Selama ini kita boleh saja berteriak-teriak ingin ganti pemerintahan 
yang bersih dari korupsi. Tapi siapa? Apa benar mereka yang kita 
pilih itu tidak akan melakukan korupsi? Sedangkan banyak yang lupa 
bagaimana cara rakyat memilih calon mereka. Banyak diantara rakyat 
disuap untuk memilih calonnya. Kalau dari akar saja sudah busuk, mana 
mungkin menghasilkan pohon dan buah yang tidak busuk?

Ada yang mengatakan "Tidak, pilihan saya bersih dari korupsi." Lalu 
kenapa tiap-tiap calon yang akan dipilih punya kewajiban menyediakan 
dana yang banyak agar terpilih. kalau atas nama partai, kenapa dana 
tidak dari partai? Partai nggak punya dana, kalau nggak punya dana 
kenapa bikin partai? Kan partai bisa minta donatur dari anggota-
anggotanya, apa para donatur itu tidak meminta imbalan kalau 
partainya menang? maaf, "BULLSHIT".

Ok lah, kita punya barisan yang siap berkoar-koar berantas korupsi di 
pinggir jalan. Tapi kegiatan mereka kan juga butuh dana. Lalu dari 
mana mereka mendapatkan dana? Selalu saja ada yang memberi, tapi yang 
memberi inipun mita imbalan. Barisan itu harus siap jika dibutuhkan 
para pemberi itu untuk di jadikan pasukan boneka mereka untuk 
kepentingan pribadi dan golongan. Setelah sukses, selalu ada 
penggantinya lagi di posisi pemberi itu. Karena yang sukses minimal 
harus mengembalikan modal yang mereka gunakan untuk mendanai gerakan-
gerakan tersebut.

Lalu siapa yang benar-benar bersih dari korupsi? Rakyat? Siapa 
bilang? Kita ambil cantoh kecil saja. Polisi lalu lintas selama ini 
terkenal dengan citra buruknya. Dan mereka tidak akan bisa 
memperbaiki itu selama rakyat juga yang memintanya untuk begitu. 
Orang ketilang, karena enggan menghadiri pengadilan dan tetek 
bengeknya, "Ya udah, damai aja lah Pak..."

Tenang, kita kan punya KPK. Ini juga tidak membantu, buktinya kasus 
yang mereka kerjakan juga tidak ada hasil yang memuaskan. Dan ini 
yang paling aneh, dari sekian banyaknya kasus, tidak ada tersangka 
koruptor yang berbackground TNI yang ditindak lanjuti. Kalaupun ada, 
itu hanya kecil sekali. Padahal tidak sedikit anggota atau mantan TNI 
yang menduduki jabatan negara yang terlibat korupsi. Apa benar orang-
orang TNI itu bersih dari korupsi? Atau karena background itu mereka 
jadi kebal terhadap pemberantasan korupsi?

Ironisnya lagi, KPK sangat tidak disiplin terhadap data yang mereka 
miliki. Dan itu dimanfaatkan orang-orang yang bisa akses masuk ke 
departement tersebut. Seperti anggota keluarga pejabatnya atau 
kerabat karyawannya. Dari data yang bocor tersebut, bisa ditemukan 
siapa pelaku korupsi yang belum ditangani atau sengaja tidak 
ditangani KPK. Dan tentu saja itu bisa dimanfaatkan oknum-oknum 
tertentu untuk melakukan pemerasan atau kerja sama. yah, ibaratnya 
seorang pencuri bertemu perampok lah.

Lalu kapan negara kita terbebas dari korupsi?
Ada sedikit usul nih. Mari kita cuci kaki, pergi tidur lalu bermimpi 
bersama-sama.








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke