--- In [email protected], "Carla Annamarie"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Hanya memperjuangkan kepentingan sebagian kaum wanita
> (baca: tidak semua). Mereka yang menikmati/berlindung di balik
> jargon perjuangan wanita ini, hanya mereka yang mengerti
> banyak keuntungan dari beraktifitas di luar rumah.
> Tapi coba lihat, siapa yang kebanyakan mengurus kegiatan
> di rumah tangganya (baca: menjadi pembantu rumah tangga - PRT);
> ternyata kaum wanita juga.
>
> >PRT itu kan profesi kerja yang mengurusi domestic chores,
> >jadi kalo ada perempuan yg berprofesi spt itu kan sah2 aja
> >(gak da relevansinya dgn emansipasi) btw PRT gak smua perempuan..
> >and memangnya domestic chores udah notabene kerjaan /
> >kegiatan perempuan..?
Hm.. ada pembagian area kerja toh.. gitu kamsudnya? :)
Jadi yang biasa di 'dapur-sumur' tetaplah pada tempatnya gitu,
Ibu Annamarie? :)
Piye iki.. masa perjuangan FM (Feminist Movement) gak merangkul
semua kalangan sih? Ini yang saya maksud di kalimat pertama di atas..
Tidak semua wanita bisa 'mengenyam'nya.. jadi ada unsur 'elitis'nya
juga.. Hanya yang mengerti saja yang bisa meraihnya.. :-p
Logika emang netral ya.. tergantung siapa yang menggunakannya..
Hehehe..
> Di luar rumah, mereka menyerukan wanita berhak atas pendidikan
> dan pekerjaan yang tinggi, akses terhadap sumber ekonomis yang
> baik, namun di sisi lain mereka 'menyekap' kaum mereka sendiri
> untuk mengurusi rumah dan keluarga yang ditinggal-kannya.
> Curang.. ;-)
>
> > btw ralat dunk pak..kata 'menyekap' kayaknya ekstrim bgt..,
> > mendelegasikan pekerjaan RT dengan mempekerjakan PRT utk
> > membantu meringankan beban..knp gak?sekali lg gak da
> > relevansinya dgn emansipasi..
Hehehe.. emangnya kenapa dengan kata itu, bu? Kan ada quote-nya..
Tapi, sebenarnya nangkap maksudnya kan? :-)
> o> Setelah tuntutan agar kaum wanita bebas beraktifitas di luar
> rumah, tidak sedikit dari kalangan mereka yang mau menyodorkan
> dirinya sebagai objek eksploitasi industri maupun lingkungan
> yang hanya menonjolkan 'modal' fisik semata, mis: prostitusi,
> iklan dan aktifitas lain yang cenderung 'buka-bukaan' -
> iklan sabun, pakaian dalam, dll.
>
> > pandangannya subjektif.., justru salah satu agenda feminist
> > movement utk memerangi eksploitasi wanita yg dilakukan oleh
> > kaum pria, konsumennya kan pastinya kaum pria.., dr prostitusi
> > sampe VCD porno..,
Yakin, gitu? :)
Gini deh, dari pemberitaan" dan 'sejarah' yang ada:
* Eksploitasi wanita tidak sedikit (kalau enggan dikatakan banyak)
dilakukan kaum wanita juga lho.. contoh _katanya lho ya.. :-P_
oleh para 'mami' (baca: germo) atau 'agen penjual' pekerja
(wanita) muda; kadang dibahas acara hukum dan kriminalitas
di tv swasta..
* Adalah kenyataan (konon - karena gak gampang buktiinnya)
ada yang 'rela' melakukan apa saja demi sukses/karir..
bahkan audisi sampai 'bugil' maupun 1/2, 1/3, 1/4 atau sebutlah
seperberapa bugil gitu..
Bahkan himbauan dari Presiden soal 'tayangan pusar/puser di tv'
saja sudah ditentang.. Kalau di milis ini oleh siapa, ya? :-P
Nah, segitu aja reaksinya udah 'keras'.. belum lagi kalo ngebahas
soal kutang/bra/dada atau paha.. atau ini jangan" lagi
ngomongin 'fried chicken', ya.. *hehehe..justkiddin'*
Meskipun, IMHO, pernyataan tersebut tetap bersifat politis..
_ya barangkali_ untuk mengalihkan perhatian publik dari soal
_rencana_ kenaikan harga BBM..
(waktu itu kan belum ada Bencana Tsunami)..
IMHO, ini barangkali juga lho ya.. untuk mengais simpati dari
kalangan umat Islam..
* Pandangan bahwa 'wanita diundang keluar rumah' adalah kelogisan
(fakta?) sejarah.. khususnya waktu revolusi industri merebak
di eropa.. Barangkali ini yang menyebabkan paham feminisme lahir
dan berkembang pesat dari sana..
CMIIW..
Wassalam,
Irwan.K
============
> "irwank2k2"
> <[EMAIL PROTECTED] To:
[email protected]
> Subject: [ppiindia]
Feminisme dan Emansipasi (Was: Re:
> 02/02/2005 07:15 PM ----> emansifasi :
menuntut hak)
> Please respond to
ppiindia
>
> Maaf, saya coba ambil tulisan dari situs lain.. :)
>
> http://www.pintunet.com/lihat_opini.php?pg=2002/04/17042002/4278
>
> Ini tulisan 'belajar' (baru mulai menumpahkan ide -
> tahun 2002-an).. Meskipun sampai sekarang juga masih 'belajar'
> koq.. Jadi tolong maklumin kalau gaya bahasanya agak" gimana gitu..
> :-p
>
> Mudah"an Ibu/Mbak Listy udahan nih 'unhappy'-nya.. :D
> Dan tidak ada lagi anggapan bahwa saya merendahkan 'wanita'
> (baca: kaum ibu).. :)
>
> Wallahu a'lam.. CMIIW..
>
> Wassalam,
>
> Irwan.K
>
> "..
> Saya menangkap, intinya, dalam salah satu tulisan [judul
> artikelnya: What is Feminism (and why do we have to talk about it
> so much)?], pada prinsipnya kaum feminis memandang feminisme
> dalam 3 aspek:
>
> 1. Mereka memandang sistem gender merupakan sistem yang berhubungan
> dengan kultur (budaya); bukannya hal yang kodrati.
> Mis: anak perempuan bermain boneka dan berkebun, sedangkan
> anak pria bermain mobil-mobilan dan robot-robotan.
> Dan suka atau tidak suka, hal ini akan saling berpengaruh dengan
> jalannya kehidupan pribadi dan lingkungan/komunitas.
>
> 2. Mereka melihat sistem gender sebagai bagian dari dua aspek yang
> saling berlawanan, maskulin/feminin; yang salah satunya, maskulin,
> memiliki hak (ekonomi, sosial, politik, dll) yang lebih besar dari
> feminin. Mis: masalah pendidikan, pekerjaan dan akses terhadap
> sumber ekonomis,
>
> 3. Mereka beranggapan bahwa kedua point di atas salah dan harus
> diubah.
> ..
>
> Feminisme hanya sekedar lebih baik dari penindasan (baca: suatu
> kesalahan) maskulin atas feminin, namun belum tentu benar secara
> keseluruhan.
>
> IMO (In My Opinion), beberapa kelemahan ide feminisme/kesetaraan
> gender/emansipasi wanita:
>
> o> Hanya memperjuangkan kepentingan sebagian kaum wanita
> (baca: tidak semua). Mereka yang menikmati/berlindung di balik
> jargon perjuangan wanita ini, hanya mereka yang mengerti
> banyak keuntungan dari beraktifitas di luar rumah.
> Tapi coba lihat, siapa yang kebanyakan mengurus kegiatan di rumah
> tangganya (baca: menjadi pembantu rumah tangga - PRT);
> ternyata kaum wanita juga.
>
> Di luar rumah, mereka menyerukan wanita berhak atas pendidikan
> dan pekerjaan yang tinggi, akses terhadap sumber ekonomis yang
> baik, namun di sisi lain mereka 'menyekap' kaum mereka sendiri
> untuk mengurusi rumah dan keluarga yang ditinggal-kannya.
> Curang.. ;-)
>
> o> Setelah tuntutan agar kaum wanita bebas beraktifitas di luar
> rumah, tidak sedikit dari kalangan mereka yang mau menyodorkan
> dirinya sebagai objek eksploitasi industri maupun lingkungan
> yang hanya menonjolkan 'modal' fisik semata, mis: prostitusi,
> iklan dan aktifitas lain yang cenderung 'buka-bukaan' -
> iklan sabun, pakaian dalam, dll.
>
> Atau bisa jadi, memang itu 'target di belakang layar' ditiupkannya
> isu kebebasan wanita, yakni mengundang keluarnya kaum wanita agar
> semakin mudah diperdaya.
>
> Padahal dalam ajaran agama dijelaskan bahwa kepergian wanita tanpa
> pendamping/pelindung (baca: muhrim) akan lebih banyak mudharat-nya
> ketimbang manfaat-nya. Apalagi kalau berlangsung hampir setiap hari
> dan aktifitasnya sendiri merupakan eksploitasi atas kaum wanita.
> .."
>
> =======
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give the gift of life to a sick child.
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/