http://www.kompas.com/kompas-cetak/0412/23/utama/1457245.htm
Kamis, 23 Desember 2004
Helikopter TNI AL Jatuh di Nabire
* Nasib Lima Penumpangnya Belum Diketahui
Nabire, Kompas - Satu helikopter Bell HU-416 milik TNI Angkatan Laut
hari Rabu (22/12) kemarin jatuh di Sungai Witak, Distrik Siriwo, Kabupaten
Nabire, Papua, sekitar 50 kilometer arah tenggara Bandar Udara Nabire.
Hingga berita ini diturunkan, lima penumpang helikopter tersebut-termasuk
pilot, kopilot, dan seorang mekaniknya-belum diketahui nasibnya.
Kepala Kepolisian Resor Nabire Ajun Komisaris Besar Taufik Pribadi di
Nabire mengatakan, helikopter tersebut lepas landas dari Bandar Udara
(Bandara) Nabire pukul 10.25. Sekitar 30 menit kemudian, saat helikopter itu
berada di posisi 30 kilometer arah tenggara Bandara Nabire, mendadak terjadi
perubahan cuaca. Waktu itu muncul kabut tebal dan gelap disertai angin
kencang.
"Kondisi cuaca itu diduga menyebabkan helikopter tersebut jatuh.
Diduga, pilot ingin mengarahkan helikopter naas ini ke Sungai Witak dan
posisi heli saat jatuh di sungai dalam kondisi terbalik," kata Taufik
Pribadi.
Hal yang sama disampaikan pihak Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut
(Dispenal) yang menyatakan bahwa helikopter tersebut mengalami kesulitan
karena diterjang angin yang kuat. Terpaan angin itu menyebabkan ekor
helikopter membentur dinding tebing dan kemudian jatuh ke sungai.
Pesawat itu ditemukan di sungai yang lebarnya sekitar 10 meter dengan
arus yang kuat.
Di dalam helikopter tersebut ada lima orang, yakni pilot Kapten Laut
(P) Novi Hendri, kopilot Letnan Dua Laut (P) Putu Eka DN, mekanik Sersan
Satu AKP Vidiono, dan dua penumpang, masing-masing Novi Kogoya (penduduk
asli Nabire) dan Mayu (warga Makassar). Nasib kelima orang itu belum
diketahui karena belum ada tim evakuasi turun ke lokasi kejadian.
Namun, dalam siaran pers Dispenal kemarin tidak disebutkan adanya dua
penumpang yang ikut menjadi korban.
Operasi SBJ
Dispenal dalam siaran persnya menyebutkan, helikopter itu tengah
membawa bantuan ke daerah-daerah terpencil untuk membantu korban gempa bumi.
"Kegiatan tersebut terkait dengan Operasi Bhakti TNI AL Surya Bhaskara Jaya
(SBJ) Khusus," ungkap Kolonel Laut (KH) Sumantri, Kepala Sub- Dinas
Penerangan Umum Dispenal.
Hal yang sama dijelaskan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi bahwa
helikopter yang jatuh di Nabire itu milik TNI AL yang tengah melakukan
operasi SBJ di Nabire.
Namun, di Papua diberitakan bahwa kecelakaan terjadi saat helikopter
tersebut melakukan uji kelayakan penerbangan dalam rangka pengamanan
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akan tiba di Nabire Sabtu mendatang.
Tentang hal itu, Sudi tidak memberi konfirmasi yang tegas. "Lebih
rinci, silakan bertanya kepada Panglima TNI atau Kepala Staf TNI AL. Saya
belum dapat informasi secara resmi. Saya baru mendapat informasi bahwa
helikopter itu jatuh dalam rangka operasi Surya Bhaskara Jaya," ujarnya.
Taufik lebih jauh menjelaskan, menurut hasil pemantauan udara tidak
ada tanda-tanda "kehidupan" di sekitar lokasi helikopter itu jatuh. Posisi
helikopter itu terbalik di dalam sungai dan sulit diketahui ada tidaknya
penumpang yang selamat. Kondisi penumpang belum diketahui sama sekali,
termasuk kondisi helikopter tersebut.
Menurut rencana, hari Kamis ini tim evakuasi gabungan yang terdiri
atas tim search and rescue (SAR) Nabire, Linmas Nabire, TNI, Polri, dan
masyarakat akan mengevakuasi para korban. Diharapkan sebelum 24 Desember
2004 para korban selesai dievakuasi.
Presiden di Papua
Menurut Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Daerah Provinsi Papua
Fred Manufandu, Presiden Yudhoyono bersama lima menteri dan rombongan akan
melakukan kunjungan kerja sekaligus Natal bersama masyarakat Papua selama
lima hari. Presiden tiba di Biak tanggal 24 Desember, kemudian berangkat
dengan KRI Lampele dan hari itu juga tiba di Nabire.
Di Nabire, Presiden akan mengunjungi Masjid Baiturahman, Gereja
Maranatha, dan Rumah Sakit Umum Daerah Nabire. Malam harinya Presiden dan
rombongan dijamu di kediaman Bupati Nabire AP Youw. Rumah itu dinilai aman
karena semua bahan bangunan kediaman AP Youw terbuat dari kayu.
Hingga kemarin gempa susulan masih terjadi dengan kekuatan sekitar 4,3
pada skala Richter.
Dijadwalkan hari Sabtu rombongan Presiden Yudhoyono menuju Biak dengan
pesawat, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jayapura.
Jika Presiden menyetujui, di Jayapura akan dilakukan pertemuan dengan
para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda hari Sabtu sekitar
pukul 10.00. Pada hari yang sama, pukul 20.00, rombongan Presiden menuju
Gedung Olahraga Jayapura untuk merayakan Natal bersama masyarakat Jayapura.
Pada hari Minggu rombongan Presiden bertolak dari Jayapura menuju
Ambon untuk merayakan Natal bersama masyarakat Maluku di Ambon.
(kor/inu/dth)
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [email protected]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/