 
To: 
Cc: 

Sent: Tuesday, December 21, 2004 3:44 AM
Subject: Peluncuran buku "Munir, Sebuah Kitab Melawan Lupa

Bang, kami ada acara peluncuran + diskusi buku "Munir, Sebuah Kitab 
Melawan Lupa".
Mohon informasi ini bisa disebarluaskan ke teman-teman.

Terima Kasih

Salam Hangat
Herman


----- Original Message ----- 
From: "guyub seduluran" 
To: 
Sent: Tuesday, December 21, 2004 3:02 AM
Subject: [wong mbatu] Peluncuran buku "Munir, Sebuah Kitab Melawan Lupa

Dalam rangka mengenang pejuang hak asasi manusia--Munir, Mizan bekerja sama 
dengan Creative Sociaty akan mengadakan acara peluncuran buku dan Diskusi 
"Munir, Sebuah Kitab Melawan Lupa" diselenggarakan pada:

Hari, Tgl: Senin, 27 Desember 2004
Waktu : 19.00 WIB
Tempat : Hall Bogenville cafe n Resto Jl Diponegoro Batu
(depan rumah Munir)
Pembicara: Eep Saefullah Fatah, Jaleswari Pramodhawardani, Butet Kertaradjasa
Acara gratis dan terbuka untuk umum.

Munir, Sebuah Kitab Melawan Lupa

"Munir Sebuah Kitab Melawan Lupa", buku yang berupa obituari bagi pejuang HAM 
yang meninggal dalam pesawat Garuda dari Jakarta menuju Amsterdam 7 September 
lalu, Munir SH, akan diluncurkan di Hall Bougenville Cafe n Resto Jl Diponegoro 
Batu (Depan rumah Munir) tanggal 27 Desember 2004 pukul 19.00 WIB. Menurut 
salah seorang editornya, Jaleswari Pramodhawardani, buku terbitan Mizan 
tersebut ditujukan untuk memperingati 100 hari kematian Munir, yang diyakini 
oleh banyak pihak, Munir meninggal dengan tidak wajar.

Dalam acara peluncuran buku ini akan hadir sebagai pembicara Eep Saefuloh 
Fattah, Jaleswari Pramodhawardani dan Butet Kartaradjasa (dalam konfirmasi).

Buku "Munir Sebuah Kitab Melawan Lupa" berisi kumpulan tulisan dari 40 penulis 
yang mengupas tentang sosok Munir, maupun bidang bidang yang selama ini menjadi 
perhatian Munir semasa hidup, seperti HAM, demokrasi, dan militerisme di 
Indonesia.

Para penulis tersebut antara lain adalah pengacara senior Adnan Buyung 
Nasution, budayawan dan tokoh media nasional Gunawan Mohamad, wartawati peduli 
masalah sosial Maria Hartiningsih, aktivis Jaringan Islam Liberal Ulil Abshar 
Abdalla' dan pegiat HAM dari AS, Sidney Jones.

Dalam pengatarnya Jaleswari Pramodhawardani menungkapkan, judul "Munir Sebuah 
Kitab Melawan Lupa" bagi buku yang juga disunting oleh Andi Widjajanto itu, 
akan selalu mengingat perjuangan Munir yang semasa hidup, yang selalu berupaya 
untuk "tidak lupa" dalam menghadapi persoalan HAM, demokrasi, dan kekerasan.

Menurutnya, perjuangan Munir semasa hidupnya sejalan dengan kalimat populer 
yang dikemukakan oleh Milan Kundera dalam buku "The Book of Laughter and 
Forgetting" (Tertawa dan Melupakan) bahwa "perjuangan manusia melawan kekuasaan 
adalah perjuangan melawan lupa".***


[Non-text portions of this message have been removed]



________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 3 
Date: Tue, 21 Dec 2004 05:32:27 +0100
From: "Umar Said" 
Subject: Presiden SBY : Memahami fikiran BUNG KARNO keharusan

Catatan A. Umar Said

(tulisan ini juga disajikan dalam website

http://perso.club-internet.fr/kontak/ )





PRESIDEN SBY : MEMAHAMI FIKIRAN FIKIRAN

BUNG KARNO MERUPAKAN KEHARUSAN



Kepaa para pembaca diharapkan perhatian mereka terhadap berita yang
disiarkan oleh Media Indonesia Online 17 Desember 2004 mengenai pidato
presiden SBY di depan 250 wisudawan universitas Bung Karno di Istana Negara
tanggal 17 Desember. Yang menarik dari isi pidatonya itu ialah bahwa
presiden SBY mengatakan bahwa memahami pikiran-pikiran Bung Karno merupakan
keharusan, tetapi yang lebih penting adalah mengaktualisasikan
pikiran-pikiran beliau, untuk menjawab tantangan masa depan.



Presiden SBY juga mengatakan bahwa "Bung Karno adalah pejuang besar
dan bukan sekedar proklamator karena perjuangannya sudah lama dan mencapai
puncaknya pada proklamasi �. Menurutnya, sekalipun Indonesia mempunyai
kekayaan alam yang melimpah tapi yang lebih penting adalah membangun sumber
daya manusia yang tidak hanya tinggi kemampuannya tapi juga mempunyai mental
yang baik. Dan karenanya, ia betul-betul memohon kepada Universitas Bung
Karno untuk ikut membangun 'national and character building�E (lihat berita
selengkapnya pada akhir tulisan ini)





DIUCAPKAN SEORANG MANTAN JENDERAL



Sayang sekali bahwa berita yang disiarkan oleh Media Indonesia Online
itu terlalu singkat atau secara pokok-pokok saja. Padahal, pidato itu
merupakan peristiwa yang penting, kalau dilihat dari berbagai segi atau
sudut pandang. Oleh karena itu, adalah penting sekali kalau ada usaha -
dari fihak mana pun juga - untuk mendapatkan teks yang lebih lengkap dan
akurat tentang pidato presiden SBY tentang Bung Karno itu. Sebab pidato
penting presiden SBY ini rupanya tidak disiarkan oleh sebagian besar pers
nasional.



Sedangkan, isi yang amat positif tentang Bung Karno seperti yang
disajikan oleh berita Media Indonesia Online itu, jarang sekali (kalau tidak
dikatakan � tidak pernah � sama sekali) dinyatakan oleh para presiden yang
terdahulu, termasuk Habibi, Abdurrahman Wahid, dan bahkan oleh Megawati
sekali pun. Yang lebih menarik, ialah bahwa penilaian yang sangat positif
tentang Bung Karno itu (kalau penyajian berita itu benar-benar akurat)
diucapkan oleh seorang mantan jenderal TNI-AD. Sebab, sejarah lahirnya Orde
Baru oleh TNI-AD yang bersekutu dengan Golkar �Edan mendapat dukungan dari
blok Barat yang didalangi imperialis Amerika - adalah sejarah pembangkangan
dan pengkhianatan para petinggi militer (terutama dari kalangan TNI-AD)
terhadap Bung Karno. Seperti kita ketahui, pengkhianatan kalangan petinggi
TNI-AD terhadap Bung Karno adalah pada dasarnya pengkhianatan terhadap
kepentingan revolusi rakyat Indonesia.





ISI PIDATO YANG LUAR BIASA



Mengingat sikap terhadap Bung Karno yang selama ini dianut sebagian
besar golongan militer (terutama TNI-AD), maka kelihatan sekali bahwa isi
pidato presiden SBY ini termasuk � luar biasa �. Ia menegaskan bahwa �
memahami fikiran-fikiran Bung Karno adalah keharusan �, ketika selama lebih
dari 32 tahun (sampai sekarang !!!) ajaran atau fikiran Bung Karno dimusuhi,
disingkirkan, dikerdilkan, atau digelapkan oleh Orde Baru beserta para
pendukungnya, terutama oleh TNI-AD. Presiden SBY juga menganjurkan supaya
fikiran-fikiran Bung Karno itu diaktualisasikan dengan kondisi sekarang
untuk menjawab tantangan masa depan. Anjurannya ini bisa diartikan bahwa
menurutnya ajaran-ajaran atau fikiran-fikiran Bung Karno itu tetap mempunyai
nilai berharga yang dapat dipakai atau masih relevan.



Esensi fikiran-fikiran atau ajaran-ajaran Bung Karno adalah pada
pokoknya sikap anti-imperialis, gandrung kepada persatuan nasional,
perjuangan untuk masyarat adil makmur, yang dirumuskannya dalam berbagai
pidato dan tulisan, yang dapat dibaca dalam buku � Di Bawah Bendera
Revolusi �.



Kalau presiden SBY betul-betul menganjurkan kepada semua orang supaya
fikiran-fikiran Bung Karno � difahami dan diaktualisasikan guna menghadapi
tantangan masa depan � maka seruan ini bisa merupakan peristiwa penting yang
bisa membawa dampak besar sekali dalam masyarakat. Kita semua merasakan
bahwa sejak lahirnya Orde Baru, terasa sekali bahwa kehidupan moral (dan
politik) bangsa Indonesia sudah kehilangan pedoman. Karena, Bung Karno yang
sejak tahun 1920-an sudah menjadi pedoman atau obor perjuangan bangsa telah
dikhianati, dan � dibunuh � secara politik dan fisik oleh pimpinan TNI-AD
yang bersekongkol dengan kekuatan imperialis, terutama Amerika.





REAKSI TERHADAP PIDATO PRESIDEN SBY



Dengan mengatakan bahwa Bung Karno � adalah pejuang besar dan bukan
sekedar proklamator karena perjuangannya sudah lama � rupanya presiden SBY
bermaksud untuk mengingatkan mereka yang anti-Bung Karno tentang betapa
besar jasa Bung Karno bagi bangsa. Dapat diduga bahwa berbagai ucapannya
dalam pidatonya di depan wisudawan Universitas Bung Karno tidak saja
mengejutkan banyak orang, tetapi juga membikin tidak senangnya sebagian
pimpinan TNI-AD, dan juga tokoh-tokoh pendukung Orde Baru dalam partai
Golkar (dan kalangan-kalangan lainnya yang pro-Orde Baru).



Sekarang masih sulit diramalkan apakah sikap atau pandangan presiden
SBY yang begitu positif tentang Bung Karno itu akan dipertahankannya di
kemudian hari ataukah akan dirobahnya. Sebab, pastilah berbagai kalangan
TNI-AD yang tetap anti-Bung Karno akan bereaksi dengan macam-macam kegiatan,
bersama-sama dengan kekuatan dari berbagai kalangan lainnya yang pro-Orde
Baru.



Yang perlu dicatat adalah bahwa pidato presiden SBY itu diucapkan
beberapa hari sebelum Wakil Presiden Jusuf Kalla dipilih (oleh Munas Golkar
di Bali) menjadi ketua umum partai Golkar. Mengingat sikap tokoh-tokoh
Golkar yang anti-Bung Karno sejak beliau masih menjadi presiden, maka wajar
pulalah bahwa Jusuf Kalla pun mempunyai sikap yang juga tidak positif
tentang Bung Karno. Apakah presiden SBY akan mengucapkan pidato yang begitu
positif tentang Bung Karno seandainya Jusuf Kalla sudah menjadi Ketua Umum
partai Golkar ? Ini adalah suatu tanda-tanya yang besar.





CACAD TERUS BAGI TNI-AD DAN GOLKAR



Sejarah Orde Baru sudah menunjukkan dengan gamblang sekali bahwa
Golkar dan TNI-AD adalah satu dan senyawa. Rezim militer Suharto dkk yang
telah mengangkangi Indonesia dan melakukan berbagai kejahatan - termasuk
kejahatan terhadap Bung Karno - telah mendapat dukungan yang mutlak dari
Golkar. Karena itu Golkar wajib ikut bertanggungjawab atas berbagai
kejahatan yang pernah dilakukan oleh Orde Baru itu.



Selama para petinggi militer (terutama TNI-AD) dan Golkar tidak mau
terang-terangan dan jelas-jelas mengakui kesalahan mereka atau dosa mereka
terhadap Bung Karno dan para pendukungnya yang paling setia (termasuk
anggota dan simpatisan PKI yang dibunuhi dan dipenjarakan secara
sewenang-wenang), maka cacad ini akan tetap terus disandang oleh TNI-AD dan
Golkar.



Apakah pidato presiden SBY yang positif mengenai Bung Karno itu bisa
dilihat sebagai usaha untuk memperbaiki citra TNI-AD, atau dalam rangka
usaha untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan masa lalu, ataukah hanya sebagai
lamis bibir saja, ini akan bisa sama-sama kita lihat di kemudian hari.



Paris, 21 Desember 2004



* * *



Lampiran : Berikut di bawah ini disajikan selengkapnya berita pendek
teentang pidato presiden SBY yang disiarkan Media Indonesia Online tanggal
17 Desember 2004





Presiden: Aktualisasikan Pikiran-Pikiran
Bung Karno



JAKARTA�MIOL: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak seluruh
lapisan masyarakat untuk mengaktualisasikan pikiran-pikiran Bung Karno guna
menjawab tantangan masa depan.



"Memahami pikiran-pikiran beliau merupakan keharusan, tetapi yang
lebih penting adalah mengaktualisasikan pikiran-pikiran beliau," kata
Presiden di Istana Negara, Jakarta, Jumat, ketika menerima 250 wisudawan
Universitas Bung Karno.



Yudhoyono yang berpidato tanpa teks mengatakan Bung Karno bukan hanya
merupakan proklamator tapi juga adalah pejuang besar di tanah air.



"Bung Karno adalah pejuang besar dan bukan sekedar proklamataor karena
perjuangannya sudah lama dan mencapaui puncaknya pada proklamasi," katanya
yang didampingi Mendiknas Bambang Sudibyo serta Sekretaris Kabinet Sudi
Silalahi.



Yudhoyono mengatakan pula, sekalipun Indonesia mempunyai kekayaan alam
yang melimpah tapi yang lebih penting adalah membangun sumber daya manusia
yang tidak hanya tinggi kemampuannya tapi juga mempunyai mental yang baik.



"Saya betul-betul memohon kepada Universitas Bung Karno untuk ikut
membangun 'national and character building," katanya. (Ant/O-2)





[Non-text portions of this message have been removed]



________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 4 
Date: Tue, 21 Dec 2004 12:01:12 +0700
From: "huttaqi" 
Subject: Musik Jalan Menuju Tuhan [7]

Musik Jalan Menuju Tuhan [7]

Kamis malam jumat kemaren, tanggal 16 Desember, segerombolan anak2 berambut 
gondrong mendatangi tempatku...ketika aku masih berada di jalanan.
Ortuku yang dirumah pada kaget juga, ketika melihat merka semua datang, sekitar 
anak 10 an mencari "huttaqi", jam 9 malam ada yang mencari huttaqi dengan 
tampang yang sangar2 seperti itu. Ada persoalan apa huttaqi dengan anak2 ini? 
pikir ortu yang di rumah....
Tampak terbersit sedikit kekhawatiran...

Dan ketika aku datang, aku tersenyum senang, sebab merekalah para rocker2 
surabaya yang sebulan setengah yang lalu mengadakan pengajian para rocker di 
surabaya. Alhamdulillah, kataku dalam hati :)

"silakan..silakan masuk" kataku, mereka bersalaman dengan sopannya :)

Dari merekalah kemudian aku mendapatkan informasi ini :

Jawa POS
Kamis, 04 Nov 2004
Agenda Kota

Dakwah Interaktif Komunitas Rockers
Komunitas Rockers Surabaya No Wars bekerja sama dengan Karang taruna RT 05/RW 
06 Kel. Wonorejo akan menggelar Dakwah Interaktif bertema Musik, Jalan Menuju 
Tuhan. Acara yang cukup ini dilaksanakan pada 4 November 2004 pukul 19.30, di 
Jl Wonorejo IV. Pembicaranya adalah Ustad Huttaqi dari Surabaya. Momen itu juga 
akan dihadiri perwakilan 100 band rock berbagai aliran seperti metal, punk, 
grunge, underground hingga alternative. Mereka ingin menghapus citra negatif 
seniman musik rock. (dos)

Demian yang diinformasikan di salah sebuah koran terbesar di Jawa Timur, Jawa 
Pos.

Dan di malam harinya, sehari sebelum acara itu, sebagai awal pengenalan 
"medan", saya mendatangi lokasi pengajian dan bersilaturrohmi dengan mas Iyus 
Plat L sebagai koordinator no wars - sebuah asosiasi band rock yang memiliki 
100 an band rock dari berbagai aliran...

Melihat huttaqi datang, meski mereka masih asyik mempersiapkan acara buat 
besok, pekerjaan sementara di tinggal dan kemudian ia memanggil beberapa orang 
temennya untuk bertemu dengan huttaqi..

Pembicaraan demi pembicaraan mulai tak terasa sudah berbicara persoalan2 agama 
yang mendasar, dialog agama sudah terjadi dengan mereka dan bisa diliat bahwa 
antusiasme mereka bertambah untuk mendengar acara besok.

"besok insya alloh, akan kita tampilkan 3 buah lagu rock sebagai rangkaian dari 
pengajian rocker di surabaya ini, saya berharap mas Iyus dari plat L bisa 
menyanyikan lagu "Permohonan" nya, kemudian 1 lagi saya minta dari musik Under 
Ground, terserah Black death atau Black Harmony, atau Black metal yang nanti 
ditampilkan, dan yang ketiga, saya akan ngajak temen saya di pengajian yang 
memang pandai bermain musik dan dia khusus menyanyikan lagu2 beatles. Dia 
tergabung di Beatles Jus dan jam terbangnya sudah cukup lumayan tinggi. Sudah 
cukup sering pula permainan bandnya di tayangkan di TVRI..."


=== message truncated ===
                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Dress up your holiday email, Hollywood style. Learn more.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke