-----Original Message-----
From: iwibisana [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, February 24, 2005 4:32 PM
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]
Subject: [mus-albarokah] hati-hati MC-DONADS
FSA Minta Ritel Segera Bersihkan Zat Pemicu Kanker
Hari ini, adalah deadline yang diberikan Agen Standarisasi Pangan
Inggris (FSA) pada kalangan ritel untuk membersihkan 400 jenis produk
pemicu kanker. Diantaranya bumbu ayam goreng McDonald�s
Hidayatullah.com--Kami, (24/2) hari ini, Agen Standarisasi Pangan
Inggris atau The Food Standards Agency (FSA) waktu deadline pihak retel
untuk membersihkan 400 daftar produk yang oleh FSA dianggap sebagai biang
memicu timbulnya penyakit kanker.
Menurut pihak FSA seperti dikutip The Retail Bulletin mengatakan,
retail dan tokok-toko yang masih menjual bahan-bahan yang ditengarai
mengandung zat-zat berbahaya dan berpotensi pemicu kanker harus segera
dibersihkan. Diantaranya adalah Sudan I atau Sudanred yang sering
dijadikan bumbu masakan.
FSA beberapa hari lalu mengeluarkan 400 daftar bahan makanan yang
ditengarai pemicu penyakit kanker. Diantaranya zat-zat yang terdapat dalam
bumbu masakan McDonald�s
Dalam daftar yang dikeluarkan FSA mengenai bumbu McDonald�s
ditemukan mengandung bahan berbahaya diantaranya; western BBQ, saus Dijon
Mustard Mayo, saus Caesar Dressing Regular Fat, dan saus Caesar Dressing
Lo Fat.
Penelitian FSA menemukan pewarna Sudanred di sejumlah saus, dressing
alias bumbu-bumbu isian atau kuah, dan mostar dari sejumlah restoran
waralaba, termasuk McDonald�s.
Menyusul dipublikasikannya temuan itu, McDonald�s Norwegia yang
memiliki 65 cabang langsung menarik bumbu makanan itu.
Kanker Usus
Situs berita HealthDaysNews belum lama ini menyatakan tahun ini di
Amerika Serikat (AS) saja sudah ada 57.000 orang meninggal akibat kanker
usus besar. Mayoritas (97 persen) penderitanya adalah mereka yang berusia
di atas 40 tahun.
Siapa yang berpotensi kena kanker usus besar? Tentu saja mereka yang
paling sering mengonsumsi makanan berlemak seperti yang disajikan pada
rumah makan cepat saji. Makanan berlemak seperti hamburger, ayam goreng,
kentang goreng, dan sejenisnya hanya akan memperlambat waktu transit
makanan. Zat karsinogenik yang terkandung dalam makanan tadi akan lama
mengendap di dinding usus sehingga memicu pertumbuhan kanker di sana.
Penelitian tentang hubungan antara konsurnsi serat dengan pencegahan
kanker usus terus dilakukan di banyak negara. Temuan terbaru tahun 2003 di
Eropa, disebutkan bahwa peningkatan konsumsi serat pada masyarakat Eropa
hingga 30 gram per hari dari sebelumnya hanya 15 gram per hari, terbukti
dapat mengurangi risiko pembentukan kanker usus hingga 40 persen.
(trb/scm/hid/cha)
Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
--------------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links
a.. To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/mus-albarokah/
b.. To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/