Saya mempercayai banyak versi kebenaran, dan menganggapnya inti ajaran islam.Kalau anda fanatik dengan pendapat anda silahkan saja itu hak anda , tapi bukankah sikap fanatik itu justru merupakan sikap yang mementingkan nafsu pribadi.
Saya masih menyimpan undangan Tasyakuran Jilbab di masjid Kemayoran Jl Indrapura no 2 Surabaya tanggal 3 Maret 1991 yang ditujukan pada saya sebagai souvenir .Bila saya tidak pernah terlibat dalam aksi-aksi demo pro jilbab di era itu apa mungkin saya mendapat undangan khusus semacam itu..? Tapi walaupun demikian saya menghormati orang yang tidak berjilbab karena itu adalah hak mereka, dan mereka tidak boleh dipaksa untuk menerima apa yang bukan kehendak mereka.Apalagi tindak pemaksaan semacam itu dengan melakukan tindakan-tindakan penistaan seperti pemukulan , dera dll tidak pernah ada aturannya dalam agama. ----- Original Message ----- From: "aris solikhah" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Tuesday, February 15, 2005 10:20 PM Subject: Re: [ppiindia] jilbab -- perketat Aturan Berjilbab:::: Berbagi dengan He-man > > Mas He Man, > Salah satu kelemahan saya dan kebanyakan umat islam saat ini adalah penguasaan bahasa arab.(tentu bukan yang muhadasah tapi nahwu shorof kali ya). > Yah, anggap misalnya saja saya ingin membaca novelnya ernest hemingway berbahasa inggris tapi saya belum begitu tahu lekak lekuknya dari sisi sastra dan gaya bahasanya. Saya mungkin kurang bisa merasakan atau memaknai isinya. (ini hanya contoh lho). Kebanyakan dari kita, sayangnya membaca Alquran dan ingin mengetahui kandungannya melalui artinya dalam bahasa indonesia. dan berusaha menyimpulkan sendiri hukumnya. Ah mas ini nggak lucu ah. > Untuk kata min saja itu bisa mempunyai dua makna min tabi'in (sebagian) dan min bayan . Dimana hukum keduanya akan jauh berbeda, meski artinya sama. > > Lebih dari semua itu butuh kerendahan hati dan tidak mengedepankan nafsu pribadi untuk menginterpresentasikannya.Apakah itu debatable. Padahal hukum berpakaian (jilbab) itu qathi tsubut (jelas ketetapannya) dan qathi dilalah (jpasti penunjukkannya) lho. Saya sendiri ingin muslimah itu memakai jilbab karena kesadaran dirinya sebagai makhluknya Allah yang mengakui aturannya itu tiada cela. Tapi kadang orang butuh pembiasaan. Yang dilanjutkan penyadaran.Seperti anak SMA pake baju seragam abu putih. Kalau maunya sih saya dulu SMA itu pengennya pake baju suka-suka saya.MAsa bodho sekolah mewajibkan dan orang mengganggap wajib. Kenapa dipaksa pake seragam segala sih ya. Apa ini nggak memaksa kehendak tho? Tapi siapa yang protes. Tentu, apalagi sesuatu yang berkaitan hal-hal yang dimintai pertanggungjawaban dihadapan Allah. (Eh nggak hanya hal-hal,tapi semuanya) ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

