http://www.equator-news.com/berita/Kolom/Interaktif/interaktif.asp?Berita=Interaktif&id=597
Sabtu, 8 Januari 2005

BBM Naik, Rakyat Tercekik

Perlukah Harga BBM di Dalam Negeri Naik?

Kenaikan harga BBM di dalam negeri selalu akan memicu naiknya harga barang 
dan jasa lainnya, terutama harga barang dan jasa pokok sehari-hari. Sudah 
tentu kenaikan harga tersebut akan memberatkan beban biaya rakyat, terlebih 
bahwa kondisi ekonomi rakyat Indonesia sebagian besar masih tergolong 
menengah ke bawah.
Maka sebagian besar rakyat Indonesia akan merasakan penderitaan akibat 
kenaikan harga BBM itu. Menurut informasi pakar ekonomi Indonesia, Kwik Kian 
Gie, beberapa waktu lalu di pemberitaan televisi, sebenamya dengan harga BBM 
yang sekarangpun Pertamina sudah untung cukup besar, karena biaya pokok 
produksi per liter BBM hanya sekitar 600 rupiah. Jadi untuk apa dinaikkan. 
Oleh karena itu bila niatnya ingin mendorong perekonomian rakyat dan ingin 
meningkatkan kesejahteraan rakyat, mestinya tidak dengan menaikkan harga BBM 
di dalam negeri. Justru harga BBM di dalam negeri mestinya diturunkan sampai 
ke harga dimana Pertamina masih untung! Bila maksudnya ingin menaikkan harga 
BBM untuk meningkatkan pendapatan Negara, seharusnya dilakukan tidak dengan 
hantam kromo, melainkan secara selektif.
Misalnya yang dinaikkan harga BBM yang dijual ke luar negeri saja. 
Pemerintah bermaksud menggunakan peningkatan pendapatan dan kenaikan BBM itu 
untuk meningkatkan kwalitas dan kwantitas di bidang pendidkan dan sosial. 
Dan satu sisi maksud tersebut memang baik, namun apalah artinya bila 
mengorbankan kepentingan rakyat yang lebih besar dan luas. Oleh karena itu 
seyogyanya harga BBM di dalam negeri tidak dinaikkan. Bila dilakukan juga, 
berarti Pemerintah telah membuat keputusan yang tidak berpihak kepada 
kepentingan rakyat Indonesia.
Berarti Pemerintah bertentangan dengan amanat semangat cita-cita UUD 1945, 
bahwa tujuan pembangunan Indonesia adalah untuk mewujudkan rakyat Indonesia 
yang sejahtera, adl, makmur berdasarkan Pancasila. Wajar bila keputusan itu 
akan dtentang habis-habisan oleh rakyat Indonesia. Selain itu, seharusnya 
pihak legislative berpihak kepada rakyat dan UUD 1945 dengan tidak 
menyetujui kenaikan harga BBM di dalam negen. Bila mau, Pemerintah bisa saja 
melakukan pemungutan suara Iangsung dan rakyat, sebagai wujud demokrasi, 
namun selain pertu biaya besar, hasilnya juga hampir dapat dipastikan bahwa 
rakyat Indonesia sebagian besar akan tidak setuju bila harga BBM d dalam 
negen dinaikkan. Oleh karena itu Pemerintah pasti tidak mau melakukan 
pemungutan suara langsung dan rakyat. Banyak cara untuk memperkuat keuangan 
Negara
Pertu diingat, bahwa masih banyak cara untuk meningkatkan kemampuan keuangan 
Negara, balk melalui berbagai upaya peningkatan sumber pendapatan Negara, 
maupun melaui berbagai upaya penghematan biaya Negara, dan lainnya. Dengan 
penghematan biaya Negara saja, keuangan Negara akan menjad lebih kuat Sebab 
bila kita amati banyak sekali pengeluaran Negara yang tidak efisien, tidak 
efektif, tidak tepat sasaran, tidak tepat guna, dan terkesan terjadi banyak 
sekali pemborosan bahkan penyimpangan/penyalahgunaan/penyelewengan/korupsi. 
Sekarang Pemerintah sedang giat-giatnya melaksanakan pemberantasan korupsi. 
Bila uang yang dikorupsi sebagian besar dapat dikembalikan kepada Negara, 
niscaya keuangan Negara akan menguat. Keberhasilan pemberantasan korupsi 
sangat ditentukan oleh kinerja aparat penegak hukum, dalam hal ini pihak 
Kepolisian, Kejaksaan dan Kehakiman yang sekarang diperkuat dengan 
dibentuknya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Bila aparat penegak hukum berfungsi dengan baik dan benar maka pemberantasan 
korupsi akan cepat berhasil. Namun bila banyak aparat penegak hukum tidak 
berfungsi dengan baik dan benar maka pemberantasan korupsi akan tidak 
sukses. Jadi terhadap para aparat penegak hukum yang kinerjanya tidak baik 
harus segera diganti, dan yang melanggar hukum harus segera diganti serta 
dikenakan hukuman berat. Selain itu keberhasilan pemberantasan korupsi juga 
sangat ditentukan oleh sanksi hukum bagi para koruptor. Bagi koruptor besar 
sebaiknya dihukum matt saja. Bila sanksi hukumnya diperberat dan 
dilaksanakan dengan konsisten, niscaya akan menimbulkan efek jera bagi para 
koruptor dan dapat mencegah terjadinya korupsi, sehingga korupsi di 
Indonesia dapat diminimized dan keuangan Negara dipastikan akan menguat.
Sayangnya, para koruptor besar itu sering menggunakan pengacara senior 
dengan membayar mahal untuk melakukan pembelaan dirinya dproses pengadilan, 
sehingga dimungkinkan sang koruptor menjadi ringan hukumannya bahkan bisa 
bebas dan sanksi hukum. Bila ini terjadi, berarti telah terjadi 
ketidakadilan di Pengadlan. Seharusnya para Pengacara senior itu tahu din, 
sudah jelas para koruptor itu penghianat bangsa kok masih dibela 
matt-matian. Apakah hati nuraninya dkalahkan oleh nilai uang yang diberikan 
sang Koruptor ? Apakah tidak sadar bahwa penggunaan ilmunya tidak tepat? 
Membela koruptor besar penghianat bangsa kok malah bangga! Mudah-mudahan 
para Pengacara senior itu diberi kesadaran untuk menjad penegak hukum yang 
baik, dengan menolak membela para koruptor besar. Apakah yang seharusnya 
dilakukan Pemerintah ?
Dalam konteks harga BBM, hal pokok yang harus dilakukan Pemerintah terutama 
adalah segera mengupayakan langkah penyehatan Pertamina, sehingga BUMN 
tersebut mampu menghasilkan BBM dalam jumlah dan mutu sesuai dengan yang 
dharapkan dan harga yang wajar. Untuk dapat menyehatkan Pertamina, sangat 
dipenukan Top manager yang berkemauan keras dan berkemampuan tinggi. Maka 
unjuk kerja para Top manager Pertamina harus di evaluasi secara ketat, bila 
unjuk kerjanya tidak kurang baik, harus secepatnya diganti dengan yang lebih 
baik, yang lebih mampu. Diindikasikan dalam tubuh Pertamina banyak sekali 
inefisiensi, high cost economy yang harus segera dapat diperbaiki.
Demikian juga terhadap seluruh BUMN lainnya yang jumlahnya lebih dan 150 
BUMN bemilai lebih 1.100 triliun rupiah. Bila sebagian besar BUMN tersebut 
dapat disehatkan, maka keuangan Negara pasti menjadi jauh lebih baik, 
sehingga berbagai keinginan Pemerintah, termasuk keinginan meningkatkan 
jumlah dan mutu pendidkan dan social, akan menjadi mudah. Bangsa Indonesia 
banyak yang pintar dan cerdas, terutama para Pemimpinnya, namun sering Iupa 
akan kepintaran dan kecerdasannya. Jadi kesimpulannya, harga BBM tidak perlu 
naik, sebab bila harga BBM naik rakyat yang tercekik ! Rakyat pasti 
keberatan danmenentang kenaikan harga BBM.
Dikhawatirkan bila harga BBM tetap dinaikkan akan terjadi gejolak sosial 
dimana-mana yang jelas akan sangat merugikan kehidupan berbangsa dan 
bemegara. Maka demi rakyat Indonesia tercinta, sangat diharapkan agar 
Pemenntah mau bersikap anf dan bijaksana untuk membatalkan niat menaikkan 
harga BBM. Toch masih banyak cars lain. Dalam filosofi Jawa, "Wani ngalah 
duwur wekasane". Artinya "berani mengalah itu tinggi derajatnya". Apalagi 
mengalah kepada kemauan rakyatnya sendin, rakyat Indonesia. Bukankah 
keberadaan Pemerintah sekarang ini juga karena mengemban amanat pendentaan 
rakyat?
Ali Hasbi
Jalan Kemakmuran Pontianak 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give underprivileged students the materials they need to learn. 
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke