daripada komentar asal ngomonk dan memperkeruh suasana mendingan diem aja dechhh, saya. (lebih baik berdoa)
----- Original Message ----- From: "Arriko Indrawan" <[EMAIL PROTECTED]> To: <undisclosed-recipients:> Sent: Wednesday, January 12, 2005 2:54 PM Subject: Re: [ppiindia] Komandan Laskar Mujahidin Warning Pasukan AS di Aceh > .... Hehehehe..... pendapat "blegug"..... > > Kenapa nggak mikir kalo Tsunami itu hukuman Tuhan karena pelaksanaan > "Syariat Islam" di Aceh yg meski sdh "soft lauch", baru "grand lauch" 1 Jan > 2005.....?? Kenapa nggak mikir "Syariat Islam" tdk diperbolehkan di Bumi > Rencong meski mayoritas Islam? > > Ini cuma pemikiran "blegug" yg sama 'blegug"-nya dg pendapat dr Komandan > Mujahidin......hehehe..... > > Setuju, kalo mereka harus jadi Muslim yg taat, tapi bukan taat "syariat", > tapi harus taat "akhlak".... > Kalo ini berlaku untuk semua Muslimin.....bukan cuma di Aceh......, > dan bahkan juga buat Umat beragama lain.. > Harus baik dalam akhlak, tindakan, hati dan pikiran.... > tidak cukup bila "telihat" baik dan sholeh saja...... > Betul?? > > Daripada mengawasi pasukan asing..... yg menjadi tugas TNI bukan tugas > Mujahidin..... > mendingan kirim tenaga bantuan sebanyak-banyaknya, deh.... > > > Salam, > > AI > > > > > > Carla Annamarie > To: Arriko Indrawan/PRUIDN/IDN/[EMAIL PROTECTED] > 01/11/2005 09:51 cc: > AM Subject: [ppiindia] Komandan Laskar Mujahidin Warning > Pasukan AS di Aceh > > > > > > ----- Forwarded by Carla Annamarie/PRUIDN/IDN/Prudential on 01/11/2005 > 09:51 AM ----- > > "Ambon" > <[EMAIL PROTECTED]> To: <Undisclosed-Recipient:;> > cc: > 01/10/2005 07:01 Subject: [ppiindia] Komandan Laskar Mujahidin Warning > AM Pasukan AS di Aceh > Please respond to > ppiindia > > > > > > > > Refleksi: Siapa dibelakang Laskar Mujahidin? > ----- > > Komentar > 10 January 2005 > > Komandan Laskar Mujahidin Warning Pasukan AS di Aceh > > Laskar Mujahidin Indonesia, Salman al-Farizi, mengatakan pihaknya saat ini > tidak mem-permasalahkan masuknya pa-sukan AS dan Australia di Aceh untuk > membantu korban tsu-nami. Namun begitu, Farizi memberi warning agar AS dan > Australia tidak mencampuri urusan lainnya di propinsi berjuluk Serambi > Mekkah. > ''Sepanjang mereka di sana (Aceh) untuk tugas kemanu-siaan, saya > senang-senang saja. Tapi kalau sudah mencampuri urusan lainnya, seperti > politik atau hal-hal yang tidak bermoral, kami akan ber-tindak,'' ungkap > Farizi seperti dikuti The Guardian, kemarin (09/01). > Menurutnya, sejauh ini tidak ada 'penyimpangan' yang dila-kukan pihak asing > > di Aceh se-lain masalah kemanusiaan. Namun begitu, Farizi menyata-kan, > pihaknya akan terus me-lakukan pengawasan terhadap mereka. ''Kami akan > terus > memonitor mereka,'' tukasnya. > Pada bagian lain, soal adanya bencana tsunami di Aceh, Fa-rizi melihat > bahwa > ini sebe-narnya bagian dari hukuman Allah atas warga Aceh. Pasalnya, kata > dia, warga Aceh tidak melaksanakan dengan sung-guh-sungguh Syariat Islam > yang sudah diberlakukan di Aceh. "Orang Aceh telah meng-khianati Allah,'' > katanya se-perti dikuti Guardian. > "Mereka tidak lagi benar di dalam keyakinan mereka. Allah telah memberikan > bagi warga Aceh hukum syariat, tapi mereka tidak mengimple-mentasikannya,'' > > katanya seraya menambahkan, Allah tentunya akan selalu menjaga pengikutnya > yang setia. Dia juga mengatakan, bahwa bencana ini adalah warning dari > Allah. ''Jika mereka tidak menjadi Muslim yang taat, mereka akan > ditenggelamkan,'' kata Farizi. > Sementara itu, dari Jakarta, Presiden Susilo Bambang Yu-dhoyono telah > memerintahkan Panglima TNI terbang ke Medan untuk mengatur keter-libatan > pihak asing, terutama militer dalam operasi kema-nusiaan. > Langkah tersebut diambil oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam > > menyi-kapi keluhan Pangdam Iskan-dar Muda Mayjen TNI Endang Suwarya dan > Kepala Staf Ba-kornas Penanggulangan Ben-cana dan Pengungsi Budi At-madi > Diposastro, saat telecon-ference antara presiden de-ngan Menko Kesra Alwi > Sihab dan Pangdam Iskandar Muda di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka, > Minggu (09/01) lalu. > Dalam teleconference sebe-lumnya, Budi Atmadi menge-luhkan masalah > koordinasi antara tim relawan terutama dari negara asing, pihak militer > dengan Bakornas saat di lapa-ngan. Keluhan bahkan tak ha-nya masalah > koordinasi saja, tetapi juga masalah bahasa. "Banyak sukarelawan asing yang > > tak tahu bahasa Inggris," kata Budi. > Keluhan serupa juga disam-paikan Pangdam Endang Su-warya yang mengeluh > banyak-nya warga asing di Aceh, dan menimbulkan kerepotan saat koordinasi > di > lapangan. En-dang meminta Deplu menyu-sun aturan bagi warga asing di NAD > dan > mendata ulang orang asing yang berada di Aceh dan berkoordinasi dengan > pihak > keamanan setempat. > Mendapat keluhan tersebut, presiden memerintahkan Panglima TNI ke Medan. > Selain itu presiden juga akan mener-tibkannya, seperti lama mere-ka tinggal > > di sana, serta atur-an-aturan keamanan. "Sekali lagi saya tekankan, tugas > mereka adalah kemanusiaan, tidak ada urusan dengan politik dan lain-lain," > tambah SBY.(tgc/kcm) > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg > Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/ > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/ > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give the gift of life to a sick child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/ 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

