Ini cuplikan diskusi di milis wanita-muslimah@ tentang milis
yang diributkan tersebut.Tentu saja warga WM tidak seperti
orang PKS macam gogon yang justru berusaha memancing
di air keruh dengan memamfaatkannya untuk membuat-buat
fitnah.

------------------

----- Original Message -----
From: "Febriyani"

Melihat milis
tersebut saya menyetujui bahwa jilbab itu sebenarnya
 tidak melindungi kita dari pelecehan seksual atau sejenisnya , ini
 terbukti ada 29 orang disana yang suka berfantasi sex/cabul kepada
 perempuan berjilbab bahkan memperkosanya.

 Masalah perkosaan , pelecehan seksual dll pada dasarnya tidak
terkait
 dengan pakaian yang dikenakan perempuan , melainkan ada atau
tidaknya
 kesempatan.Misal saja cewek ABG yang pakai baju sexy bahkan pamer
 udel di mall-mall kan nggak ada tuh yang misal dipegang bokongnya.
 Tapi coba tanya sama perempuan berjilbab yang biasa naik kendaraan
 umum yang berjubelan misal bus kota , KRD atau KRL berapa kali
mereka
 mendapatkan pelecehan seksual.Dijaga depan diserang belakang dijaga
 di belakang diserang depan , banyak laki-laki iseng yang
memamfaatkan
 kesempatan dalam kesempitan , sengaja menempelkan badannya ke
bagian
 belakang atau sengaja mengarahkan sikutnya untuk menabrak bagian
 dada , diserang dari depan dan belakang seperti itu apa yang bisa
 dilakukan , kalau marah-marah dan protes mereka malahan pura-pura
 nggak sengaja dan nggak punya salah malah balik marah , meledek
atau
 mempermalukan kita di depan orang-orang.Makanya saya setuju sekali
 dengan penentangan terhadap wacana bodoh dan pembodohan yang
 mengatakan bahwa "jilbab melindungi perempuan dari pelecehan
seksual
 laki-laki iseng" , lha di internet aja ada forum untuk berfantasi
 melakukan pelecehan seksual terhadap perempuan berjilbab bahkan
 mempekosanya.

-----------------

----- Original Message -----
From: "niet79"


wah,
saya nggak sependapat dengan mbak febriyani.
menurut saya, mau berjilbab atau nggak, cewek-cewek yang sering
digoda itu biasanya yang berparas cantik atau berdandan menor. biang
keroknya satu, yaitu wajah. seorang teman memakai cadar gara-gara dia
selalu kesal karena pria-pria masih saja mengganggunya/menggodanya,
padahal dia memakai jilbab yang lebar dan longgar. setelah memakai
cadar, yang terlihat hanya mata-alisnya, sehingga para pria (baca:
pria jalanan) tidak menggodanya lagi.
memang aneh pria indonesia, melihatnya selalu dari wajah, yaitu wajah
yang cantik. contoh aja waktu saya masih abg, yang ngetop di sekolah
selalu yang cantik, nggak peduli dia ndut atau ceking.
jilbab mungkin berlaku di negara barat, kali ya.. soalnya di sana
prianya melihat bentuk tubuh. waktu saya di negara barat dan masih
abg juga, yang ngetop di sekolah yang seksi dan selalu berpakaian
ketat, nggak peduli dia item, putih, jelek, etc..

TAPI.. ada tapinya nih di sini. walaupun mungkin tidak menghindarkan
wanita dari perkosaan, jilbab sangat berguna, yaitu meminimalkan
rangsangan terhadap pria. coba tanya deh sama para pria, mereka pasti
suka melihat leher wanita. yang bagus (jenjang) bisa membuat
terangsang (ingin ini.. ingin itu.. etc). kalau lehernya tertutup kan
lebih aman. rambut juga lho.. bikin pria terangsang. apalagi yang
tergerai panjang. betis pun juga. nah, jangan kira yang membuat pria
terangsang itu hanya sebatas paha/dada/alat kelamin saja!

ps: saya sudah survey para pria lho..

salam,
-niet

-------------
----- Original Message -----
From: "He-Man"

Assalamu'alaikum wr wb

Rasanya yang dibicarakan bukan sekedar digoda tapi mendapat pelecehan
seksual di kendaraan umum .Sebagai pria saya katakan pria sebetulnya
tidak terangsang melihat perempuan , pria baru terangsang kalau dia
berfantasi
sex dengan perempuan itu.Dan disini tidak peduli dia berpakaian terbuka
atau tertutup , lha wong namanya berfantasi , jadi sebetulnya nggak ada
bagian tubuh tertentu yang membuat laki-laki terangsang .Walaupun pakai
jilbab longgar tertutup , bagi pria berpikiran kotor malahan yang seperti
itu
yang lebih merangsang karena lebih merangsang imajinasi sex nya.Jadi
masalahnya di otak (ngeres) laki-laki itu bukan di pakaian perempuannya

----------------

----- Original Message -----
From: "Haryati Md Yon"

SETUJU !!!
saya setuju dgn He-Man.
Pakaian tidak dapat menahan godaan nafsu sang lelaki,
lihat saja 1 kes beberapa thn lepas di mana seorg gadis yg bertudung
litup
menutup aurat di perkosa dan di bunuh dgn kejam oleh lelaki yg gila sex.
sedih sekali bila dijerut lehernya dgn kain tudungnya sendiri oleh
lelaki itu.
mungkin kak khery tahu mengenai cerita ini ??

erk... bagaimana rupa kang he-man ni sebenarnya yek ?? :)

- sis Yati -

-----------

----- Original Message -----
From: "Femina Sagita"

Assalamu'alaikum wr wb

Wah, Sis Yati dan Bung He-Man... yang dibicarakan kali ini
khan ttg laki2 yang maniak alias gila alias sinting, khan ya.
Yah, jelas enggak bisa disamain dg orang yang normal dong!

Ketika saya bepergian dg teman2 saya yang berjilbab di Tokyo,
biasanya itu adalah kesempatan bagi saya untuk membandingkan
wanita berjilbab dg wanita Jpg yang berpakaian biasa pada musim
dingin dan pakaian bikini pada musim panas... Di situ saya
berusaha melihat diri saya (saya kan berjilbab)... kira2
saya itu seperti apa di antara wanita2 Jpg. Apakah saya
juga menggoda laki2 Jpg seperti wanita2 Jpg yang berpakaian
biasa atau pun minim itu? Sementara laki2 yang duduk di
sebelah saya memegang koran yang berisi wanita telanjang (maaf!).
Wah, saya semakin yakin bahwa pakaian ini semakin cocok
dg hati saya, sama2 ingin saya jaga jangan sampai tercemar.

Wassalamu'alaikum wr wb
femina sagita


----- Original Message -----
From: "Muh. Ma'rufin Sudibyo"

Satu informasi saja,bagi kaum laki-laki, organ seks-nya yang paling agresif
sebenarnya terletak di otaknya (dalam kelenjar limbiknya) yang langsung
berhubungan dengan sistem syaraf penglihatan.

----- Original Message -----
From: "He-Man"

Assalamu'alaikum wr wb

Sebenarnya yang saya bicarakan juga laki-laki secara keseluruhan.Faktor
yang memicu rangsangan pada pria pada dasarnya adalah otaknya bukan
alat kelaminnya.Mengapa pria terangsang melihat gambar porno/wanita
telanjang karena pada saat ia melihat itu ia sedang berfantasi melakukan
hubungan sex dengan wanita tersebut , walaupun misal gambar itu diganti
dengan gambar/foto gadis berjilbab , ketika ia berfantasi sex dengan gadis
dalam foto tersebut ia akan terangsang.Jadi sama saja halnya ia melihat
perempuan berpakaian terbuka atau tertutup , yang menyebabkan ia
terangsang atau tidak adalah apakah ia berfantasi seksual dengan gadis
itu atau tidak.

Sebagai contoh kita ambil kolam renang , dimana laki-laki dan perempuannya
kan berpakaian renang yang minim , tapi mengapa hampir semua laki-laki
di kolam renang itu tidak ada yang terangsang yang pada pria ditandai dengan
ereksi padahal di depannya terpampang pemandangan indah gadis-gadis
cantik berpakaian sexy dan minim.Ini karena pada saat itu para pria tersebut
tidak sedang berfantasi seksual dengan wanita-wanita tersebut.

Masalah kesukaan pada wanita itu adalah masalah selera , coba saja kita
bikin penelitian kecil-kecilan , kumpulkan para anak remaja masjid yang
alim-alim (dan masih bujangan) di satu tempat ajak diskusi atau apalah ,
lalu suruh satu gadis cantik berpakaian sexy jalan lewat di hadapan mereka ,
saya berani katakan tidak akan ada satupun dari anak-anak remas
itu yang tertarik melihat lebih jauh , paling melirik sebentar lalu  cuek
begitu
saja , setelah itu suruh seorang gadis cantik , anggun , tinggi , berjilbab
lewat di depan mereka , saya berani bertaruh pasti para anak-anak remas itu
langsung matanya liar jelalatan lalu kasak kusuk antara mereka.Ini karena
anak-anak remas itu biasanya seleranya yah gadis berjilbab.Dan FYI
penelitian macam ini pernah kami lakukan dan sukses berat :) , laki-laki
itu tetap saja laki-laki.


------------------
----- Original Message -----
From: "ocHie"



Wah, pembicaraan ini telah merangsang saya untuk ikut 'mencicipi'.... ;-)

Apa yang disebutkan Bung He-Man memang tidak salah, dan yang berfantasi pun
juga tak salah ketika memasukkan apa dan siapa pun dalam obyek fantasinya.

Namun, bagaimana pun juga, ketika yang dimaksudkan fantasi seksual, maka
otak akan memfantasikan ketelanjangan. Bukan ketertutupan, ketertutupan akan
ditelanjangi dalam fantasi ini. Ketertutupan seolah-olah mengesankan
misteri, dan ini yang biasanya sering menantang untuk terus diikuti.

Kaitannya dengan pakaian yang menutup apakah masih perlu, ketika, toh,
fantasi mampu menelanjangi ketertutupan ini. Saya tak bisa mengingkari
kenyataan bahwa ada pria yang malah terangsang ketika melihat wanita
berjilbab, sebab pernah ada teman saya sendiri yang mengungkapkan hal itu,
namun kebanyakan fantasi seksual berawal dari melihat ketelanjangan. Jarang
terjadi, tiba-tiba seseorang menghayalkan ingin memakan buah apel misalnya,
jika sebelumnya tak pernah melihat atau mendengar tentang apel itu sendiri.
Saya kira begitu pula dengan masalah ini. Yang mengkhayalkan wanita
berjilbab ini pun, perkiraan saya, mulanya berawal dari melihat
ketelanjangan yang lantas memfantasikan kepada obyek yang tertutup dan
mencoba membukanya dalam fantasi. Ketika jilbab dikaitkan dengan fantasi
atau pelecehan seksual mungkin terjadi paradoks, karena fantasi mampu
menembus sekat itu. Namun jika diprosentasekan, saya kira, embrio fantasi
seksual lebih bermula dari obyek yang telanjang (termasuk telanjang adalah
pakaian yang ketat dan tipis) dari pada yang tertutup.

Untuk sodara-sodara kita yang alim di masjid yang cuek ketika disuguhi
"hidangan" telanjang dan malah jelalatan ketika disuguhi yang masih
tertutup, apakah Bung He-Man mengira yang ada dalam benak mereka adalah
fantasi seksual? Mungkin terburu-buru jika menyimpulkan demikian. Jelalatan
pandangan mereka atas "hidangan" ini, bisa jadi, bukan karena fantasi
seksual, tapi, bisa jadi, seolah-olah mereka menemukan idaman yang selama
ini mereka fantasikan. Jelalatan mereka karena kekaguman bukan karena sex
appeal, saya kira.

Bisa jadi di kolam renang tak terjadi fantasi atau perilaku menyimpang
(meski saya belum yakin), tapi coba tanyakan kepada para penonton
pertandingan renang. Apakah mereka biasa-biasa saja. Jika jawabannya
biasa-biasa, tak ada yang aneh, adakah yang bisa menghalangi ketika fantasi
itu muncul setelah mereka berada di luar arena renang. Dari manakah mulanya
muncul fantasi ini?! Fantasi seksual sering menjadi effect dari suguhan
telanjang, tapi obyek fantasi ternyata lebih luas, tak terbatas pada yang
telanjang?!!


Saya setuju, laki-laki tetap laki-laki, begitu pula sebaliknya. Karenanya
"rahib" dinyatakan bukan milik Islam.


Salam kenal semua,
Warga baru :-)


ocHie

----------
----- Original Message -----
From: "He-Man"



Assalamu'alaikum wr wb

Wah selamat datang nih mas Ochie semoga betah meramaikan milis ini.

Tanggapan anda sungguh bagus sekali saya jadi malahan bingung menangapinya.
Bagi saya sebenarnya fantasi seksual pria terhadap perempuan adalah terjadi
secara
alamiah , tidak selalu harus dengan melihat foto gambar perempuan telanjang
terlebih dahulu.Ingat para pria selalu mengalami yang namanya mimpi basah
dan
mimpi basah inilah fantasi seksual laki-laki yang pertama , dan mimpi basah
inipun
bagi anak lelaku atau remaja yang kurang aktif menyalurkan energinya bisa
terjadi
berulang-ulang kali.

Jadi ketika seorang lelaki menelanjangi perempuan berpakaian tertutup dalam
fantasinya tidak selalu dia itu pernah melihat foto porno atau tidak ,
karena pada
dasarnya hal itu sudah ada di luar kesadarannya sendiri.

Mengenai sex appeal seorang perempuan , setiap perempuan memiliki sex appeal
tersediri , tidak peduli pakaiannya seperti apa dia punya pesona kecantikan
tersendiri
dalam pandangan pria , bahkan perempuan berjilbab seringkali malahan
terlihat
lebih cantik daripada ketika ia tidak berkerudung.Bahkan anak perempuan yang
belum
baligh pun memilikinya , misal terjadinya banyak peristiwa pemerkosaan pada
perempuan berusia di bawah umur juga banyaknya situs-situs yang
mengeksploitasi
anak-anak perempuan kecil yang telanjang untuk konsumsi para pengidap
pedhofilia
dimana pengidap penyakit ini hanya dapat terangsang pada anak-anak saja ,
tidak
pada perempuan dewasa. Sama saja dengan para anak-anak masjid yang alim-alim
itu ,
mereka pada dasarnya hanya mampu melihat pesona kecantikan pada perempuan
berjilbab saja , diluar dari itu tidak punya ketertarikan sama
sekali.Masalah mereka
kemudian berfantasi seksual atau tidak itu tergantung mereka sendiri , tapi
pria
yang memiliki ketertarikan seksual itu sebenarnya mudah saja dilihat , yaitu
pandangan
mereka yang lapar bahkan kadang sampai meneteskan air liur , seperti yang
dikatakan
pak Chodzim seperti melihat sate atau makanan enak lainnya seperti sirip
ikan hiu ,
kaviar dsb :) (ini alamiah lho semua pria sama saja perilakunya).Tapi memang
mungkin
di kalangan aktivis masjid itu tidak sampai begitu (tapi siapa tau sih) ,
mungkin itu
hanya ekspresi kekaguman mereka  saja , tapi yang pasti mereka tidak begitu
tahan godaan terhadap perempuan yang menjadi type/seleranya tersebut (tapi
ini wajar kalau nggak tertarik sama sekali berarti tidak normal).Tapi saya
pernah
dapat keluhan seorang akhwat di sebuah milis (kayaknya milis ini deh) ,
tentang
betapa ia tidak sreg bahkan merasa jengah jalan walaupun di lingkungan
masjid
karena adanya banyak tatapan-tatapan liar dan lapar dari para pria di
sekitarnya
walaupun ia sudah menggunakan jilbab dan berpakaian sopan.Jadi saya rasa
masalahnya bukan di pakaiannya , dan harusnya perempuan berhenti menyalahkan
dirinya sendiri , masalah sebenarnya adalah pada pria-pria itu.Bagaimana pun
yang salah adalah selalu pelaku bukan korbannya.

BTW kembali ke masalah  pelecehan seksual di kendaraan umum yang berdesakan
,
ada hadis mengenai pintu wanita , yaitu peristiwa pada masa nabi s.a.w
ketika itu pria
dan wanita keluar dari pintu yang sama sehingga berdesakan , lalu Rasulullah
kemudian
memerintahkan membuat pintu baru dan menjadikannya pintu wanita.Kalau kita
hubungkan dengan masalah ini , sebenarnya pria jahil yang suka melecehkan
perempuan
pertamanya kebanyakan tidak menyadarinya .Berdesak-desakan di kendaraan
umum seperti itu pada dasarnya bisa membangkitkan gairah dan fantasi seksual
seorang pria normal manapun.Tubuh wanita itu berbeda dengan pria , lebih
lembut
dan lebih halus ,  sehingga persentuhan antara pria dan perempuan
menimbulkan
kenikmatan tersendiri pada seorang pria yang pada akhirnya merangsang
otaknya
untuk berfantasi seksual dengan perempuan yang ada di dekatnya tersebut ,
dan
fantasi ini mendekati kondisi real karena sang pria tadi bisa merasakannya
melalui
persentuhan tubuhnya tadi , dan akhirnya tanpa bisa disadarinya otaknya yang
dipenuhi
fantasi seksual itu mendorong organ tubuh lainnya misal kemaluan dan
tangannya
serta organ tubuh yang lain untuk semakin memuaskan hasrat seksual tersebut
dan terjadilah pelecehan seksual , dan hal ini kemudian akhirnya
dilakukannya
berulang-ulang.Satu-satunya yang bisa mengerem tindakan itu hanyalah
pendidikan
dalam keluarganya waktu kecil , masalahnya sih seperti klise seperti masalah
moral ,
akhlaq , sopan santun dsb.Seorang pria terhormat walaupun dalam kondisi
berdesakan akan selalu berusaha menjaga jarak dengan perempuan di dekatnya
dalam kondisi terdesak sekalipun ia tetap berusaha tidak terlalu dekat ,
tapi seorang
pria yang pada dasarnya sudah jahil walaupun agak lowong pun berusaha
merapat.
Ini menurut pendapat saya sebagai seorang laki-laki.Pelecehan seksual pada
dasarnya
tidak akan memuaskan nafsu sex nya karena ia hanya berfantasi dengannya
karena
tidak puas inilah ia berusaha dan berusaha lagi untuk mengulangnya sehingga
menjadi
penyakit.Saya juga membaca kajian mengenai perkosaan dan pelecehan seksual
ini dari pandangan para feminis dari beberapa buku.Kalangan feminis
menafsirkan
bahwa pelecehan dan perkosaan itu adalah wujud perilaku agressif pria pada
perempuan
dimana perlakukan tidak senonoh itu dilakukan untuk menunjukkan kekuasaannya
terhadap perempuan untuk menindas perempuan dan mempermalukannya.Pendapat
ini dulu saya setujui tapi setelah berdiskusi dengan teman , dia berkata
para feminis
itu kan perempuan apa yang mereka tau tentang laki-laki , kajian mereka
terhadap
laki-laki kan dari sudut pandang perempuan bukan laki-laki , seperti halnya
laki-laki
tidak bisa paham mengenai perempuan begitu juga sebaliknya.Tapi kalau
dihubungkan
pada masalah perkosaan dalam perang , pemikiran kaum feminis itu mungkin ada
benarnya juga.

--------------

----- Original Message -----
From: "ocHie"

Saya setuju. Yang perlu jadi fokus pembinaan adalah lelakinya. Bagaimana pun
lelaki (dengan kelebihan kekuatan fisiknya dibanding perempuan), terlebih
yang kurang mampu mengendalikan dirinya, cenderung untuk menzalimi perempuan
(pihak yang kebetulan lemah secara fisik... Hei, mbak-mbak, 'mbok' jangan
tampakkan kelemahan yang satu ini. Coba, seandainya mbak-mbak puteri itu
kalo jalan dibikin gagah, ato paling tidak jangan tunjukkan kelemahan, tentu
yang akan berbuat iseng akan mikir juga....
jangan-jangan....jangan-jangan... he..he.eee). Sedikit cerita, membandingkan
cewek2 Indonesia dan cewek2 Malaysia yang saat ini ada di Mesir, cewek2
negeri jiran, Malaysia lebih sering dijadikan 'obyek pelampiasan seksual'
pria-pria Mesir yang kebelet. Hal ini, jika saya perhatikan--juga dari
cerita temen2, disebabkan cewek Malaysia terkesan lebih 'lemah' dibanding
cewek Indo. Jarang ada cewek Malaysia yang berani menoleh jika sudah didesak
(dalam bis yang desak-desakan). Sementara cewek2 Indo agak lumayan, masih
berani menoleh, sehingga penjahatnya minimal akan mundur. (Ini penjahat
seksual Mesir, lho, mau mundur segala! nggak tahu kalo penjahatnya orang
Indo..... :-) Hallo, budak-budak Malaysie! Nak budak-budak Indo, tak?!
Handsome-handsome, tuh, tapi tak punya duit!  :-)  (Maaf, bercanda. Harap
tak dimasukkan hati)

Kembali ke laki-laki yang jail. Kira-kira gimana, ya, untuk mengurangi
kejailan lelaki ini?! Saya belum memiliki jawaban selain pendidikan moral da
n agama. Bagi yang punya jawaban yang lebih tepat harap berkenan berbagi.
Perempuan juga punya andil untuk membantu laki-laki mengendalikan (kalo bisa
membatasi dan menghilangkan) kejailan laki-laki ini. Silakan bantu sodara
anda lawan jenis ini. Kalo Nabi meminta kita untuk membantu saudara kita
yang zalim dengan nasihat, dan mencegahnya dari berbuat zalim, maka yang
dapat kita lakukan, minimal, membantu laki-laki tersebut dari rangsangan
yang tak perlu. Minimal jangan hidangkan 'kelezatan' tubuh anda dengan
kontras. Umumnya lelaki tak akan berpikiran ngeres dengan pakain yang
sewajarnya. Seandainya masih ada yang ngeres, itu bukan kasus umum.

Manusia jail tak terbatas hanya di terminal-terminal, pasar-pasar atau di
trotoar pinggiran jalan. Manusia jail ada di mana-mana, tak terkecuali di
tempat yang semestinya untuk berbuat hanya kebajikan, rumah ibadah.
Waspadalah selalu!

Menghindarkan orang dari berbuat jail, berarti telah menolongnya.
Mari menolong saudara kita yang berbuat jail!!


Salam,

ocHie







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke