Lebih baik dibahas dari pada berlagak linglung. ----- Original Message ----- From: "kk_heru" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Wednesday, February 16, 2005 6:58 AM Subject: [ppiindia] Gereja Roma Bahas Berbagai Skandal
> > > Hidayatullah.com, Selasa, 15 Pebruari 2005 > > > Gereja Roma Bahas Berbagai Skandal > > [ Edit | Delete ] > > Berbagai macam dugaan telah menggegerkan publik Roma dan kalangan > agamawan Kristen membuat pihak gereja menggelar konfrensi untuk bahas > berbagai jenis skandal yang terjadi > > Hidayatullah.com--Pimpinan gereja orthodok Roma telah memerintahkan > digelarnya sebuah pertemuan darurat pasca rangkaian dugaan adanya > skandal yang melibatkan kalangan pemuka Kristen dan para pendeta. > Baru-baru ini pihak gereja telah memecat seorang uskup atas tuduhan > penggelapan dana. Seorang pendeta lainnya sedang ditahan, karena > didakwa melakukan perdagangan barang-barang antik ilegal dan > memanfaatkan uang dan kekuasaannya untuk mempengaruhi vonis > pengadilan atas kasus-kasus kejahatan > > Survey terbaru telah menunjukkan adanya peningkatan tuntutan publik > untuk melepaskan hubungan antara pengaruh gereja dan negara. Gereja > memiliki pengaruh yang besar di Roma. 97 % populasinya > menggambarkannya sebagai Orthodok Roma dan kekuasaannya diakui oleh > konstitusi. > > Dua hasil poling yang diterbitkan di harian nasional pada akhir pekan > menunjukkan bahwa mayoritas warga Roma lebih menyukai pemisahan > antara gereja dan negara. > > Pihak partai konservatif, yang biasanya selalu berhubungan dengan > gereja, justru menyerukan kepada kalangan pendeta agar menjaga > prilaku mereka. Sebuah konfrensi gereja yang berwenang telah > merencanakan sebuah pertemuan darurat pada hari Jum'at dan Sabtu guna > mendiskusikan sikap dan respon mereka atas berbagai skandal yang > terjadi. > > Seorang koresponden BBC di Athena, Yunani, mengatakan, bahwa desakan > publik yang semakin kuat telah memaksa kalangan atas pendeta untuk > membatalkan ketidaksetujuan mereka atas dibahasnya skandal tersebut > yang menurut rencana sejak mula akan dirilis dan ini diyakini pertama > kali terjadi dalam sejarah gereja Orthodok Roma. > > Skandal itu telah terkuak pada awal Februari, ketika seorang jaksa > menuntut seorang archimandrite (pendeta yang tidak kawin), Iavkos > Giosakis, melakukan penyelundupan barang antik ilegal dan membantu > menyuap hakim agar membebaskannya dari dakwaan pengadilan. > > Empat hakim lainnya, juga dituntut karena melakukan pelanggaran > disiplin yang sangat serius karena diduga terlibat dalam skandal itu. > Seorang pendeta kalangan atas, Uskup Panteleimon, setelah itu juga > dihentikan dari gereja lantaran tuduhan penggelapan dana tapi ia > menolak tuduhan itu. > > Sering terjadi berbagai skandal di gereja, membuat kalangan partai > mendesak pemisahan gereja dan negara. Partai-partai oposisi telah > memperbarui seruan-seruan dipisahnya kekuasaan gereja dan negara. > > Bukan Barang Baru > > Kasus skandal seks kalangan gereja bukan barang baru. Uskup Katolik > Austria, Kurt Krenn, pernah dikabarkan terlibat skandal seks yang > melibatkan pendeta dan calon pendeta di sebuah seminari di Austria. > > Skandal ini memang mengejutkan Austria dan memalukan Roma, yang > dianggap sebagai pusat agama Katholik. Skandal itu muncul Juli lalu > ketika majalah Profil di Austria menerbitkan gambar-gambar pendeta > menciumi dan mengelus-elus calon pendeta. > > Dalam kasus ini, sempat dilaporkan bahwa polisi telah menemukan > sekitar 40 ribu gambar dan video --diantaranya pronografi anak-anak-- > di komputer milik seminari. > > Pengkajian Gereja Katolik AS bulan Februari 2004 lalu juga > menyimpulkan bahwa 4 persen (dari 4392 pastor Katolik) yang diteliti > selama jangka beberapa tahun ini dianggap telah melakukan kejahatan > seksual dengan cara melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak di > bawah umur alias pedophilia. (bbc/hid/rizal/cha) > > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for anyone who cares about public education! http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

