SURAT UNTUK ORANG SEKAMPUNG: 

MEMPERKUAT DAN MEMPELUAS JARINGAN KERJA

[Kepada Kawan-kawan "Komunitas Terapung" dan Doddy Moyank]

Melalui surat-surat Alimulhuda ke Paris, terbayang juga keadaan kehidupan 
sastra-seni di Kalimantan Tengah, khususnya Palangka Raya yang terpaksa saya 
tinggalkan setahun lalu.  Lebih-lebih setelah penyokong-penyokong kuat kegiatan 
sastra-seni kita seperti Salundik Gohong tidak lagi menjadi walikota Palangka 
Raya dan Bu Soendari, puteri Yogya itu, tidak lagi memimpin Dinas Pariswisata 
Propinsi, Andi, putera Bugis yang enerjik, pegawai Bank Indonesia, meninggalkan 
Palangka Raya, sastra-seni di kampung kita kehilangan beberapa tenaga pendukung 
teras yang penuh prakarsa. Kehidupan sastra-seni ibukota Kalteng seperti 
menderita catat tulang punggung. Tapi dari kedatangan Rendra, Rosa Dorothea 
Herliany dan perupa Andar Manik ke Palangka Raya, saya melihat isyarat bahwa  
sastra-seni di kampung masih saja berdenyut. Ketika Ikatan Sastrawan Indonesia 
[ISASI] Kalteng] dengan majalah Dermaga-nya tersuruk, tanpa menunggu munculnya 
kembali Dewan Kesenian Palangka Raya yang "tersabot" sehingga mati ketika masih 
bayi, Komunitas Terapung tampil  sebagai pengganti guna menangani 
masalah-masalah sastra-seni di Kalteng. Saya tidak tahu persis apa yang 
dikatakan dan dilakukan oleh Rendra, Rosa dan Andar waktu di Palangka Raya. 
Tapi kedatangan mereka menunjukkan bahwa sastra-seni di Kalteng masih 
menggeliat. Saya pun sangat yakin bahwa koreograf enerjik Toseng Antang, murid 
Bagong Kussudiardjo, dengan sanggarnya masih tetap giat dana kreatif. 
Kedatangan Rendra, Rosa dan Andar juga memperlihatkan bahwa para seniman 
Kalteng, khususnya Palangka Raya, mencoba keluar dari tempurung langit sempit 
kota mencari cakrawala lebih luas. Langkah begini saya kira sangat berguna 
dalam usaha meningkat taraf karya dengan standar tinggi. Saya membayangkan 
bahwa dengan peluncuran antologi puisi "Ekspedisi Waktu" karya Indra Tjahyadi 
yang direncanakan berlangsung pada April 2005 di Palangka Raya, jaringan 
kerjasama dengan seniman-seniman dari luar akan kian berkembang dan 
dikonsolidasi. Akan sangat baik misalnya jika pada waktu itu Halim HD dari Solo 
dan penyair Saut Sitomorang bisa hadir untuk memeriahi peluncuran antologi 
tersebut. Barangkali kehadiran mereka bisa menjadi tambahan  "kayu bakar baru" 
yang bisa lebih memarakkan api di unggun sastra Kalteng. Mengingat dekat dan 
hubungan tradisional Kalteng-Surabaya-Malang, barangkali jaringan kerjasama 
dengan Surabaya-Malang lebih mendapat perhatian di samping mengembangkan lebih 
lanjut kerjasama dengan teman-teman seniman di Kalimantan Selatan, Kalimantan 
Barat dan Kalimantan Timur serta Sulawesi Selatan. 

Maraknya kegiatan sastra-seni di daerah-daerah saya anggap penting dalam usaha 
membangun dan mengembangkan pusat-pusat budaya dan kegiatan intelektual di luar 
Jakarta  dalam usaha mewujudkan sastra-seni kepulauan, dari bawah oleh para 
sastrawan-seniman itu sendiri. Untuk mendiskusikan dan memantapkan masalah 
inilah, saya kira kawan-kawan di Kalteng khususnya dan Kalimantan umumnya, 
perlu bertemu, paling tidak berkomunikasi, dengan Halim HD dan Saut Sitomurang 
atau Herman dari Lingkom [Lingkaran Komunikasi] di Batu, Malang atau 
teman-teman dari Rumah Dunia di Banten, Tobucil[Toko Buku Kecil] di Bandung. 

Saya memang sedang berbicara tentang masalah yang bersifat konsepsional. Hal 
ini saya ketengahkan karena saya tidak sepakat dengan sementara pendapat di 
kalangan kita di Kalteng bahwa yang terpenting adalah kerja praktis yang antara 
lain diungkapkan dalam kata-kata:"rapat-rapat melulu,padahal rapat tidak pernah 
menjadi nasi" ["pumpung dia tau jari bari" jika menggunakan bahasa Ngaju], 
ucapan yang sering dilontarkan ke hadapan saya waktu di Palangka Raya. 
Celakanya ketika rapat bisa menjelma jadi "bari" [nasi], menyuap nasi di 
pinggan itu saja tidak bisa. Keselesaian konsepsional bagi saya merupakan 
masalah kunci karena dengan demikian maka semua kegiatan dalam segala skala 
yang dilakukan kemudian bergerak di alur konsepsional ini sehingga segalanya 
dilakukan dengan terarah ke suatu titik capaian. Dengan demikian kita 
meninggalkan sifat spontanitas dan bisa melahirkan suatu gerakan kebudayaan 
dari bawah. Keselesaian konsepsional tidak lagi menghadapkan kita pada keadaan 
bahwa "nasi di pinggan pun tidak bisa kita makan" dan masih harus disuapkan ke 
mulut. Kalau mau dan berani terus-terang, keadaan beginilah yang sering saya 
hadapi di Kalteng beberapa tahun lalu. Dengan menumbuhkan, memperkuat dan 
mengembangkan sistem jaringan kerja, maka masing-masing akan memungut 
keuntungan dari keunggulan dan kekurangan masing-masing. Sistem jaringan kerja 
ini pula memungkinkan kita tidak lagi harus berangkat dari nol karena kita bisa 
belajar dari pengalaman anggota jaringan lainnya. Sistem jaringan adalah suatu 
kerjasama setara bersifat kemitraan. Barangkali di sinilah bedanya dengan 
jaringan yang dikendalikan oleh suatu partai politik. Dengan terajutnya sistem 
jaringan, tidak sedikit masalah, termasuk masalah tekhnis praktis bahkan 
material bisa dipecahkan. Tidak usah jauh-jauh mencari contohnya. Ambil saja 
pengalaman  kecil ISASI Kalteng,Palangka Raya. Kita bisa mendapatkan kantor di 
pusat kota dekat Bundaran Besar dengan segala perlengkapannya, bukankah karena 
adanya jaringan? Kita bisa menerbitkan Majalah Sastra Dermaga, bukankah karena 
adanya jaringan? Festival Sastra selama seminggu lebih yang kita selenggarakan 
bukankah bisa terselenggara karena adanya jaringan pula?Jaringan lahir setelah 
keselesaian konsepsional pada diri kita. Adanya keselesaian konsepsional ini 
pulalah yang membuat kita kaya prakarsa dan menjadikan kita seperti arus riam 
yang mengalir selalu mencari muara tanpa perduli segala rintangan sepanjang 
tanjung dan rantau sungai. Sistem jaringan adalah jawaban tanggap terhadap 
situasi sekarang, karya angkatan kekinian.

Agar jaringan kerjasama ini berkembang, saya kira patut selalu diperhitungkan 
masalah kesinambungan atau kontinuitas, menciptakan tenaga-tenaga teras 
penggiat dari berbagai angkatan.Dengan demikian kegiatan akan terus berlanjut 
di alur yang telah disepakati sekalipun penggiat-penggiat lama pergi atau 
meninggal. Untuk Palangka Raya, tenaga-tenaga ini disediakan oleh 
sekolah-sekolah dan Universitas Negeri Palangka Raya [Unpar].

Dari sudut pandangan begini maka saya menyambut gembira keputusan kawan-kawan 
dari "Komunitas Terapung" untuk meluncurkan antologi puisi "Ekspedisi Waktu" 
karya Indra Tjahyadi April 2005 nanti.

Paris, Desember 2004
--------------------
JJ.KUSNI
[Bersambung...]

Catatan:

Alamat kontak "Komunitas Terapung", Palangka Raya, Kalimantan Tengah

p/a MOHAMMAD ALIMULHUDA
Jl. Rajawali II gg. 3 No. 48 Palangkaraya-73112
no HP. 081349653079 a.n.Suyitno BT.
E-mail: [EMAIL PROTECTED]




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [email protected]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke