SURAT KEMBANG KEMUNING: 


MEMBANGUN TIANG-TIANG JEMBATAN



Rencana peluncuran antologi puisi Indra Tjahyadi, "Ekspedisi Waktu" [Penerbit 
Atlas, Jakarta 2004] yang akan dilakukan di berbagai kota penting di Jawa, 
termasuk di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dalam bulan-bulan mendatang 
merupakan suatu aktivitas sastra yang menggembirakan. Melalui persiapan 
peluncuran antologi puisi ini, beberapa komunitas sastra-seni telah melakukan 
saling hubungan. Dari kontak terjalin kerjasama dan dari kerjasama bisa 
diharapkan adanya terobosan demi terobosan dalam kegiatan bersastra dan 
berkesenian berdasarkan saling asih, asah dan asuh yang hanya  menguntungkan 
semua pihak. Melalui kontak dan kerjasama antar komunitas berbagai daerah dan 
pulau, bisa diharapkan selanjutnya muncul pusat-pusat sastra-seni dan kegiatan 
intelektual yang terpencar di berbagai pulau sehingga dari sini lambat-laun 
bakal muncul jadi kenyataan sastra-seni pulau sebagai pengejawantahan ide 
bhinneka tunggal ika di negeri ini. 

Adanya universitas-universitas, adanya koran-koran dan majalah daerah, radio 
dan tivi, sanggar-sanggar sastra-seni di berbagai propinsi dan daerah, serta 
syarat-syarat tekhnologi canggih seperti sekarang, menyediakan syarat-syarat 
yang mampu menerobos isolasi geografis dan basis sosial bagi pembentukan 
pusat-pusat kebudayaan dan intelektual demikian. Kontak antar jaringan dan 
komunitas memungkinkan para anggota komunitas saling belajar dan saling bantu 
dalam berkesenian. Sedangkan warna serta kekayaan daerah memberikan syarat 
material untuk melahirkan karya-karya bercorak lokal -- karya-karya yang bisa 
disebut karya-karya Indonesia dalam artian menyerap segala unsur positif dari 
mana pun, termasuk dari negeri-negeri lain. 

Sedangkan segera terbitnya kembali majalah budaya Aksara pimpinan Manik Sinaga 
di Jakarta, bisa dilihat sebagai sarana penyalur penyiaran dalam bentuk lain 
karya-karya dari komunitas-komunitas yang tersebar itu.

Apabila syarat-syaratnya sudah tersedia dan pada saat itu komunitas-komunitas 
ini berkumpul di suatu tempat untuk membicarakan masalah-masalah sastra-seni 
dan kebudayaan umumnya maka saya membayangkan saat itu berlangsunglah kongres 
kebudayaan nasional sesungguhnya. Kongres kebudayaan nasional yang 
diselenggarakan oleh para aktor sastra-seni itu sendiri. Mimpi tentang adanya 
kongres kebudayaan oleh para aktor kebudayaan itu sendiri, kiranya menjanjikan 
lahirnya suatu gerakan kebudayaan dari bawah, gerakan kebudayaan yang tanggap 
zaman dan aspiratif yang bebas dari kendali resmi dan partai politik mana pun. 
Kongres sastra-seni yang berdaulat.Kongres kebudayaan begini, saya kira akan 
meratakan pengalaman-pengalaman berkesenian di lapangan di berbagai daerah, 
sehingga dari sini daerah-daerah saling belajar dan tak perlu mengulangi 
sesuatu dari awal melalui proses trial and error.   

Dalam perspektif beginilah saya melihat arti penting peluncuran antologi puisi 
Indra Tjahyadi "Ekspedisi Waktu". Peluncuran karya ini di berbagai daerah saya 
lihat sebagai tiang-tiang jembatan yang menghubungkan komunitas-komunitas 
sastra-seni berbagai daerah di samping pembahasan secara profesional tekhnis 
dan ide. Mengapa tidak dalam usaha menambah tiang-tiang dan merampungkan 
bangunan jembatan penghubung ini, karya-karya dari berbagai daerah lainnya pun 
diluncurkan dengan sistem jaringan begini pula. Apabila Majalah Aksara, milis 
berbagai komunitas dan ruang-ruang kebudayaan radio, tivi, majalah dan harian 
berbagai tingkat dan daerah kemudian menyiarkan hasil peluncuran itu, saya pun 
hanya melihat dampak positifnya bagi semua pihak. Saya melihat kegiatan 
berdasarkan sistem jaringan begini merupakan cara praktis dalam memarakkan 
kegiatan sastra-seni nasional dari bawah oleh para aktor sastra-seni itu 
sendiri. Jakarta akhirnya tidak lain dari sebuah daerah juga adanya yang tidak 
lagi bisa berpongah diri mengatakan atau merasa sebagai standar sah sastra-seni 
nasional. Sistem jaringan merupakan alternatif bagi pembangunan kebudayaan 
nasional, kutub lain dari sentralisme terbuka atau pun terselubung.

Paris, Januari 2005.
-------------------
JJ.KUSNI

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke