29.12.2004
 
Reformasi Militer Eropa
 
Oleh : Peter Phillip
 
(Panzer Fuchs Jerman khusus untuk tugas anti teror)
 
Sebagaimana Indonesia, Uni Eropa memerlukan kekuatan militer tangguh, jika 
benar-benar ingin menjalankan tugas politik keamanannya. Banyak negara di Eropa 
telah mereformasi angkatan bersenjatanya secara perlahan. 

Akan tetapi, sejauh ini yang diutamakan dalam proses perubahan ini adalah 
pilihan antara angkatan bersenjata profesional atau angkatan bersenjata dari 
wajib militer dan mengenai penutupan garnisun tertentu atau pengurangan 
pasukan.Proses reformasi ini harus dilaksanakan untuk menghemat pengeluaran 
militer. Akan tetapi, karena biaya tinggi, sampai saat ini masih belum ada 
keberanian membentuk angkatan bersenjata bersama dengan sistem mandiri dan 
projek persenjataan sendiri. 

Langkah penting menuju politik pertahanan telah diambil, dengan pembentukan 
pasukan gerak cepat Eropa, yang unsurnya terdiri dari hampir semua militer 
Eropa dan yang bisa dioperasikan secara fleksibel. Menteri Pertahanan Inggris 
Geoff Hoon mengatakan, di masa depan, 13 batalion dengan kekuatan masing-masing 
1. 500 tentara, akan dapat ditugaskan ke kawasan krisis hanya dalam waktu 
beberapa hari.

Hoon mengatakan : "Kita hidup di zaman yang selalu berubah, dan kita harus 
menyesuaikan angkatan bersenjata kita agar lebih maju dari lawan potensial. 
Kita harus mempergunakan teknologi baru dan siap mengambil keputusan tegas, 
untuk menjamin agar angkatan bersenjata kita dapat melaksanakan tugas beratnya. 
Hanya proses perubahan dan perbaikan terus menerus, yang dapat menjamin agar 
angkatan bersenjata Eropa dapat dipersenjatai dan terstruktur sebagaimana 
mestinya, sehinggga dapat memenuhi tuntutan masa depan".

Tantangan baru

Tantangan ini akan terlihat dalam peningkatan jumlah penugasan pasukan di 
kawasan krisis dan juga dalam perang melawan terorisme internasional. Perang 
melawan teror malahan membuat Austria yang selalu bersikap netral, bergabung 
dengan Ceko dan Jerman membentuk sebuah pasukan tempur. Demikian menurut 
Menteri Pertahanan Austria, G�nther Platter.

Platter mengatakan: "Tidak ada satu negara pun di dunia yang mampu sendirian 
melawan ancaman tersebut. Inggris sudah sering mengirimkan pasukan 
profesionalnya ke luar negeri. Yang masih didiskusikan di banyak negara-negara 
Eropa adalah apakah hanya tentara profesional yang mampu menghadapi 
bahaya-bahaya baru. 

Jerman dengan pasukannya yang berkekuatan 250. 000 personel masih 
mempertahankan wajib militer. Sementara Perancis secara resmi sudah 
menghapuskan wajib militer sejak akhir 2001. Tentara profesional yang digaji 
menggantikan pasukan wajib militer. Saat ini Perancis memiliki 350. 000 tentara 
profesional. Angkatan Bersenjata Perancis memahami peranannya sebagai majikan 
terbesar dengan tawaran pendidikan terbaik. Orang bahkan dapat menjadi tentara 
tanpa mempunyai ijazah sekolah.

Masuknya Polandia ke Pakta Militer Atlantik NATO telah mempercepat modernisasi 
angkatan bersenjatanya yang sekarang memiliki 150.000 personel. Jumlah 
tentaranya hampir menurun separo dibandingkan tahun lalu. Tapi ini tidak 
berarti mereka tidak akan lagi menerima tentara baru. Kolonel Piotr Pertek, 
jurubicara Kementrian Pertahanan mengatakan: "Separuh dari tentara Polandia 
sekarang adalah tentara profesional. Sampai tahun 2010 kami bertujuan menaikkan 
tentara profesional sebanyak 70 persen. Tetapi ini tidak berarti kami 
menghapuskan wajib militer." 70 garnisun telah ditutp sejak tahun 1989. Selain 
itu, masa wajib militer dipersingkat. Saat ini masa rekrut di Polandia 
berlangsung selama 12 bulan. Mulai Juli tahun depan akan dipersingkat menjadi 9 
bulan", kata Pertek.

Menghapus wajib militer

Ceko dan Hungaria sebaliknya akan mengakhiri wajib militer akhir tahun ini. 
Menteri Pertahanan Ceko Karel K�hnl, awal November lalu mengumumkan di depan 
Senat Praha: "Penyegaran personel angkatan bersenjata di saat damai hanya 
dilaksanakan secara suka rela melalui tentara profesional atau tentara yang 
dinamakan cadangan aktif." Setelah pendidikan profesional, jumlah militer akan 
dikurangi menjadi 

35.000 personel pria dan wanita. Personel miter baru ini akan ikut serta dalam 
misi perdamaian. Kekosongan yang ditimbulkan oleh penghapusan wajib militer 
akan diisi oleh sekitar 500.000 pengangguran yang ada.

Slowakia baru saja mengkampanyekan angkatan bersenjatanya dengan moto "tentara 
profesional". "Keyakinan, tekad, motivasi, ketetapan," keempat pemikiran dasar 
ini merupakan tema dari kampanye iklannya di berbagai sarana media masa.

Kementrian Pertahanan di situ mengumumkan berakhirnya wajib militer akhir tahun 
2006. Ke depan, Slowakia akan memiliki bala tentara kecil dengan perlengkapan 
yang baik dan profesional. Jumlah personel akan menjadi jauh lebih kecil, yaitu 
hanya terdiri dari 20. 000 tentara.

Main film ketimbang perang

Melalui keanggotaannya di Uni Eropa tahun 2007, Rumania juga akan membentuk 
tentara profesional. Hal ini tidak disukai oleh semua tentara karena mereka 
akan berhenti main film di Hollywood. Pada saat ini keseluruhan kesatuan 
militer disewakan untuk perusahaan produksi film AS. Seorang tentara Rumania 
yang menjadi bintang figuran hanya dibayar untuk 3 kali makan sehari. Demikian 
menurut bekas tentara Traian Paun: "Saya ikut main di filem Cold Mountain � 
kami memainkan adegan perang saudara. Sangat menyenangkan dan makanannya enak"

"Jika pemain figuran tidak ada lagi, maka tak seorang pun mau menjadi tentara, 
karena siapa yang mau bersama AS pergi ke medan perang betulan" kata Paun. Saya 
melihat reportase televisi mengenai 730 tentara profesional Rumania di Irak: 
semua mengeluh karena harus bekerja di tempat berdebu dan panas tanpa 
perlengkapan yang memadai dan selalu harus memperbaiki WC rusak. 

Tentara AS dikatakan sangat angkuh. "Tidak, saya kira lebih baik jika kami 
mempertahankan tentara rakyat dan terus main film" katanya. Sutradara Amerika 
memperlakukan kami dengan baik. Kenapa mereka memakai kami? Karena kami 
memiliki negeri yang indah yang patut dipertahankan jika diperlukan.


                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Take Yahoo! Mail with you! Get it on your mobile phone.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke