Three times The Great Salim









    [Foto Bung Salim , pelukis besar Indonesia di luar negeri [the great living 
Indonesian artist abroad] yang hidup di Paris  "new old friend"  of Yusuf Isak  
dari Hastra Mitra, Jakarta. Foto Sallim berbagai periode ini dipinjam dari 
Dokumentasi Yoesoef Isak].   

    SURAT KEMBANG KEMUNING:

    PAMERAN LUKISAN SALIM DI PARIS


    Salim, pelukis besar Indonesia yang tinggal di Paris lebih dari setengah 
abad, untuk kesekian kalinya, pada 21 Januari 2005 akan menyelenggarakan 
pameran lukisan di Balaikota Paris V, 21 Place de Pantheon, 75005 Paris. 
Pameran ini diorganisasi oleh Lembaga Persahabatan Perancis-Indonesia "Pasar 
Malam" yang dipimpin oleh penari kelahiran Malang, Johanna Lederer, disokong 
oleh Kedubes Indonesia Paris dan bekerjasama dengan Koperasi Restoran 
Indonesia, yang memang juga berfungsi sebagai pusat kebudayaan Indonesia dan 
sejak seperempat abad usianya melakukan berbagai kegiatan kebudayaan 
memperkenalkan Indonesia dengan segala persoalan dan keragamannya. Sebagai 
pusat kebudayaan, bersama "Pasar  Malam" dan pakar-pakar dari CNRS [setingkat 
LIPI] Perancis, Koperasi Restoran Indonesia, 12 Januari 2005 telah pula 
menyelenggarakan seminar tentang dampak sosial ekonomi dan politik dari petaka 
tsunami.  

    Seperti halnya dengan seluruh lapisan masyarakat Perancis, "Pasar Malam" 
dan Koperasi Restoran Indonesia pun membuka dana sumbangan solidaritas untuk 
korban petaka tsunami. Solidaritas kemanusiaan terhadap korban petaka tsunami 
sungguh mengharukan. Pada awal-awal petaka, jalan-jalan kota Paris disibuki 
oleh orang-orang yang meminta solidaritas kemanusiaan, sedangkan toko-toko 
besar juga mengharapkan sumbangan dari para pembeli. Dalam soal ini pun para 
seniman Perancis tidak ketinggalan. Konser khusus diselenggarakan dengan 
keikutsertaan seluruh lapisan seniman.Tak usah disinggung apa yang dilakukan 
oleh radio dan terusan-terusan tivi. Saban saya mampir ke berbagai tempat, dari 
kios koran sampai toko buku, dan di jalan-jalan, ketika mereka mengetahui saya 
adalah orang Indonesia, dengan cara mereka masing-masing, orang-orang 
menyatakan solidaritas dan keprihatinan mereka.

    Pameran lukisan Salim pada tanggal 21 Januari yang berlangsung selama 
seminggu bagi Lembaga Persahabatan Perancis-Indonesia "Pasar Malam" merupakan 
kegiatan kebudayaan sangat berarti menyusul "Hari Sastra" yang berhasil pada 
November tahun lalu. Melalui "Hari Sastra" diungkapkan hubungan segi tiga 
[triangulaire] antara Perancis-Belanda dan Indonesia dalam bidang sastra sejak 
berabad-abad yang selama ini kurang atau bahkan belum terungkap. Sedangkan 
keterlibatan Koperasi Restoran Indonesia, 12 rue de Vaugirard, 75006  Paris, 
hal ini meneruskan kegiatan tradisionalnya selama seperempat abad.

    Pameran lukisan Salim ini akan dibuka pada jam 18.30 [waktu Paris] oleh 
Lucia Rustam, Kuasa Usaha pada KBRI Indonesia di Paris dan secara protokoler 
akan dihadiri oleh Jean Tib�ri, D�put�-Maire du Ve arrondissement de Paris, 
sebagai wakil pemerintah. Sedangkan Fran�ois Raillon, Indonesianis, peneliti 
pada CNRS dan sering menjadi penterjemah resmi tingkat tinggi, akan 
menyampaikan uraian tentang pelukis Salim yang dikenalnya dengan baik secara 
pribadi. Kedubes, "Pasar Malam" dan Koperasi Restoran Indonesia akan 
menyediakan makan malam sederhana guna menghormati Pelukis Salim dan pamerannya 
sekaligus untuk merayakan Tahun Baru 2005.


    Kerjasama LSM Perancis dan Koperasi Restoran Indonesia dengan bantuan kuat 
dari KBRI Paris merupakan kegiatan pertama dalam sejarah diplomasi Republik 
Indonesia di Perancis. Barangkali ini bisa dilihat sebagai lambang ditempuhnya 
jalan diplomasi baru yang merakyat bagi KBRI Paris melanjutkan usaha yang 
dirintis oleh Dubes Adian Silalahi. Andaikan! Andaikan pengalaman jalan 
diplomasi ini disimpulkan oleh Departemen Luarnegeri di Jakarta, barangkali ia 
akan memberikan arti bagi kepentingan bangsa dan negeri. Saya hanya bisa 
membuka topi dan membungkukkan badan memberi hormat pada jalan diplomasi yang 
ditempuh oleh Kuasa Usaha Lucia Rustam sambil berharap bahwa jalan ini tidak 
ditutup dengan portal oleh penerusnya kelak. Jalan diplomasi ini adalah jalan 
diplomasi yang menyertakan segala potensi dan kemungkinan yang dimiliki oleh 
Indonesia. Dari segi ini pelukis Salim sebenarnya tidak lain dari diplomat 
Indonesia di bidang kebudayaan, fungsi dan misi yang ia perankan tanpa perduli 
apakah ia diperhatikan atau tidak oleh pihak resmi. Barangkali misi diplomasi 
kebudayaan ini pulalah yang sesungguhnya di sandang oleh  "Pasar Malam" dan 
"Koperasi Restoran Indonesia Paris" seperti yang diterakan  oleh para diplomat 
Indonesia dalam "Buku Tamu Khusus" Koperasi.

    Dalam pameran kali ini, pelukis Salim akan menghadirkan karya-karya berikut:

    1 - Ambiance 1900, 40 x 40, oil on canvas,  4 000 euros.
    2 - Maluku, 30 x 30, oil on canvas, 3 000 euros.
    5 - La Reine (Queen) Mumtaz Mahal, 30 x 30, oil on canvas, 3 000 euros.
    7 - Paysage R�v� (Dreamt Landscape), 25 x 25, oil on canvas, 3 000 euros.
    13- Pluie sur Tegal (rain on Tegal), 20 x 20 oil on canvas, 2 500 euros.
    21- Mille Fleurs (Thousand Flowers), 45 x 55 oil on canvas, 1 000 euros.
    22- Anak Minangkabau, 10 x 10 oil on canvas, 1 000 euros.
    23- Indon�siennes (Indonesian Women), 45 x 55 oil on canvas, 1 000 euros.
    25- Cygne  (Swan), 15 x 15 oil on canvas, 3 000 euros.
    26- Gadis Dadang, 20 x 20 oil on canvas, 2 500 euros.
    38- Famille de (family from) Sumatera, 20 x 20 oil on canvas, 3 000 euros.
    45- Qu�te du Graal (Search for the Holy Grail), 50 x 65 oil on canvas, 2 
000 euros.
    52- Famille de Sumatera II, 20 x 20 oil on canvas,  2 500 euros.
    53- H�l�ne (his wife) rose et or  (pink and gold), 25 x 25 oil on canvas, 4 
000 euros.
    3- Contes Orientaux (Oriental tales), gouache, 250?

    Hommage � H�lderlin, gouache, 250?

    7 Dessins (drawings), encre de Chine (oostindisch inkt ! and not as we say 
in French :  Chinese ink .... ), 200?

    1 Dessin (drawing), crayon  (pencil), 2 000?


    Dengan segala hormat dan penghargaan, saya mengucapkan selamat berpameran 
kepada Pelukis Salim dan kepada organisatornya Lembaga Persahabatan 
Perancis-Indonesia "Pasar Malam". Pendekatan kebudayaan memungkinkan kita 
menembus hal-hal yang tidak tertembus bahkan jauh sampai ke relung-relung 
terdalam yaitu jiwa manusia. Barangkali pameran dan pendekatan kebudayaan serta 
pameran ini juga memperlihatkan apa yang dikatakan oleh Paul Ricoeur bahwa 
"kebudayaan itu majemuk, kemanusiaan itu tunggal". Persahabatan antara bangsa 
dan rakyat barangkali adalah ujud dari ketunggalan kemanusiaan. Kemanusiaan 
inilah  pula yang masih patut dibangun dan ditegakkan di negeri kita yang oleh 
sementara penulis disebut sebagai negeri "sejuta bandit" agar "Lumi�res des 
Fleurs" seperti yang diimpikan Salim bisa merebak pojok-pojok kehidupan.


    Paris, Januari 2005.
    ------------------
    JJ.KUSNI



    Catatan:

    Association franco-indon�sienne Pasar Malam, Association Loi 1901 pour 
l'amiti� entre les peuples fran�ais et indon�sien, 14 rue du Cardinal  Lemoine 
- 75005 Paris; telp: 01 56 24 94 53
    http://pasarmalam.free.fr








     

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke