Surprise juga ketika di hari-hari pertama penghujung tahun 
2005 tiba-2 kapal-kapal US-Navy berlabuh di perairan dekat 
Aceh, termasuk USS Abraham Lincoln. Yang pertama terfikir
adalah di perairan mana mereka bermanuver selama 5 hari
terakhir?. Kalau kapal-kapal itu selamat dari Tsunami,
kemungkinan besar mereka memang sebelumnya berlayar cukup
jauh dari sumber gempa maupun dari kawasan pantai dangkal,
atau memang sama sekali tidak berada di wilayah lautan
Hindia.

Beberapa hari kemudian browsing di internet, ada artikel
bernada "teori konspirasi", mengatakan bahwa seorang
pakar Kanada menuduh bahwa U.S. Navy termasuk pihak
yang paling awal menerima informasi akan potensi datangnya
Tsunami di lautan Hindia (setelah terjadi Gempa) tetapi
tidak melakukan usaha atau kurang cukup melakukan usaha
menyampaikan informasi itu ke daerah-daerah yang potensial
terkena Tsunami. Untuk sementara saya tidak ingin terlibat
dalam perdebatan yang mengarah ke tuduhan "teori konspirasi".

Nampaknya memang ada pihak-pihak yang "telmi" atau ragu-ragu
atau gamang dalam meresponse terhadap informasi - sejak 
terdeksi adanya gempa - atau bahkan setelah nyata-nyata
pantai Phuket di Thailand terlanda Tsunami. Baik dari
hasil simulasi rambatan Tsunami dari prof. Sakate:

<http://staff.aist.go.jp/kenji.satake/animation.gif>

maupun dari analisis laporan-2 di lapangan, kita tahu bahwa
gelombang Tsunami datang melanda pantai barat Thailand (Phuket
dan sekitarnya) kira-kira 1 jam setelah terjadinya gempa.
Sementara gelombang Tsunami tersebut baru mencapai pantai timur
Srilangka dan India kira-2 1 jam kemudian ( = 2 jam setelah
gempa). Jadi seandainya "pihak-pihak yang berwajib" tidak
telmi dan sempat memberitahu penduduk di pantai timur Srilangka
dan India (bag. Tamil Nadu), ada kemungkinan atau peluang
sekian persen untuk menyelamatkan sekian ribu atau sekian puluh
ribu jiwa. Tapi ya itu apa betul sesederhana itu situasinya?

{
  catatan: ada rekan yang memberi info - dari internet - bahwa
  penduduk sebuah desa nelayan di India ada yang berhasil
  diselamatkan, karena desa nelayan ini -ndelalah- mempunyai
  semacam "pos" internet nelayan, dan mempunyai SDM yang
  either very smart, or very lucky - kebetulan menangkap informasi
  / berita / peringatan akan adanya gelombang Tsunami
}

Terakhir, saya lebih cenderung mengatakannya sebagai Sunnatullah
( = "hukum alam" ) bahwa pangkalan US-Navy di samodera Hindia,
letaknya kira-2 di selatan Sri Langka - lebih selatan lagi di
banding kepulauan Maladewa - tepatnya di sekitar koordinat 
<7 LS/72 BT> - selamat dari bencana gelombang Tsunami. Mengapa
selamat, bisa dijelaskan secara ilmiah:

 => melihat kembali simulasi perambatan gelombang Tsunami

    <http://staff.aist.go.jp/kenji.satake/animation.gif>

    Saya amati sumber penyenab gelombang berbentuk garis

    - tentu erat kaitannya dengan bentuk "displacement"
      yang terjadi akibat melesaknya (megathrust) lempengan
      India-Australia, "nyelempit" ke bawah lempengan 
      Eurasia -> menyebabkan terbentuknya "kolam" berbentuk
      "V" atau "U" sedalam sekitar 10 m, sepanjang ratusan
      km. Ini yang menjadi sumber pembangkit gelombang Tsunami.
      Jadi tidak sulit dibayangkan jika sumbernya berbentuk
      "garis" yang +/- memanjang dari utara-selatan sepanjang
      patahan/fault di sebelah barat P. Sumatera itu.

    - Oleh karena itu "front" gelombang nya juga cenderung
      hanya merambat ke sebelah kiri (barat) dan kanan (timur)
      dari "sumber garis" tersebut. Front gelombang yang
      ke kiri/barat terutama menjalar ke arah pantai timur
      Srilangka dan India, sebagian juga ke kepulauan Maladewa,
      sedang front gelombang yang menjalar ke kanan/timur
      berjalan ke arah pantai barat Thailand serta Aceh.

      Ada terbentuk juga front gelombang ke arah utara dan
      selatan, tetapi relatif lemah (bisa dilihat dari lemahnya
      warna merah = magnitude = amplituda = puncak gelombang
      pasang) dari simulasi/animasi Prof. Satake di atas.

      <http://staff.aist.go.jp/kenji.satake/animation.gif>

  -   Nah pangkalan Diego Garcia terletak di atas pulau Atol
      kecil yang terletak di sebelah selatan dari Kepulauan
      Maladewa (Kep. Maladewa ada di selatan Srilangka),
      artinya tidak benar-2 "segaris" dengan sumber asal
      gelombang Tsunami di atas; sehingga front gelombang
      yang menjalar ke arah  pulau Diego Garcia juga relatif
      lemah (bisa dilihat dari lemahnya warna merah dalam
      simulasi/animasi di atas). Di Peta simulasi Prof. Satake,
      Pulau Diego Garcia hanya tergambar sebagai titik kecil/
      noktah, sekali lagi, kira-2 di koordinat <7.2 LS/72.2 BT>

   -  Di samping itu, sesuai dengan penjelasan "resmi" dari
      pihak Pangkalan US-Navy Diego Garcia, tekstur dasar laut
      di sebelah barat pulau tersebut juga kemungkinan besar
      telah membantu menyelamatkan pulau tersebut dari gelombang
      Tsunami. Tekstur dasar laut di sebelah timur pulau 
      tersebut mempunyai semacam "palung/lembah/canyon" yang
      dalam, yang mungkin membuat gelombang Tsunaminya "terserap".

   Cuma, pertanyaan menggelitik saya, adalah: 
   Informasi apa saja yang diterima oleh Pangkalan tersebut
   sejak terjadinya gempa di hari Minggu pagi 26 Desember 2002?

   => Apakah mereka aware akan terjadi Tsunami?
   => Apakah mereka aware/menerima informasi sesaat setelah
      gelombang tsunami mencapai pantai Phuket di Thailand?
   => Kalau jawabannya "iya", 
      apakah penghuni pangkalan sempat diungskikan/evakuasi?
      apakah sempat terfikir bagi mereka memberitahu "tetangga"

      ( let say Indian Navy? - meskipun Indian Navy itu saingan
        /"musuh" mereka di perairan tersebut? )

    Peta letak pangkalan dan sekelumit mengenai status dan
    sejarahnya dapat dilihat di site di bawah ini - pulau
    tersebut sebetulnya mrpk. koloni Inggris - dulu direbut
    dari tangan Portugis :

         <http://www.infoplease.com/spot/dg.html>

    Website resmi pangkalan Diego Garcia serta Press Release
    yang "singkat dan padat" menjelaskan keadaan setelah
    Tsunami ada di bawah ini.

    ==============================================( ihm )=====

                 <http://www.dg.navy.mil/>

Diego Garcia Personnel Safe, Facilities Intact Following Tsunami   
----------------------------------------------------------------
  
Diego Garcia, British Indian Ocean Territory � Navy personnel on 
board Naval Support Facility Diego Garcia in the Indian Ocean are 
safe following the earthquake and subsequent tsunami that had 
devastating effects on Southeast Asia. Facilities and operations were 
not affected.

Favorable ocean topography minimized the tsunami's impact on the 
atoll. Diego Garcia is part of the Chagos Archipelago, situated on 
the southernmost part of the Chagos-Laccadive Ridge. To the east lies 
the Chagos Trench, a 400 mile long, underwater canyon that ranges in 
depth from less than 1,00 meters below the surface to depths that 
plunge to over 5,000 meters. It is one of the deepest regions of the 
Indian Ocean.

Diego Garcia is located to the west of Chagos Trench, which runs 
north and south. The depth of the Chagos Trench and grade to the 
shores does not allow for tsunamis to build before passing the atoll. 
The result of the earthquake was seen as a tidal surge estimated at 
six feet.
    









------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give underprivileged students the materials they need to learn. 
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke