http://www.mediaindo.co.id/cetak/berita.asp?id=2005011401202909
Jum'at, 14 Januari 2005

EKONOMI & BISNIS

Pekerja Semen Gresik Minta Pabrik Tuban Dipertahankan

JAKARTA (Media): Serikat Pekerja (SP) PT Semen Gresik meminta pemerintah untuk 
tidak menyerahkan Pabrik Tuban I, II, dan III kepada Cemex sebagai bagian dari 
upaya penyelesaian tuntutan arbitrase Cemex ke pemerintah.

Sebab, bila itu dilakukan, maka Semen Gresik akan kehilangan eksistensinya 
karena dua pabrik yang tersisa sudah tidak berproduksi sejak tahun 2000.

"Selain itu pemerintah akan mengalami kerugian sekitar US$172 juta karena 
pabrik Tuban hanya dihargai sekitar US$49 per ton, sementara untuk bangun 
pabrik semen baru dibutuhkan investasi sekitar US$150 per ton. Jadi, ada 
selisih sekitar US$101 per ton," kata Ketua SP Semen Gresik Zubeir Halim dalam 
pertemuan dengan Komisi XI DPR di Jakarta, kemarin.

Sebelumnya, SP Semen Gresik juga mengadakan pertemuan dengan Komisi VI DPR. 
Hadir dalam kedua pertemuan itu, Direktur Pemasaran Semen Gresik Hasan Baraja 
dan Komisaris Independen Tjuk Sukiadi. Tjuk Sukiadi dalam pertemuan itu 
mengatakan bahwa pemerintah harus menjelaskan kepada publik mengenai rencananya 
itu. "Sebab, Semen Gresik merupakan perusahaan publik, sehingga semua rencana 
itu perlu diketahui publik," kata Tjuk Sukiadi.

Sedangkan menurut Direktur Pemasaran Semen Gresik Hasan Baraja, Semen Gresik 
saat ini memiliki kapasitas produksi terbesar dibanding pabrik semen lainnya, 
yaitu 17,550 juta ton. Sehingga, apabila Semen Gresik dikuasai oleh asing, 
dikhawatirkan pasokan semen di dalam negeri akan terganggu, karena ada 
kemungkinan pemilik asing akan mengalihkan pasarnya ke luar negeri.

"Sehingga akhirnya harga semen dalam negeri akan naik dan itu bisa merugikan 
masyarakat dan pemerintah yang akan menggalakkan proyek-proyek infrastruktur," 
jelasnya.

"Kami mengusulkan pemerintah untuk melakukan pembelian kembali saham Semen 
Gresik yang dimiliki Cemex. Kalau itu dilakukan maka mungkin dana yang 
dibutuhkan sekitar Rp3 triliun," jelas Zubeir.

Mengenai usulan pembelian kembali (buyback) saham Semen Gresik itu, anggota 
Komisi XI DPR Drajad Wibowo mengatakan usulan itu akan diteliti lebih lanjut. 
"Yang pasti, kami akan meminta pemerintah untuk tidak melakukan penjualan 
sahamnya di Semen Gresik. Kami juga akan menolak bila pemerintah akan melepas 
asetnya di Tuban I, II, dan III," kata Drajad.(Uud/E-5)



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources 
often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today!
http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke