Candi Borobudur Terancam Dicoret dari Daftar World Herritage
Borobudur, CyberNews. Arkeolog dari Balai Konservasi Peninggalan Borobudur, Drs M Taufik MHum mengatakan, Unesco akan menghentikan bantuan untuk Candi Borobudur dan mengumumkan kepada masyarakat dunia bahwa Candi Borobudur jika masyarakat tak bisa menjaga kelestariannya. Hal ini sehubungan dengan lokasi pengolahan aspal panas dan pemecahan batu milik PT Bumirejo di Kembanglimus. Meski berada di luar zone III namun lokasi tersebut sangat dekat dengan areal candi.. ''Namun lokasi itu sangat dekat dengan zone III, sehingga sangat memungkinkan mengganggu kelestarian Candi Borobudur,'' katanya, Jumat (25/2), dalam siaran pers Bagian Infokom Pemkab Magelang yang dibagikan para wartawan. Alasannya, asap yang keluar dari proses pembakaran aspal berpotensi menimbulkan hujan asam, yang membahayakan usia batuan candi karena mengandung karbon. Aktivitas pemecahan batu dianggap bisa menimbulkkan polusi debu. Bila terbawa angin dan melekat pada dinding candi akan menjaid nutrisi bagi tumbuh dan berkembangnya jamur dan lumut. ''Jika masyarakat Indonesia tidak bisa memelihara kelestarian Candi Borobudur, kemungkinan besar Unesco akan mencoret Candi Borobudur dari daftar World Herritage,'' katanya. Resikonya, Unesco akan menghentikan bantuan untuk Candi Borobudur dan mengumumkan kepada masyarakat dunia bahwa Candi Borobudur tidak layak untuk dikunjungi, sebab dianggap tidak memiliki keistimewaan apa-apa. Dampaknya, bisa sangat luas bagi dunia pariwisata Indonesia di masa datang. Seperti diketahui, Bupati Magelang Ir H Singgih Sanyoto menolak permohonan ijin pendirian AMP (aspalt mixing plant) oleh PT Bumirejo, di Desa Kembanglimus, dengan alasan antara lain lokasi yang dipilih masih di zone III. Persero itu mengajukan ijin lagi, dan sekarang masih tengah dikaji lebih cermat. Direktur PT Bumirejo Wilayah Jateng & DIY, Budhi Sarwono, menganggap penolakan ijin AMP di Kembanglimus, tidak fair. Karena jauh sebelum itu, tak jauh dari situ sudah berdiri unit pemecah batu dan penggilingan padi berizin dari pemda. ''Jika memang betul bermaksud melakukan konservasi Borobudur, mestinya penertiban dimulai dari zone I, kemudian zone II serta zone III. Tidak terbalik,'' katanya. Ia berjanji, usaha AMP yang akan berlangsung delapan bulan itu tidak akan menimbulkan polusi bahkan ramah lingkungan, karena dilengkapi teknologi wet cyclone atau penghisap debu. Kabag Tapem Imam Fatchi SH mengatakan, analisis pendirian AMP di Kembanglimus akan dipaparkan kepada Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, sebagai bahan rekomendasi Bupati untuk menerbitkan atau menolak ijin yang diajukan PT Bumirejo. Drs Dian Setya Dharma, Kepala Kantor Pelayanan Terpadu, mengatakan, PT Bumirejo sudah disarankan agar mencari lokasi lain untuk usaha AMP. ( tuhu prihantoro/Cn08 ) ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

