Itulah juga lemahnya umat Islam, terkadang lebih mengedepankan sumpah serapah 
dan emosi terlebih dahulu ketimbang tabayyun, ternyata Amerika juga memberikan 
hibah bukan pinjaman. Janganlah perbedaan agama dan kebencian kita terhadap AS 
menghalangi kita utk bersikap adil dalam menyikapi suatu persoalan. Kita sudah 
selayaknya berterima kasih kepada Pemerintas AS dan rakyatnya, dan juga kepada 
seluruh dunia atas simpati dan empati mereka. Kalau kita berani mengatakan 
SBY-Kalla, kita juga harus berani mengakui kebodohan kita.

bayu montana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:yach itulah kebodohan kabinet Sby-Kala, 
memang sejak semula Sby-kala sudah berkiblat ke barat
sejak pemilu dulu mereka sudah didukung AS group jadi jangan heran saat ini 
terbuktilah kebodohan
mereka itu, coba dulu para pemilih lebih cerdik & bijak memilih pasangan 
Amin-Siswono mungkin
kita tidak akan dijerat rentenir seperti sekarang............, memang AS/barat 
identik dengan penjajah
rentenir, lintah darat, bahkan iblis ngkali yach......
salam......... yang peduli rakyat indonesia.............

Rakyat Indonesia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


Negara-negara Arab dan Islam Bantu Lebih Banyak
REPUBLIKA Selasa, 11 Januari 2005

JAKARTA -- Wakil Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin mengatakan,
negara-negara Arab dan Islam memberikan bantuan yang lebih banyak
dibandingkan negara-negara yang selama ini dianggap negara donor.
"Yang paling penting status bantuan tersebut sepenuhnya hibah atau
sodaqoh," katanya di Jakarta, Senin (10/1).

Karena itu, Din menyesalkan sikap pemerintah Indonesia yang tak
melibatkan negara-negara Arab dan Islam pada KTT Tsunami, beberapa
waktu lalu. Ini kesalahan fatal yang dilakukan pemerintah. Padahal
mereka juga mampu memberikan kontribusi pemikiran dan bantuan dana
bagi pemerintah Indonesia. Sedangkan bantuan dari negara donor
lebih banyak dalam bentuk utang lunak, selain itu lebih sukar
dicairkan. Bantuan dana dari negara-negara Arab dan Islam lebih
kongkret dan tak berbelit-belit. "Sayang, pemerintah lebih
memberikan perhatian kepada negara-negara donor yang selama ini
membebani Indonesia dengan utang."

Pemerintah Arab Saudi, katanya, memberikan bantuan dana sebesar
30 juta dolar AS secara cash. Belum lagi dana yang dikumpulkan
oleh raja dari masyarakat disana, mencapai sekitar Rp 1 triliun.
Menurut Din, masih banyak lagi negara-negara Islam yang memberikan
bantuan tanpa embel-embel utang atau pinjaman lunak kepada
Indonesia, seperti Pakistan, Turki, Uni Emirat Arab, dan lainnya.
Bahkan, ada juga yang siap membangun sekolah bagi anak-anak Aceh,
berkapasitas 4.000 siswa. Sementara itu, melalui siaran persnya,
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jeddah, Saudi Arabia,
menyatakan bahwa perhatian pemerintah dan masyarakat Arab Saudi
terhadap gempa dan tsunami sampai saat ini masih tinggi. Ini
terbukti dari terus mengalirnya sumbangan mereka melalui KBRI
Riyadh, KJRI Jeddah, maupun pemerintah Arab saudi sendiri.

Dari bantuan sebesar 10 juta dolar AS yang disalurkan, pemerintah
Arab Saudi memberikan sebesar 2,5 juta dolar AS untuk Indonesia.
Bahkan, untuk meningkatkan masuknya bantuan tersebut, Raja Fahd
telah menginstruksikan Televisi Arab Saudi agar mengorganisisasi
telethon yang berlangsung mulai pagi hingga malam hari. Dalam
acara itu, tampak para keluarga raja, pejabat, pengusaha, dan
masyarakat Arab Saudi secara sukarela memberikan sumbangannya,
hingga terkumpul 300 juta riyal lebih (83 juta dolar AS).
Sementara KBRI Riyadh berhasil mengumpulkan sumbangan sebesar
Rp 100 juta dan KJRI Jeddah mendapatkan 5.000 dolar AS.

Bekerja sama dengan PT Garuda Indonesia, KBRI Riyadh telah
mengirimkan bantuan 15,8 ton. Bantuan juga datang dari Sultan
Brunei Darussalam sebesar 100.000 dolar AS, Kementerian Kebudayaan
Belia dan Sukan dan Persekutuan Pengakap (Pramuka) Brunei,
masing-masing 250.000 dan 4.000 dolar Brunei. Duta Besar RI Yusbar
Djamil mengatakan, staf KBRI Bandar Seri Begawan dan masyarakat
Indonesia di Brunei berhasil mengumpulkan dana 11.000 dolar AS.


Komentar:
Kalau yang ini bener2 sahabat sejati, bukan rentenir. Dan selama
ini tidak ada gembar-gembor. Seperti tong kosong nyaring bunyinya.
Ah, ternyata pepatah lama itu bisa terjadi juga di abad 21 ini...


***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 


            
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - Find what you need with new enhanced search. Learn more.

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 



                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Meet the all-new My Yahoo! � Try it today! 

[Non-text portions of this message have been removed]






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke