19.01.2005 Para pakar melihat kecenderungan semakin meningkatnya perpecahan di dalam tubuh jaringan di Asia Tenggara, terutama adanya konflik di dalam organisasi Jemaah Islamiyah yang juga punya hubungan dengan kelompok Al Qaeda pimpinan Osama Bin Laden. Perpecahan itu menurut para pakar bukannya melemahkan kekuatan kelompok tersebut melainkan justru membuat aktifitas mereka tidak dapat diperhitungkan dan semakin berbahaya. Mereka semakin terkonsolidasi dalam kelompok-kelompok yang lebih otonom. Bukan tidak mungkin, dalam beberapa tahun lagi mereka telah akan memiliki beberapa drum senjata kimia dan beberapa karung Uranium. Mungkin kata yang tepat bagi keadaan tersebut bukan perpecahan, melainkan Desentralisasi-Otonomisasi sebuah jaringan, namun tetap dalam kerangka berfikir yang sama. ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Perpecahan dalam tubuh Jemaah Islamiyah Oleh : Ronald Meinardus Hubungan kelompok teroris Asia Tenggara dengan teroris jaringan Arab Al Qaeda semakin jelas. Selain kelompok setempat, yang juga semakin menarik perhatian adalah organisasi Jemaah Islamiyah. Kelompok itu menjadi terkenal terutama karena serangan di Bali Oktober 2002 yang mengakibatkan 200 orang tewas. JI, demikian singkatan kelompok itu, didirikan di Indonesia pertengahan tahun 90an dengan tujuan memperjuangkan berdirinya sebuah negara Islam di Asia Tenggara. Sudah sejak lama diketahui terdapat perbedaan pendapat di dalam kelompok itu mengenai bagaimana caranya untuk mencapai tujuan itu. Menurut informasi dinas rahasia, ada pihak yang mendukung eskalasi teror terutama terhadap instansi asing. Sebaliknya kelompok lainnya menolak aksi teror karena bukan ajaran Islam dan tidak sesuai dengan Al Qur�an. Perpecahan dalam tubuh JI merupakan hal baru dan hingga kini belum mencapai dimensi yang jelas, demikian dikatakan Sidney Jones, Koordinator International Crisis Group untuk wilayah Asia Tenggara, di depan para wartawan di Singapura. "Baru-baru ini kami mendapat informasi bahwa di dalam tubuh JI terjadi pertentangan. Kelompok JI di Jakarta bertentangan dengan kelompok JI di Solo. Kami juga mendengar adanya ancaman pembunuhan diantara kelompok JI. Bahkan kami mendengar, bahwa beberapa orang yang ditahan dijadikan informan polisi. Semua ini mengakibatkan perpecahan di dalam keanggotaan, meski struktur organisasi JI tetap utuh." Sebenarnya, apakah perpecahan dalam kelompok teroris itu merupakan suatu kabar baik. Dalam hal ini keretakan itu memicu perpecahan yang membuat aksi teror tidak jelas, tidak dapat diperhitungkan dan bahkan lebih berbahaya. Perpecahan dalam tubuh JI di Indonesia juga berdampak terhadap negara tetangganya. Seperti di Selatan Filipina situasinya masih belum jelas. Disana teroris dari Indonesia sejak beberapa tahun terus menjalankan aksinya. Dengan perpecahan jaringan regional itu visi pendirian sebuah republik Islam di kawasan itu dari sudut pandang pejuang bersenjata menjadi berkurang. Penelitian membuktikan, jumlah serangan teroris di kawasan itu sedikit yang bermotifkan ideologi atau agama, melainkan lebih merupakan aksi balas dendam untuk aksi kekerasan yang dilakukan militer. Hal itu menurut Sidney Jones sangat jelas dalam analisa terhadap serangan teror di Selatan Filipina yang tahun lalu mengakibatkan puluhan orang tewas. Sejak maraknya aksi teroris internasional pemerintah di kawasan itu telah meningkatkan kerjasama perbatasan mereka. Satu kerangka penting untuk koordinasi itu ditawarkan oleh ASEAN yang menjadikan seluruh negara di kawasan itu sebagai anggota penuh ASEAN. Jenderal Efren Abu, pimpinan militer Filipina mengatakan, "kawasan Asia Tenggara, terutama kawasan Filipina, Malaysia, Indonesia, Brunei dan Singapura merupakan lahan subur bagi teroris. Kita harus bekerja sama dengan tetangga kita". Meski adanya pengakuan untuk melakukan kerjasama militer, kerjasama antar negara tetangga tersebut sangat terbatas jika dibandingkan dengan kerjasama negara barat seperti dalam kerangka NATO atau Uni Eropa. Keterbatasan itu terutama dalam hal pertukatan informasi dan pengawasan perbatasan.
__________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for anyone who cares about public education! http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

