BULETIN SORE
Kantor Berita Radio 68h Jakarta
Selasa, 11 Januari 2005, Pk. 16.00 WIB
 
 
Tentara Internasional di NAD Hanya Sampai 3 Bulan
Keterlibatan tentara internasional di nanggroe aceh darusalam  dalam misi 
kemanusiaan kemungkinan akan dibatasi dalam waktu tiga bulan saja. Menteri 
Pertahanan Juwono Sudarsono mengatakan,  saat ini pemerintah tengah menyusun 
kerangka acuan keterlibatan tentara dari luar negeri dalam misi kemanusiaan. 
Kerangka acuan itu akan  dibahas dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, 
Hukum dan Keamanan Widodo Adi Sucipto. Presiden Yudhoyono juga telah 
memerintahkan Panglima TNI Endriartono Sutarto  berada di Aceh guna memantau 
langsung tentara internasional yang sedang dan akan menjalankan misi 
kemanusiaan.
 
Hingga saat ini sejumlah negara telah mengirimkan tentaranya ke Aceh untuk 
membantu para korban bencana alam gempa dan gelombang air pasang tsunami. 
Negara-negara yang sudah mengirimkan tentara, di antaranya Jepang, Amerika 
Serikat, Australia, Malaysia dan Singapura. Sebelumnya sejumlah relawan lokal 
juga dipersulit dengan birokrasi yang diterapkan oleh militer dalam kerja-kerja 
kemanusiaan.   Pengamat internasional Rizal Panggabean menilai birokrasi yang 
dilakukan oleh militer kepada para relawan sangat tidak tepat. Sebab menurut 
dia, status Aceh saat ini tidak lagi dalam keadaan darurat sipil bahkan 
militer. Apalagi Aceh membutuhkan penanganan yang sifatnya sangat tanggap.
 
 
--------------------------------------------------------------------------------


Sejumlah Dispensasi Akan Diberikan Bagi Siswa dan Pendidik NAD
Dinas Pendidikan kota Banda Aceh akan memberikan sejumlah dispensasi yang 
memberikan keringanan bagi para orangtua murid maupun pendidik, sehingga proses 
belajar mengajar bisa cepat berjalan kembali. Reporter 68H di Banda Aceh 
Syafrie Muarif juga melaporkan ratusan guru akan didatangkan dari luar Aceh. 
Pasca bencana gempa dan tsunami, sejumlah mata pelajaran khusus juga akan 
diberikan misalnya soal penanggulangan bencana dan badai tsunami susulan di 
sekolah-sekolah atau di tempat belajar lainnya.
 
Sementara Reporter Taufik Wijaya melaporkan pemerintah juga telah mengutus 
Wakil Gubernur Aceh Azwar Abu Bakar untuk mengambil kendali pemerintahan yang 
hingga saat ini masih lumpuh di Aceh.  Selain itu, rencananya besok sekitar 500 
buruh akan diberangkatkan ke Banda Aceh untuk membantu evakuasi jenazah dan 
puing bangunan yang masih berserakan di Banda Aceh. Di Kota Sabang, pemerintah 
juga berencana membangun bandara untuk memudahkan transportasi pasca gempa dan 
tsunami  melanda aceh, 26 Desember lalu.
 
 
--------------------------------------------------------------------------------

 
Wirajuda : Pemerintah Telah Sepakat dengan GAM
Pemerintah Indonesia mengaku telah membuat kesepakatan dengan kelompok  Gerakan 
Aceh Merdeka GAM, supaya GAM tidak mengganggu bantuan kemanusiaan untuk Aceh. 
Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda, dikutip dari BBC, mengatakan, ia melihat 
adanya optimisme antara kedua pihak untuk berdamai. Wirajuda kini tengah berada 
di London, Inggris untuk mendapatkan keterangan rinci untuk penangguhan 
pembayaran utang internasional Indonesia pasca tsunami.  Menurut Wirajuda, 
Indonesia telah membuat kontak dengan GAM, demi menghindari pertikaian antara 
tentara dengan  GAM selama pemberian bantuan.  
 
Sementara  Perdana Menteri Gerakan Aceh Merdeka di Swedia Malik Mahmud kepada 
68H mengatakan pemerintah Indonesia tidak pernah mengadakan kontak dengan GAM. 
Menurut dia, soal penjarahan yang dilakukan oleh GAM terhadap bantuan untuk 
korban tsunami adalah kabar bohong belaka. GAM justru pernah tiga kali 
mengeluarkan tawaran gencatan senjata, namun tidak ada sambutan dari pemerintah 
Indonesia. Menurut Malik Mahmud, konsentrasi GAM sekarang adalah membantu 
rakyat Aceh disamping banyaknya korban akibat tsunami dari pihak GAM.
 
Sementara, negara-negara kreditor Paris Club seperti dilaporkan Radio Eropa 
menyepakati moratorium pembayaran utang bagi negara-negara korban tsunami. 
Menteri Keuangan Perancis Herve Gaymard mengatakan, dalam pertemuan Paris Club, 
akan disampaikan usulan moratorium pembayaran utang yang telah disepakati 
negara-negara anggota Paris Club.  Bagi Indonesia, pembekuan atas pembayaran 
utang tahun 2005 ini akan memberikan pemerintah sumber-sumber tambahan untuk 
bantuan dan rekonstruksi, sebesar 3 miliar dollar Amerika Serikat. 
 
Simak terus Buletin Pagi dan Buletin Sore dari Kantor Berita Radio 68H melalui 
Radio 68H Jakarta di frekuensi 89,2 FM & 603 AM Stereo atau melalui Radio 
Jaringan Kantor Berita Radio 68H di Seluruh Indonesia.
 
Marketing Promotions
Kantor Berita Radio 68H
Jl. Utan Kayu No. 49A
Jakarta Timur 13120
Telp. 021 8513386 ext 111
Fax. 021 8513002
e-mail : [EMAIL PROTECTED]
www.radio68h.com


[Non-text portions of this message have been removed]






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give underprivileged students the materials they need to learn. 
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke