ach masa iya sich..... pemakaian jilbab begitu menakutkan bagi umat lain hanya 
karena ada beberapa oknum yang memakai jilbab melakukan kejahatan dan 
berkelakuan buruk, bagaimana dengan tanda-2 simbol-2 lain yang dipakai oleh 
umat agama lain sementara mereka jga berbuat jahat bahkan kejam tapi mengapa 
mereka tidak ada yang melarang memakai simbol-2 tsb.
khusus untuk STIS mungkin mereka semuanya non muslim atau sengaja ingin 
memancing keributan dengan umat muslim, karena aturan yang dibuatnya sungguh 
melecehkan umat muslim, yach kalau hanya ingin lihat dada wanita jadi germo 
(mucikari)  aja pak jangan jadi  ketua STIS segala dech....
bagi mahasiswa STIS yang muslim tetap bisa akai jilbab sesuai aturan mucikari 
STIS hanya saja bajunya pakai yang tertutup hingga ke kerah jadi mucikari STIS 
nggak bisa melototin dada lagi hehehehe......
salam.........

radityo djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Saya baru baca sebuah artikel. Kini beberapa pengelola supermarket mewaspadai 
perempuan berjilbab yang suka hilir mudik di toko mereka. Karena beberapa 
wanita berjilbab panjang mencuri susu dan barang-barang lainnya. Mungkin ini 
sekadar kamuflase dari sindikat pencurian barang milik supermarket...

Artikel lainnya adalah tentang kecenderungan perempuan berjilbab terkena 
osteoporosis (kerapuhan tulang) dan gangguan kulit kepala, karena badannya 
jarang terkena sinar matahari pagi. So perempuan berjilbab, rajinlah berolah 
raga pagi (sementara copot jilbabnya)...

irwank2k2 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Jujur gak nih kalau panjang pendeknya jilbab cuma murni soal
menutup aurat? Gw setuju penggunaan jilbab yang menutupi aurat..
mungkin jangan terlalu pendek, tapi gak harus panjang juga..
mau 2/5, 3/5, 3/4 panjang atau gimana lah.. 
Yang penting (minimal) menutupi leher dan dada dan lekuk tubuh..
biar mengurangi ekses tambahan yang gak perlu.. :-)

Bukannya 'jilbab panjang' itu sebagai tanda/seragam; yakni yang
dilakukan suatu pergerakan, atau bahkan suatu partai(?).. :) 
Jujur sajalah.. gak usah pake topeng dalam ber-amar ma'ruf..
Pura" netral (baca: berdasarkan ajaran agama).. padahal itu semua 
ada alasan ideologi gerakannya.. :-p

Wallahu a'lam.. CMIIW..

Wassalam,

Irwan.K

-----
--- In [email protected], "meg4pro" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> jilbab panjang nutupin dada.
> jilbab pendek  kelihatan dada
> 
> jilbab panjang nutupin tanda pangkat
> jilbab pendek kelihatan tanda pangkatnya.
> 
> jilbab panjang jadi tuntutan mahasiswa yg gak mau kelihatan dada
> jilbab pendek jadi tuntutan pimpinan yang mau lihat tanda pangkat.
> 
> kalau keseragaman dijadikan alasan
> dan jilbab pendek bisa dijadikan seragam
> Kenapa yang panjang tidak bisa..?
> 
> Wahai para perancang mode..,
> buatlah rancangan jilbab panjang tapi tanda pangkat dpt terlihat.
> Serahkan kepada pimpinan STIS
> biar mereka jadikan seragam.
> biar mereka bisa tenang.
> Biar mahasiswanya juga tenang
> 
> Gitu aja koq repot....(kata gus Dur)
> 
> Salam panjang,
> mega.
> 
> --- In [email protected], "Mohammad-Riyadi Tampubolon" 
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > 
> > STIS Jakarta Perketat Aturan Berjilbab 
> > 
> > 
> > 
> > JAKARTA---Mahasiswi hanya boleh memakai jilbab kecil yang tak 
> menutupi
> > dada. Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) Jakarta, memperketat 
> aturan
> > berjilbab bagi para mahasiswinya. Para mahasiswi tingkat I 
> khususnya hanya
> > diperkenankan mengenakan jilbab berukuran kecil, yang tak menutup 
> bagian
> > dada mereka. Mereka yang tak menghiraukan aturan itu terancam 
> dikeluarkan
> > dari perguruan tinggi yang terletak di Jakarta Timur itu.
> > 
> > Menurut Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIS, Istato 
> Hudayana,
> > sebenarnya pihak STIS sebelumnya memberikan dua alternatif 
> penggunaan
> > jilbab di kampus. ''Ini tertuang dalam SK Ketua STIS tahun 2001 
> mengenai
> > penggunaan jilbab. Ada dua alternatif jilbab yang bisa dikenakan 
> oleh
> > mahasiswi STIS yaitu berukuran besar dan kecil,,'' katanya di 
> Jakarta,
> > pekan lalu. 
> > 
> > Kala itu sebagian besar mahasiswi banyak yang memilih jilbab 
> berukuran
> > besar. Mereka beralasan jilbab tersebut sesuai syariat karena 
> menutup
> > bagian dada mereka. Namun pada September 2004 pihak STIS melakukan
> > perubahan aturan berjilbab. Dua alternatif pemakaian jilbab yang 
> telah ada
> > di SK Ketua STIS pada 2001 diubah menjadi hanya satu alternatif. 
> > 
> > Para mahasiswi hanya diperkenankan mengenakan jilbab berukuran 
> kecil yang
> > hanya menutup bagian leher mereka. Perubahan aturan ini dilakukan 
> dengan
> > alasan supaya ada keseragaman. Peraturan ini terutama ditujukan 
> kepada
> > mahasiswi tingkat I. ''Perubahan yang ditetapkan tidak melibatkan 
> kami
> > sebagai mahasiswa. Sehingga kami menganggap hal ini menghambat 
> teman-teman
> > menjalankan keyakinannya,'' katanya. 
> > 
> > Karena aturan tersebut dianggap tak sesuai keyakinan, para mahasiswi
> > tingkat I banyak yang tetap menggunakan jilbab berukuran besar. 
> Sedangkan
> > pihak STIS tetap berpendirian pada aturan yang telah mereka 
> tetapkan. 
> > 
> > Pada Selasa (8/2) lalu, kata Istato, sebanyak 39 mahasiswi tingkat 
> I yang
> > masih mengenakan jilbab besar dikumpulkan dalam sebuah apel untuk
> > mendapatkan peringatan. Hal ini memancing reaksi mahasiswa lainnya 
> dan
> > mendesak pihak STIS mencabut aturan yang ada. Pada hari itu juga 
> Ketua
> > STIS dan senat serta mahasiswa melakukan dialog di auditorium STIS. 
> > 
> > Namun dialog itu, tambahnya, tak menghasilkan titik temu. Pada Jumat
> > (11/2) dialog juga mestinya dilakukan kembali namun pihak STIS 
> dengan
> > beragam alasan membatalkan dialog . ''Belum adanya keputusan final 
> membuat
> > saya khawatir teman-teman tingkat I yang masih mengenakan jilbab 
> besar
> > akan terhambat mengikuti ujian semester pada 21 Februari 2005 
> nanti,''
> > katanya. 
> > 
> > Ketua STIS, Satwiko Darmesto, mengakui bahwa pihaknya melakukan 
> perubahan
> > peraturan dalam berjilbab. ''Para mahasiswa berjilbab harus 
> mengenakan
> > jilbab berukuran kecil. Ini agar terlihat seragam. Kalau dibiarkan 
> ada
> > yang menggunakan jilbab besar dan kecil, kan terlihat tak bagus,'' 
> katanya.
> > 
> > Penggunaan jilbab seperti sekarang, menurutnya bertujuan pula agar 
> semua
> > atribut yang dikenakan mahasiswi terlihat. Misalnya, tanda pangkat 
> maupun
> > nama, semuanya bisa terlihat. Kalau menggunakan jilbab besar,
> > atribut-atribut seperti itu tak akan terlihat. Menurut Satwiko 
> peraturan
> > ini memang lebih ditujukkan bagi mahasiswi tingkat I. Ini dilakukan 
> untuk
> > melakukan perbaikan secara bertahap. Di sisi lain, ia menyatakan 
> bahwa
> > pelanggaran aturan ini tentunya mendapatkan sanksi. Sanksi final 
> adalah
> > dikeluarkan.
> > 
> > ''Kami tidak akan mengeluarkan mereka secara langsung. Tapi kalau
> > peringatan akumulatif tak diindahkan maka mereka kami keluarkan. 
> Karena
> > itu memang aturan yang berlaku,'' tandasnya. Satwiko menambahkan 
> bahwa
> > sebelum ada titik temu maka peraturan yang ditetapkan tetap berlaku.
> > Dengan demikian, jelasnya, para mahasiswa yang berjilbab mestinya
> > menggunakan jilbab sesuai dengan aturan yang ada. 
> > 
> > (fer )
> > [Non-text portions of this message have been removed]





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]



Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT
document.write('');

---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 



Ungkapkan opini Anda di: http://mediacare.blogspot.com
            
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Search presents - Jib Jab's 'Second Term'

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]



Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT
document.write('');

---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke