Mungkin India bukan sedang melamun, tapi tepatnya berpikir keras. 
Dengan kondisi India seperti sekarag (SDM, SDA dan Struktur Sosial-
nya) bantuan billion milyar tidak akan bisa memberi manfaat yang 
cepat untuk perubahan India, misalnya dari segi ekonomi.

Apalagi bantuan Internasioanal tersebut harus dibagi-bagi oleh 
beberap negara. Dan itupun dalam bentuk pinjaman.

Dengan menerima bantuan, misalnya, India memang menadapat keuntunga. 
Tapi dengan tindakannya yang sekarang.. dia sudah mendapat tiga kali 
keuntungan.

Pertama dengan mobilisasi militer bersar-besaran, bahkan sampai luar 
negeri. India sedang mencoba memperlancar perputaran uang di dalam 
negerinya sendiri..

Kedua, National Pride itu lebih mahal dari USD 10000 billion Aid 
(dalam bentuk utang lagi) sekalipun.

Ketiga, Geopolitik India akan diuntungkan. Mungkin negara-negara lain 
akan berpikir 7 x bila ingin macam-macam dengan India. (Hal yang sama 
sudah dilakukan Myanmar dengan menolak masukkan USS Abraham L.

Keempat, Setengah Rakyat India memang miskin (dibawah kemiskinan). 
Tapi itu lebih kepada struktur sosial, yang tidak bisa diatasi dengan 
program bantuan sekalipun. Jadi yah.. India melengkapi dirinya dengan 
dua status sekaligus. Pertema, Negara Sedag Berkembang yang disegani 
dan sekaligus (kedua) Negara Superpower. Mereka tidak perlu menjadi 
kaya dulu atau menjadi negara maju dulu, agar bisa menjadi super 
power. Waowww sebuah lompatan yang cukup signifikan dibandingkan 
(tentunya) memble sama sekali.

JM



--- In [email protected], ANDREAS MIHARDJA <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> India - ingin menjadi superpower dan mengharap bisa juga menjadi 
member dari prestigious international groups sama seperti China.    
Tetapi kalau menurut saya mereka membayar national pride 
dan "lamunan" mereka dgn harga yg terlalu mahal. Tetapi penolakan 
bantuan India adalah standard procedure diIndia apalagi dgn Congress 
party yg berkuasa.
> India juga tidak boleh melupakan Pakistan - selama mereka bersama 
tidak dapat menjadi superpower masyarakat dunia tidak akan menerima 
mereka.  Dengan penolakan international help India sekarang 
ketinggalan kapal yg berharga  Ini >4000 juta selalu adalah welcome 
money dan ini merupakan seed capital yg menurut PBB adalah kurang 
lebih sama dgn Marschal plan utk Jepang dan Germany. 
>  
> Memang India mungkin pasti sanggup mengatasi Tsunami ini dan 
mungkin   kerusakannya tidak terlalu berat dan manpower cukup.
[Army/navy/Airforce mereka cukup terlatih karena konflik dgn 
Pakistan/China] - But goodwill dunia is overwelming. dan India kick 
this away.
> I am sure that India could used the seed reconstuction capital from 
abroad that is now pouring in into Srilangka, Thailand and Indonesia 
[rupanya SBY dalam 2 tahun sudah jadi millionair dollar].  PM dari 
Sri Langka Yth M Rajapakse and Thailand Yth T Shinawatra menurut saya 
lebih berpengalaman dgn main International politic dari yg diIndia 
dan mereka put national pride aside for the sake of saving peoples 
life and future. Mungkin Jkalla waktu melihat keadaan diAceh mengerti 
ini bencana terlalu besar jadi buka pintulah.
>  
> Sekarang India mengirim AL -nya utk bantu Sri Langka dan katanya 
juga Indonesia{?] - ini menurut saya misplaced national pride. Lebih 
baik mereka membantu penduduknya sendiri yg dalam keadaan menderita. 
Bidang penghidupen penduduk yg kena bencana hancur dan dari mana  
dana nya harus dicari. Apakh India sanggup menghadapi ribuan juta 
dollar ongkos reconstruction tanpa foreign aid. [PBB memperhitungkan 
kira2 20-30 Biljon]
> US dalam keadaan bencana juga menerima bantuan dari luar - demikian 
juga Europa. Saya kira China juga - tetapi who are we to complain 
about India's behaviour. They are still living with the idea of self -
reliance - theori dari jaman Nehru. Ini pikiran national pride juga 
dikembalikan ke Indonesia oleh pemerintahan Mega cs  
>  
> Andreas
>  
> 
> rahardjo mustadjab <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> India menunjukkan kebolehan kekuatan lautnya dengan
> mengirim personil, kapal-kapal dan helicopter AL ke
> Sri Lanka untuk membantu mereka yang terkena musibah
> tsunami disana.
> 
> Ya, sea power adalah world power.  Imperium Inggris
> ketika jaya-jayanya adalah kekuatan laut.  Begitu pula
> imperium Soviet.  Idem ditto Amerika, bahkan dulunya
> US Navy memegang matra udara, baru pada tahun 1940-an
> lahir US Air Force.
> 
> Meskipun India miskin duwit, tapi Indian Navy bermatra
> udara-laut.  Kalau kita jalan-jalan ke Goa, di sebelah
> bandara sipil ada pangkalan satuan udara Indian Navy:
> disitu kelihatan pesawat pengintai jarak jauh Ilyushin
> (atau Antonov?) dan campuran helicopter Mi (Mikoyan)
> dan Allouette.
> 
> Di kawasan Samudra Pasifik, hanya India dan Australia
> yang punya blue water navy.  Blue water navy artinya
> kapal perangnya mampu melayari samudra, bukan coastal
> waters saja.  Ketika saya menghadiri acara Western
> Navy diatas kapal, saya lihat kapal korvet (frigates)
> yang ada helicopternya.  Navy helicopter berfungsi
> mengawal armada dan dipersenjatai dengan sea-mines
> yang mampu melumpuhkan kapal selam lawan.  Blue water
> navy tidak saja merajai permukaan laut, tapi juga
> bawah laut dengan kapal selam; baru-baru ini Indian
> Navy mencoba meluncurkan rudal jarak sedang dari kapal
> selamnya.
> 
> Salam,
> RM
> 
> -------------------------
> 
> India shows its sphere of influence to the world
> CHIDANAND RAJGHATTA
> 
> TIMES NEWS NETWORK[ WEDNESDAY, JANUARY 05, 2005
> 10:00:15 PM ]
> 
> 
> 
> 
> "The reason why India was approached to join the team
> of core nations was because it is a country with major
> capabilities. We have the largest navy in the Indian
> Ocean," Ambassador Sen acknowledged, adding, "There
> are good reasons why it is called the Indian Ocea...it
> has always been in the Indian sphere of influence." 
> 
> 
> To get a measure of India's territorial expanse, Sen
> said western experts should try superimposing the map
> of Europe over that of India. It is often overlooked,
> even by Indians, that the distance from Delhi to
> Dushanbe in Central Asia is less than to many southern
> Indian cities, he said, recalling the vision of
> J.N.Dixit, India's National Security Advisor who died
> on Sunday. 
> 
> "Sad as it is, it took the tsunami to realize India's
> expanse," Sen said. "Even the British who drew our
> maps first have no idea of this now." 
> 
> President Bush, who has repeatedly credited New Delhi
> India with justifiable global power aspirations
> despite its myriad problems, virtually affirmed its
> credentials after his visit to the embassy. He even
> announced his intention to visit India this year. 
> 
> "I want to thank the Indian government for taking a
> lead in this issue. One of the first things that we
> did was to put together a core group of nations,
> nations that are capable of organizing relief efforts
> around the region, and the Indian government has been
> especially strong, as a part of this core group," Bush
> acknowledged.  
> 
> 
> 
> 
> 
> 
**********************************************************************
*****
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-
india.uni.cc
> 
**********************************************************************
*****
> 
______________________________________________________________________
____
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
> 4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> 
> 
> ---------------------------------
> Yahoo! Groups Links
> 
>    To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
>   
>    To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
>   
>    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
Service. 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give underprivileged students the materials they need to learn. 
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke