Di Sri Lanka maupun di Thailand banyak penduduk beragama Islam yang menjadi 
korban benacana baik harta maupun jiwa.


----- Original Message ----- 
From: "Ari Condro" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; 
<[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, January 10, 2005 7:02 AM
Subject: Re: [ppiindia] Re: Ulama Saudi: Kita Lebih Berhak Membantu 
Indonesia


>
> Saya sudah baca ulasannya mas Satro dan mas Fathul.
>
> It looks like relevan and also make sensse.  Sayangnya apriori yang
> sebelumnya sudah timbul di kalangan awam maupun saudi tidak senetral itu.
> Berikut dibawah itu saya forward tulisan seorang teman yang sekarang 
> sedang
> bermukin di Qatar.
>
> Masalahnya sebelumnya di Saudi udah ada rame-rame berita yang menghujat
> orang Thailand dan Srilanka yang dibilang kafir segala macam.  Dan tsunami
> itu adalah kutukan Tuhan.  (Eh, gak tahunya yg paling parah korbannya 
> justru
> di Aceh).
>
> Berita lengkap di bawah ini :
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "count_the_numbers" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Sunday, January 09, 2005 2:38 AM
> Subject: Re: [apakabar] Earthquake+Tsunami karena Nuclear Amerika?
>
>
> = Yg ditonjolkan di sini adalah reaksi media Arab ttg bencana tsunami tsb,
> bukan seberapa cepat media internasional memberitakan bencana tsb. Mungkin
> sekali pada waktu itu berita bahwa Aceh yg nota-bene mayoritas Islam, 
> adalah
> daerah yg paling parah dan paling banyak korban jiwanya memang belum 
> sampai
> ke telinga para pakar Arab tsb. Mereka mengira negara2 atau wilayah2 yg
> mayoritas non-Muslim yg menderita paling parah sehingga -- maka dgn
> meyakinkan dan terkesan menghakimi mengemukakann opininya bahwa itu karena
> murka Allah terhadap orang2 Bangkok yg koruptor dan orang2 Kristen yg
> amoral, pendusta, pemabok, foya2, dst-nya.
>
> - Tsunami Allah's Revenge at Bangkok Corruption.
> - The problem is that the (Christian) holidays are accompanied by 
> forbidden
> things, by immorality, abomination, adultery, alcohol, drunken dancing, 
> and.
> and revelry. A belly dancer costs 2500 pounds a minute and a singer costs
> 50,000 pounds an hour, and they hop from one hotel to another from night 
> to
> dawn. Then he spends the entire night defying Allah.
>
> Tidak taunya, justru Aceh yg maroritas Islam-lah yg paling menderita, 
> paling
> hancur, dan paling banyak korban jiwanya.
>
> Itulah salah satu hikmah bagi kita semua juga adalah janganlah terlalu 
> mudah
> menghakimi. Sama dgn sebagian orang Kristen juga ada yg mengatakan bahwa 
> itu
> karena murka Tuhan Allah terhadap orang Aceh. Saya sangat tidak setuju. 
> Tau
> dari mana kita bahwa itu karena murka Tuhan?
>
> Dlm ajaran Kristen juga disebutkan bahwa kita (manusia) jangan memnghakimi
> sesama kita manusia, karena semuanya adalah hak Tuhan yg menentukan. Jadi
> adalah lebih baik kita mengambil hikmah dari bencana ini. Bahwa betapa
> pintarnya manusia, betapa hebatnya teknologi yg dicipatakan manusia, 
> betapa
> kayanya manusia, dan kehebatan2 manusia lainnya sama sekali tidak ada
> artinya di mata Tuhan. Manusia tidak lebih dari sebutir debu bila 
> berhadapan
> dgn kekuasaan Tuhan. Oleh karena itu, kita sebgai manusia harus bisa
> senantiasa tawakal, tdk arogan, tdk merasa paling hebat, merasa paling 
> tau,
> merasa paling suci (sehingga merasa berhak berperilaku seperti Tuhan di
> dunia), dan merasa paling2 lainnya.
> ===
> salam,
> Ari Condro
> ----- Original Message -----
> From: <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Monday, January 10, 2005 12:47 PM
> Subject: Re: [ppiindia] Re: Ulama Saudi: Kita Lebih Berhak Membantu
> Indonesia
>
>
>>
>>
>>                     "ade_kimhook2002"
>>                     <ade_kimhook2002@       To:
> [email protected]
>>                     yahoo.com>              cc:
>>                                             Subject:     [ppiindia] Re:
> Ulama Saudi: Kita
>>                     01/08/2005 12:53         Lebih Berhak Membantu
> Indonesia
>>                     AM
>>                     Please respond to
>>                     ppiindia
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> --- In [email protected], Satrio Arismunandar
>>
>> Kalau kita cermati cuplikan dibawah ini , kita akan menemukan
>> hal yang bertentangan antara kasus nomer satu dengan kasus
>> nomer dua.
>>
>> Karena kasus nomer satu itu menampik kasus nomer dua,
>> padahal orangnya masih tetap orang yang sama dan waktu
>> pun ditulis dengan waktu yang bersamaan.
>>
>> Kasus nomer satu itu ada corak exclusif, tidak universal.
>> Sedangkan kasus yang kedua lebih mengutamakan bahwa
>> semua mansuia itu tidak perlu dipandang karena ras dan
>> agamanya.
>>
>> Begitu kan ? Tapi kenapa terjadi bentrokan seperti demikian ?
>>
>> ==> Sdr Ade, coba anda cermati lagi dan cobalah untuk memahami 
>> betul-betul
>> kalimat-kalimat tsb. Kalau anda mencermati sebuah kasus atau masalah 
>> hanya
>> dgn persepsi dan paradigma anda sendiri, tentu akan berlainan dan saling
>> bertentangan.
>>
>> kasus nomer 1:
>> ______________
>>
>> > "Kita lebih berhak membantu saudara-saudara kita di
>> > Indonesia tempat komunitas Muslim terbesar di dunia.
>> > Jemaah haji terbesar juga datang dari Indonesia, dan
>> > Indonesia yang paling parah menderita akibat tsunami,"
>> > ujar seorang ulama Dr. Sheikh Abdullah.
>> ==> Hal ini maksudnya, bahwa setiap muslim adalah bersaudara, jd beban yg
>> ditanggung korban tsunami aceh, adalah beban dan derita masyarakat arab
>> juga. Dan masyarakat arab seharusnya lebih memprioritaskan aceh dgn
>> pertimbangan2x tsb.
>> Coba ika adik anda tertimpa musibah, tentu anda sebagai kakak / keluarga
>> lebih berhak dan wajib menolong adik anda dibanding dgn org lain. Namun
>> bukan berarti org lain tdk boleh membantu
>> Bahkan bukan muslim saja, saya yakin setiap agama yg lainpun akan 
>> memiliki
>> rasa solidaritas spt itu.
>>
>> kasus nomer 2 :
>>
>> > "Kita ingin buktikan bahwa sangkaan media Barat umat
>> > Islam enggan membantu saudaranya yang ditimpa musibah
>> > adalah tidak benar, mari secepatnya kita ramai-ramai
>> > menyumbang dengan segala kemampuan yang ada. Kita
>> > buktikan umat Islam adalah umat rahmah bagi sekalian
>> > manusia tanpa pandang agama, ras dan
>> > bangsa," ujar Sheikh Abdullah.
>> ==> Karena sebagian media, masyarakat dan pemerintah barat menuding bahwa
>> bangsa arab tdk/sedikit dalam membantu para korban tsunami, padahal org
>> aceh mayoritas islam.
>> Saya yakin mereka ( bangsa arab ) peduli, tdk hanya ke korban muslim 
>> saja,
>> namun ke korban non muslim dan sudah mereka buktikan dgn menyumbangkan
>> sebagian harta yg mereka punya. Namun mungkin mereka lebih 
>> memprioritaskan
>> ke aceh karena aceh lah yg terparah dan paling banyak korbannya.
>> Setidaknya sumbangan yg mereka itu lebih baik, meski terlambat, tp
> bersifat
>> hibah bukan pinjaman. Artinya pemerintah indonesia tidak perlu
>> mengembalikan / memberikan imbalan atas bantuan mereka.
>> Tidak spt pemerintah barat yg memberikan bantuan dgn prosentase pinjaman
>> lunak yg jauh lebih besar dari hibahnya. Artinya kita harus memberikan
>> imbalan / melunasi pinjaman lunak mereak di kemudian hari. Itupun masih
>> kita syukuri dan hargai, setidaknya mesyarakat global peduli dgn bencana
>> aceh dan mereka menyumbangkan tenaga dan harta mereka ( relawan, bantuan
>> dana baik yg bersifat hibah maupun pinjaman lunak, dsb )
>>
>> MaaF kalau ada kata2 yg kurang berkenan
>>
>> Salam
>>
>>
>>
>>
>>
> ***************************************************************************
>> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
>>
> ***************************************************************************
>> __________________________________________________________________________
>> Mohon Perhatian:
>>
>> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
>> otokritik)
>> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
>> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
>> 4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
>> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
>> 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
>> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>>
>> Yahoo! Groups Links
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>
>
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia 
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
> 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources 
often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today!
http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke