bercanda dalam duka  kedengarannya agak miris juga  ya  ....
karena empatti dan simpati menunjukkan bahwa kita adalah
manusia ciptaan illahi.

salam






Wah pak, itu sekadar bumbu saja...
Saya cuma mau klarifikasi ke pak Ambon saja, kalau polisi yang meninggal
dan hilang karena tsunami ada 700-an orang, bukan 7,000-an orang. Mungkin
koran Cendrawasih Pos salah ketik.....
Soalnya jumlah seluruh polisi se propinsi NAD mungkin tak lebih dari 7,000
orang.

Kenyataannya banyak mayat ditelan gelombang tsunami kok, jadi tidak
mengambang di kali atau nyangkut di pohon. Kalau tenggelam ke dasar lautan
ya pasti dimakan ikan....

Biasanya kalau ada bencana seperti itu, orang-orang akan jijik makan ikan
laut untuk beberapa saat, karena terbayang ikan-ikan tersebut habis memakan
manusia.....
Saya pernah ikut berlayar dengan nelayan, jadi tahu sedikit tentang
kisah-kisah seperti itu...



[EMAIL PROTECTED] wrote:

mungkin itu orang sudah putus tali kemanusiaannya sehingga,
empati dan sympathy  hilang dari dirinya

salam







  djajoeri,
  Kamu bole gak suka sama polisi2 itu  tetapi untuk yg terkena musibah dan
sudah meninggal ini tidak patutlah kamu gunakan kata2 yg sama sekali tidak
terdapat nada empatinya....


  ptP
  [EMAIL PROTECTED]



  ----- Original Message -----
  From: radityo djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]>
  To: <[email protected]>
  Sent: Wednesday, January 05, 2005 1:35 PM
  Subject: Re: [ppiindia] 7.660 Polri Hilang, 3 Kajari Meninggal Dunia


  >
  > Mas Ambon yth (nama aslinya siapa ya?)
  >
  > Mungkin Cenpos salah ketik ya..soalnya aku baca di koran hari ini,
polisi yang meninggal 'hanya'  700-an...bukan 7000-an...
  > Sebagian sudah ditemukan, sebagian lagi raib tersedot tsunami ke dasar
lautan......
  > mungkin hiu-hiu sedang berpesta pora menyantap daging manusia yang
segar, menyeruput darah amis mereka.........
  >
  >
  >
  >
  >
  >
  > Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  > Cendrawaih Pos
  > 1/1/2005
  >
  > 7.660 Polri Hilang, 3 Kajari Meninggal Dunia
  >
  > JAKARTA-Polisi melansir data terbaru soal jumlah anggotanya yang turut
menjadi korban keganasan gempa dan tsunami di Aceh. Akibat bencana yang
tercatat sebagai salah satu terdahsyat sepanjang sejarah itu, sekitar 7.660
aparat kepolisian dinyatakan hilang.
  >
  > Data ini sekaligus memperbaharui data sebelumnya yang mencatat sekitar
300 polisi menjadi korban. Kadiv Humas mabes Polri Irjen Pol Paiman
menyatakan 7 ribuan anggota Polri itu adalah penghuni delapan asrama polisi
di Nangroe Aceh Darusalam. Menurut Paiman, setelah bencana itu terjadi
delapan asrama polisi itu hancur rata dengan tanah.
  >
  > Delapan asrama polisi itu, kata Paiman, meliputi asrama Lantenan I,
Lantenan II, asrama Pungoh, asrama Kebon Kelapa, asrama Ulele, asrama
Brimob
di Lingke, asrama Polisi Air, dan asrama di Meulaboh. "Semuanya hancur,
rata
dengan tanah disapu gelombang tsunami tersebut," ujarnya. Ditambahkan
Paiman, jumlah itu masih belum termasuk rusaknya bangunan Polda NAD.
  >
  > Paiman menambahkan, Mabes Polri belum berhasil mengidentifikasi
keberadaan anggotanya yang hilang itu. Tidak jelas, apakah mereka tewas
atau
masih hidup. Hingga kemarin sore, Mabes Polri baru mencatat ada 34 anggota
Polri selamat. Mereka kini sedang mendapat perawatan di RS Bhayangkara
Medan, Sumatera Utara.
  >
  > "Sebagian besar mengalami luka-luka dan dirawat di bagian bedah dan
internist," tambah Paiman. Mabes Polri juga memastikan terdapat 50 kepala
keluarga Polri yang selamat. Mereka kini berada di hanggar pesawat TNI AU
di
bandara NAD. Sementara mengenai jumlah korban tewas, Paiman menyebut baru
ada 10 yang berhasil diidentifikasi. Mereka adalah Kombes Pol Sahrul
Zaenal,
Iptu Gunawan Rahman Briptu Gunawan Ariwibowo, Brigadir Susilo, Bripda
Noerdianto, Bhara Sugiman, Bhara Sofian, Brigadir Wahyu, Bhara Ridwan dan
Bhara Tatang Suryana.
  >
  > Masih belum jelasnya keberadaan ribuan pasukan Polri itu juga dibarengi
dengan tidak jelasnya peralatan dan perlengkapan Polri. Menurut Paiman,
sejauh ini, Mabes Polri baru berhasil mengidentifikasi setidaknya enam
kapal
tipe C milik Satpol Air Polda Aceh, tiga kendaraan taktis lapis baja, 2
helikopter, 10 mobil patroli lalu-lintas dan puluhan motor patroli, hilang.
  >
  > Dalam kesempatan itu, Paiman juga menyatakan Mabes Polri kembali
menambah jumlah personel ke NAD. Sekitar 500 lulusan SPN (sekolah polisi
negara) Seulawah yang baru dilantik Rabu (29/12) langsung diberangkatkan ke
Meulaboh dan Banda Aceh. Mabes Polri juga mengerahkan 200 personel Brimob
Polda Metro Jaya dan 150 Brimob Sumatera utara.
  >
  > "Mereka kita konsentrasikan untuk menjaga SPBU, evakuasi korban dan
sebagian diantaranya untuk menjalankan operasional Polda NAD yang masih
lumpuh," terang Jenderal bintang dua ini. Mabes sendiri, lanjutnya,
mengirim
secara khusus Direktur Samapta Brigjen Pol Ito Sumardi. Mantan
Kapolwiltabes
Surabaya ini ditugaskan untuk mengkoordinir pelaksanaan evakuasi dan
pendataan korban dari pihak Polri.
  >
  > Sementara itu, data terbaru dari Kejaksaan Agung (Kejagung)tercatat
sedikitnya tiga kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) di NAD dipastikan
meninggal
dunia. Mereka adalah Kajari Bireun Efdal Effendi, Kajari Meulaboh Zikri,
dan
Kajari Calang Superli. ''Mereka kemungkinan meninggal bersama stafnya,''
kata Kapuspenkum RJ Soehandoyo di Gedung Kejagung Jakarta kemarin.
  >
  > Praktis dengan data kemarin, total personel jaksa yang meninggal dunia
dan hilang berjumlah 28 orang. Umumnya para korban berada di rumah yang
berdekatan di pesisir pantai NAD.
  >
  > Sedang Kepala Kejati NAD Andi Amir Ahmad beserta wakil dan para asisten
Kejati dikabarkan sudah ditemukan dan dalam keadaan sehat walafiat. Kendati
demikian sejumlah stafnya hingga kemarin belum ada data terbaru. Sedang
aset
berupa gedung dan sejumlah berkas milik Kejati dan Kejari se-NAD dipastikan
tak terselamatkan.
  >
  > Menurut Soehandoyo, informasi tersebut berdasarkan laporan Kajari
Lhokseumawe Ali Mukti Harahap, yang ditugasi Jaksa Agung Abdul Rachman
Saleh
memantau personel jaksa di NAD. ''Selain Ali Mukti, Jaksa Agung juga telah
memerintahka Kajati NAD untuk memantau perkembangan terbaru,'' ujar mantan
Wakil Kajati Sumbar ini.
  >
  > Hingga kemarin, hubungan telekomunikasi ke Kejati NAD, Kejari Banda
Aceh, Kejari Meulaboh, Kejari Calang, Kejari Sigli, serta sejumlah Kejari
lainnya masih terputus. (guh/agm)
  >
  >
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >
  >
  >
  >
***************************************************************************
  > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju
Indonesia
yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
  >
***************************************************************************
  >
__________________________________________________________________________
  > Mohon Perhatian:
  >
  > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
  > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
  > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
  > 4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
  > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
  > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
  > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
  >
  >
  >
  >
  > ---------------------------------
  > Yahoo! Groups Links
  >
  >    To visit your group on the web, go to:
  > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
  >
  >    To unsubscribe from this group, send an email to:
  > [EMAIL PROTECTED]
  >
  >    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
  >
  >
  > __________________________________________________
  > Do You Yahoo!?
  > Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
  > http://mail.yahoo.com
  >
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >
  >
  >
  >
***************************************************************************
  > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju
Indonesia
yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
  >
***************************************************************************
  >
__________________________________________________________________________
  > Mohon Perhatian:
  >
  > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
  > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
  > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
  > 4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
  > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
  > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
  > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
  >
  > Yahoo! Groups Links
  >
  >
  >
  >
  >
  >
  >




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links













***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]

   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links













------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke