http://www.jurnalperempuan.com/yjp.jpo/?act=berita%7C-270%7CN Jumat, 07 Januari 2005
Laporan Gempa Aceh Penyakit Gatal Serang Bayi di Pengungsian Seulimauan Aceh Besar Jurnalis : Eko Bambang S Jurnalperempuan.com-Banda Aceh. Penyakit gatal-gatal yang menimbulkan sejumlah bercak-bercak merah pada sekujur tubuh menyerang seorang bayi 12 Bulan di lokasi pengungsian di kecamatan Seulimaun Aceh Besar. Munculnya bercak-bercak merah ini mulai telah terjadi beberapa hari yang lalu, hingga saat ini. Bahkan ditelapak tangan bercak-bercak tersebut bentuknya seperti luka. Tidak ada penanganan khusus terhadap penyakit ini. Menurut Laili, ibu mengatakan bahwa sejauh ini penyakit anaknya hanya diberi obat gatal biasa. Laili adalah pengungsi yang berasal dari Setui Banda Aceh. Ia mempunyai empat orang anak. Yang terkecil berumur 12 bulan. Sewaktu gempa dan Tsunami datang ia berhasil menyelamatkan diri termasuk dua orang putranya yang masih kecil yang dia gendong. Duan anak lainnya jga berhasil menyelamatkan diri. Namun demikian Laili tidak tahu bagaimana nasib suaminya yang hingga kini belum ada kejelasan. Waktu gempa terjadi kami semua masih berkumpul, namun setelah itu kami terpecah kemana-mana, �ujar Laili. �Anak saya beberapa hari ini gatal-gatal. Saya ngak tahu apa ini karena nyamuk atau apa, tetapi sekujur tubuh anak saya nampak sekali bintik-bintik merah, apalagi di telapak tangannya,�ujar Laili. Ditambahkannya, saya sudah beri obat gatal saja yang saya dapat dari posko, tetapi sampai sekarang lukanya belum juga hilang, � kata Laili. T. Idwar Rasyid, coordinator pengungsi di Posko tersebut mengatakan bahwa di poskonya bantuan yang dating tidak terlalu besar. �Kami tidak mempunyai tim medis. Kami hanya punya sejumlah obat saja, jadi kalau ada pengungsi yang sakit ya kami beri obat yang ada saja,� ujar Rasyid. Selain obat-obatan bantuan yang datang di posko ini lebih bersifat umum seperti makanan, dan hampir tidak ada bantuan berupa pakaian dalam, pembalut wanita yang diperlukan oleh pengungsi perempuan. �Bantuan memang datang pak, tetapi lebih banyak memang makanan. Untuk pakaian dalam memang tidak ada, apalagi softex. Jadi kalau ada yang membutuhkan selama ini mereka beli di pasar,� ujar Rasyid. Memang untuk lokasi pengungsi di Seulimanun ini berdekatanan dengan pasar. Namun masalahnya para pengungsi ini tidak mempunyai sepeser uang, karena memang harta benda mereka hilang. �Kami berharap sih bantuan bisa berisi sejumlah kebutuhan untuk perempuan, namun kami tidak kuasa karena kami hanya menerima bantuan. Untuk sejumlah bantuan yang datang ini saja kami mesti berterima kasih, �kata Rasyid. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/ 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

