Pasukan AS Juga Pulang 

Banda Aceh, Kompas - Setelah pasukan Singapura, sebagian pasukan Amerika 
Serikat yang ikut berpartisipasi untuk membantu pemulihan kembali daerah yang 
terkena musibah secara bertahap mulai kembali ke negerinya untuk kemudian 
diganti oleh tenaga profesional sipil mereka.

Hal itu ditegaskan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab 
menjawab pertanyaan wartawan di Press Center yang terletak di dalam Pendopo 
Gubernuran Nanggore Aceh Darussalam (NAD), Sabtu (22/1). Namun, Alwi masih 
belum dapat memberikan berapa persisnya angka serta satuan pasukan Amerika 
Serikat dan Singapura yang mana yang sudah ditarik. Begitu juga dengan jumlah 
orang sipil Amerika Serikat dan Singapura yang sudah masuk untuk menggantikan 
pasukan mereka.

Alwi menegaskan lagi bahwa tenggat yang diberikan pemerintah 26 Maret bukan 
ditujukan buat pasukan asing agar segera meninggalkan NAD dan Sumatera Utara. 
"Tetapi batas waktu untuk kami agar dapat menyiapkan rehabilitasi dan 
rekonstruksi di semua daerah musibah. Jadi bukan deadline meminta agar pasukan 
negeri sahabat untuk pergi," katanya menegaskan.

Sekalipun demikian, AS dan Singapura sudah menyampaikan bahwa peran mereka 
sudah makin kecil dalam menyalurkan bantuan sehingga sudah bisa ditarik ke 
basis masing-masing. Selanjutnya, tenaga mereka akan diganti tenaga profesional 
sipil untuk memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

Sementara itu, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Sultan Iskandar Muda 
Letnan Kolonel Pnb Ahmad Sajili secara terpisah kemarin mengungkapkan bahwa 
hingga kini ada 48 helikopter, sebagian besar helikopter tentara asing, yang 
masih beroperasi setiap hari. "Kami sudah membuatkan lintasannya, di mana point 
oscar-nya setinggi 500 feet. Jadi operasional helikopter yang seharinya bisa 
150 hingga 160 penerbangan tak akan mengganggu penerbangan pesawat berbadan 
besar lain," tutur Sajili.

Ke-48 helikopter itu, tambah Sajili, beroperasi untuk mendukung distribusi 
bantuan serta keperluan pengungsi korban musibah di pantai barat NAD yang belum 
terjangkau alat transportasi darat. (NIC)

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0501/23/Geliat/1514074.htm


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke